Tampilkan postingan dengan label Kata Hikmah.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kata Hikmah.. Tampilkan semua postingan

Ketika burung hidup, ia makan semut. Ketika burung mati, semut makan burung. Waktu terus berputar sepanjang zaman. Siklus kehidupan terus berlanjut.
Jangan merendahkan siapapun dalam hidup, bukan karena siapa mereka, tetapi karena siapa diri kita.

Kita mungkin berkuasa, tapi WAKTU lebih berkuasa daripada kita.
Waktu kita sedang jaya, kita merasa banyak teman di sekeliling kita.
Waktu kita sakit, kita baru tahu bahwa sehat itu sangat penting, jauh melebihi HARTA.
Ketika kita tua, kita baru tahu kalau masih banyak yang belum dikerjakan.
Dan, setelah di ambang ajal, kita baru tahu ternyata begitu banyak waktu yang terbuang sia-sia.
Hidup tidaklah lama, sudah saatnya kita bersama-sama membuat HIDUP LEBIH BERARTI. Saling menghargai, Saling membantu dan saling memberi, juga saling mendukung.

Jadilah teman perjalanan hidup yg tanpa pamrih dan syarat. Believe in "Cause and Effect" Apa yang ditabur, itulah yang akan kita tuai ... !!
Read More >>


Sekarang kita berada dalam bulan Ramadhan. Nah, apa saja sih hikmah Puasa yang kita lakukan? Berikut ini 10 hikmah puasa Ramadhan bagi kita (bagi yang Muslim) yang saya kutip dari web kaskus:







1. Bulan Ramadhan bulan melatih diri untuk disiplin waktu. Dalam tiga puluh hari kita dilatih disiplin bagai tentara, waktu bangun kita bangun, waktu makan kita makan, waktu menahan kita sholat, waktu berbuka kita berbuka, waktu sholat tarawih, iktikaf, baca qur'an kita lakukan sesuai waktunya. Bukankah itu disiplin waktu namanya? Ya kita dilatih dengan sangat disiplin, kecuali orang tidak mau ikut latihan ini.
2. Bulan Ramadhan bulan yang menunjukkan pada manusia untuk seimbang dalam hidup. Di bulan Ramadhan kita bersemangat untuk menambah amal-amal ibadah,
dan amal-amal sunat. Artinya kita menahan diri atas satu pekerjaan yang monoton dan lalai beribadah kepadaNya. Orang yang lalai atas mengingat Allah, selalu asyik dengan pekerjaannya, sehingga waktu istirahat siang, sholat, dan makan sering terabaikan. Atau waktu yang seharusnya dipakai untuk beribadah kepada Allah dipakai untuk makan siang bersama kekasih. Sholat? tinggal. Di bulan Ramadhan kita diajarka hidup seimbang, antara pekerjaan, dan Ibadah. Pekerjaan untuk kepentingan dunia dan Ibadah untuk kepentingan Akhirat.

3. Bulan Ramadhan adalah bulan yang mengajarkan Manusia akan pentingnya arti persaudaraan, dan silaturahmi. Di keluarga orang yang tidak mengerti akan arti persaudaraan. Persaudaraan di keluarga tidak begitu akrab, adik beradik bertengkar, Ibu dan Ayah kadang saling tidak memperhatikan. Persaudaraan dari Gang Jalanan, banyak juga perkelahiannya. Persaudaraan atas satu kelompok, satu bangsa, satu tanah air, hanya selogan dan nama, kurang sekali mendapat makna. Dalam Islam ada persaudaraan sesama muslim, akan tampak jelas jika berada dibulan Ramadhan, Orang memberikan tajil perbukaan puasa gratis. Sholat bersama di masjid, memberi ilmu islam dan banyak ilmu Islam di setiap ceramah dan diskusi keagamaan yang dilaksanakan di Masjid. Semuanya didapat gratis tanpa bayaran. Sesama muslim saling bersalaman, bercengkrama saling menanyakan kabar. Sama-sama sholat tarawih tadarus dengan saling mengajarkan Qur'an, dan banyak makanan sedekah di Masjid. Ya tentunya Gratis. Persaudaraan sesama muslim sebenarnya punya pelajaran dan bab khusus, ada ayat qur'an tentang persaudaraan, ada banyak hadits nabi, tetapi jarang diperhatikan orang betapa pentingnya arti persaudaraan itu. Tetapi dibulan Ramadha ia akan tampak dengan sendirinya.

4. Bulan Ramadhan mengajarkan agar peduli pada orang lain yang lemah. Di bulan Ramadhan kita puasa, merasaka lapar dan dahaga, mengingatkan kita betapa sedihnya nasib orang yang tidak berpunya, orang terlantar, anak yatim yang tiada orang tuanya, fakir miskin yang hidup di tempat yang tidak layak. Apakah kita tidak merasa prihatin? Sehingga kita peduli untuk membantu saudara-saudara kita yang kelaparan. Baik karena kondisi ekonomi, atau disebabkan bencana Alam. Allah menyindir orang yang tidak peduli pada nasib orang lain yang miskin sebagai pendusta Agama. Juga Allah mengataka orang yang tidak peduli dengan nasib fakir miskin dan anak yatim sebagai orang yang tidak mempergunakan potensi pancaindranya untuk melihat keadaan sekelilingnya. Orang yang tidak peduli dengan orang lain juga disebut sebagai orang yang salah menilai atau memandang kehidupan.

5. Bulan Ramadhan mengajarkan akan adanya tujuan setiap perbuatan dalam kehidupan. Di bulan puasa kita diharuskan sungguh-sungguh dalam beribadah, menetapkan niat yang juga berisi tujuan kenapa dilakukannya puasa. Tuajuan puasa adalah untuk melatih diri kita agar dapat menghindari dosa-dosa di hari yang lain di luar bulan Ramadhan. Kalau tujuan tercapai maka puasa berhasil. Tapi jika tujuannya gagal maka puasa tidak ada arti apa-apa. Jadi kita terbiasa berorientasi kepada tujuan dalam melakukan segala macam amal ibadah.

6. Bulan Ramadhan mengajarkan pada kita hidup ini harus selalu mempunyai nilai ibadah. Setiap langkah kaki menuju masjid ibadah, menolong orang ibadah, berbuat adil pada manusia ibadah, tersenyum pada saudara ibadah, membuang duri di jalan ibadah, sampai tidurnya orang puasa ibadah, sehingga segala sesuatu dapat dijadikan ibadah. Sehingga kita terbiasa hidup dalam ibadah. Artinya semua dapat bernilai ibadah.

7. Bulan Ramadhan melatih diri kita untuk selalu berhati-hati dalam setiap perbuatan, terutama yang mengandung dosa. Dibulan Ramadhan kita berpuasa. Kita menahan Lapar dan dahaga. Bukan itu saja. Tetapi juga menahan segala yang dapat membatalkan puasa, juga segala yang dapat merusak puasa. Terutama hal-hal yang dapat menimbulkan dosa. Sehingga di dalam bulan Ramadhan kita dapat terbiasa dan terlatih untuk menghindari dosa-dosa kita agar kita senantiasa bersih dari perbuatan yang dapat menimbulkan dosa. Latihan ini menimbulkan kemajuan positif bagi kita jika diluar bulan Ramadhan kita juga dapat menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan dosa seperti bergunjing, berkata kotor, berbohong, memandang yang dapat menimbulkan dosa, dan lain sebagainya.

8. Bulan Ramadhan melatih kita untuk selalu tabah dalam berbagai halangan dan rintangan. Dalam Puasa di bulan Ramadhan kita dibiasakan menahan yang tidak baik dilakukan. Misalnya marah-marah, berburuk sangka, dan dianjurkan sifat Sabar atas segala perbuatan orang lain kepada kita. Misalkan ada orang yang menggunjingkan kita, atau mungkin meruncing pada Fitnah, tetapi kita tetap Sabar karena kita dalam keadaan Puasa. Dengan Sabar hasutan Syeitan untuk memperuncing konflik menjadi gagal. Kitalah pemenangnya dari godaan Syeitan tersebut. Masalah orang menggunjing, memfitnah, biarlah itu jadi dosa-dosanya, janganlah kita ikut berdosa dengan dosa orang lain.

9. Bulan Ramadhan mengajarkan pada kita akan arti hidup hemat dan sederhana. Setiap hari kita membeli kue dan minuman untuk berbuka puasa. Dari sekian banya kue dan minuman yang kita beli. Hanya minuman segelas teh buatan kita sendiri yang diminum. Yang lain banyak tertinggal dan sebagian terbuang keesokan harinya. Hal ini menyadarkan kita, bahwa apa yang kita beli banyak-banyak sebelum berbuka, hanyalah hawa nafsu saja. Kebutuhan kita hanyalah segelas teh manis! Mengapa kita harus membeli banyak-banyak minuman dan kue-kue yang akhirnya tidak kita makan? Hal ini menyadarkan kita betapa kita harus hemat, membeli sekedar yang dibutuhkan. Kelebihan uang yang kita punyai mungkin dapat kita sedekahkan bagi yang lebih membutuhkan.

10. Bulan Ramadhan mengajarkan pada kita akan pentingnya rasa syukur kita, atas nikmat-nikmat yang diberikan pada kita. Rasa syukur kita akan adanya nikmat makanan yang telah kita punyai terasa ketika kita puasa. Kita merasakan lapar, tetapi kita masih mempunyai makanan. Bagaimana dengan orang yang merasakan lapar tetapi bukan karena ia juga puasa, tetapi karena memang tidak punya makanan? Kita sakit, kita dapat makan obat ketika buka, tetapi bagaimana dengan orang yang tidak punya obat, ketika ia sakit? Kita enak, ketika kita puasa merasa lapar dan haus, kita lengahkan dengan menonton televisi atau hal-hal lain seperti internet. Bagaimana dengan orang ketika ia lapa dan haus mereka lengahkan lapar dan hausnya dengan bekerja memenuhi tuntutan majikannya? Bukan karena memang tidak punya televisi atau internet, tetapi karena tuntutan hidup, yang mengharuskan ia bekerja untuk makan hari ini dan hari ketika ia tidak bekerja. Tidakkah harusnya kita bersyukur terhadap nikmat yang telah diberikan pada kita?
Read More >>



                                     Oleh Ustaz Syed Hasan Alatas

"Wahai orang-orang yang beriman ! Diwajibkan kepada kamu puasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang yang sebelum kamu,supaya kamu menjadi orang-orang yang bertaqwa." (S.al-Baqarah:183)
PUASA menurut syariat ialah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa (seperti makan, minum, hubungan kelamin, dan sebagainya) semenjak terbit fajar sampai terbenamnya matahari,dengan disertai niat ibadah kepada Allah,karena mengharapkan redho-Nya dan menyiapkan diri guna meningkatkan Taqwa kepada-Nya.
RAMAHDAH bulan yang banyak mengandung Hikmah didalamnya.Alangkah gembiranya hati mereka yang beriman dengan kedatangan bulan Ramadhan. Bukan sahaja telah diarahkan menunaikan Ibadah selama sebulan penuh dengan balasan pahala yang berlipat ganda,malah dibulan Ramadhan Allah telah menurunkan kitab suci al-Quranulkarim,yang menjadi petunjuk bagi seluruh manusia dan untuk membedakan yang benar dengan yang salah.
Puasa Ramadhan akan membersihkan rohani kita dengan menanamkan perasaan kesabaran, kasih sayang, pemurah, berkata benar, ikhlas, disiplin, terthindar dari sifat tamak dan rakus, percaya pada diri sendiri, dsb.
Meskipun makanan dan minuman itu halal, kita mengawal diri kita untuk tidak makan dan minum dari semenjak fajar hingga terbenamnya matahari,karena mematuhi perintah Allah.Walaupun isteri kita sendiri, kita tidak mencampurinya diketika masa berpuasa demi mematuhi perintah Allah s.w.t.
Ayat puasa itu dimulai dengan firman Allah:"Wahai orang-orang yang beriman" dan disudahi dengan:" Mudah-mudahan kamu menjadi orang yang bertaqwa."Jadi jelaslah bagi kita puasa Ramadhan berdasarkan keimanan dan ketaqwaan.Untuk menjadi orang yang beriman dan bertaqwa kepada Allah kita diberi kesempatan selama sebulan Ramadhan,melatih diri kita,menahan hawa nafsu kita dari makan dan minum,mencampuri isteri,menahan diri dari perkataan dan perbuatan yang sia-sia,seperti berkata bohong, membuat fitnah dan tipu daya, merasa dengki dan khianat, memecah belah persatuan ummat, dan berbagai perbuatan jahat lainnya.Rasullah s.a.w.bersabda:
"Bukanlah puasa itu hanya sekedar menghentikan makan dan minum tetapi puasa itu ialah menghentikan omong-omong kosong dan kata-kata kotor."
(H.R.Ibnu Khuzaimah)
Beruntunglah mereka yang dapat berpuasa selama bulan Ramadhan, karena puasa itu bukan sahaja dapat membersihkan Rohani manusia juga akan membersihkan Jasmani manusia itu sendiri, puasa sebagai alat penyembuh yang baik. Semua alat pada tubuh kita senantiasa digunakan, boleh dikatakan alat-alat itu tidak berehat selama 24 jam. Alhamdulillah dengan berpuasa kita dapat merehatkan alat pencernaan kita lebih kurang selama 12 jam setiap harinya. Oleh karena itu dengan berpuasa, organ dalam tubuh kita dapat bekerja dengan lebih teratur dan berkesan.
Perlu diingat ibadah puasa Ramadhan akan membawa faaedah bagi kesehatan
rohani dan jasmani kita bila ditunaikan mengikut panduan yang telah ditetapkan, jika tidak maka hasilnya tidaklah seberapa malah mungkin ibadah puasa kita sia-sia sahaja.
Allah berfirman yang maksudnya:
"Makan dan minumlah kamu dan janganlah berlebih-lebihan sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan." (s.al-A'raf:31)
Nabi s.a.w.juga bersabda:
"Kita ini adalah kaum yang makan bila lapar, dan makan tidak kenyang."
Tubuh kita memerlukan makanan yang bergizi mengikut keperluan tubuh kita. Jika kita makan berlebih-lebihan sudah tentu ia akan membawa muzarat kepada kesehatan kita. Boleh menyebabkan badan menjadi gemuk, dengan mengakibatkan kepada sakit jantung, darah tinggi, penyakit kencing manis, dan berbagai penyakit lainnya. Oleh itu makanlah secara sederhana, terutama sekali ketika berbuka, mudah-mudahan Puasa dibulan Ramadhan akan membawa kesehatan bagi rohani dan jasmani kita. Insy Allah kita akan bertemu kembali.
Allah berfirman yang maksudnya: "Pada bulan Ramadhan diturunkan al-Quran
pimpinan untuk manusia dan penjelasan keterangan dari pimpinan kebenaran
itu, dan yang memisahkan antara kebenaran dan kebathilan. Barangsiapa menyaksikan (bulan) Ramadhan, hendaklah ia mengerjakan puasa.
(s.al-Baqarah:185)
Read More >>


Kesenangan  yang datang tak akan selamanya,
begitula selepas susah ada kesenangan,
seperti selepas malam datangnya siang,
oleh itu waktu senang jangan lupa daratan..

Gunakan kesempatan untuk kebaikan,
sebelum segalanya terlepas dari gegaman,
kelak menyesal nanti tak berkesudahan,
apa gunanya sesalan hanya menekan jiwa..

Jangan difikir derita akan berpanjangan,
kelak akan membawa putus asa pada tuhan,
ingatlah biasanya kabus tak berpanjangan
setelah kabus berlalu pasti cerah kembali..

Ujian adalah tarbiah dari Allah,
apakah kita akan sama ataupun sebaliknya,
kesenangan yg datang selepas kesusahan,
semuanya adalah nikmat dari Tuhan..
Read More >>

                    
                                       Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..


1. Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik, Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali.

2. Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

3. Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa, Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.

4. Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk, Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.

5. Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istrimu. Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup.

6. Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu, Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.

7. Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu, Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul.

8. Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya, Pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.

9. Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir, Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan

10. Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu, Pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.

11. Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.

ﻓﺒﺄﻱ ﺍﻻﺀ ﺭﺑﻜﻤﺎ ﺗﻜﺬﺑﺎﻥ
(Maka nikmat Tuhanmu manakah yang kau dustai ??)

Maka bersyukurlah..
Alhamdulillahi Rabbil’alamiin..
Read More >>

Saudaraku, tiada satu patah katapun yang kita ucapkan luput dari pendengaran Allah. Tiada satu patah katapun yang diucapkan kecuali pasti memakan waktu. Tiada satu patah katapun yang kita ucapkan kecuali dengan sangat pasti harus kita pertanggungjawabkan dihadapan Allah SWT.

Maka, sebaik-baiknya dan seberuntung-beruntungnya manusia adalah orang yang sangat mampu memperhitungkan dan memperhatikan setiap kata yang ducapkannya.

Sungguh, Alangkah sangat beruntung orang yang menahan setiap kata-kata yang diucapkannya, alangkah sangat beruntungnya orang yang manahan diri dari kesia-siaan berkata dan menggantinya dengan berdzikir kepada Allah.

Berkata sia-sia membuang waktu, sedangkan berpikir membuka pintu hikmah. Maka, alangkah beruntungnya orang yang kuasa menahan lisannya dan menggantinya dengan berdzikir. Berkata sia-sia mengundang bala, berdzikir kepada Allah mengundang rahmat-Nya.

Rasulullah SAW bersabda: "Setiap ucapan Bani Adam itu membahayakan dirinya (tidak memberi manfaat), kecuali kata-kata berupa amar ma'ruf dan nahi mungkar serta berdzikir kepada Allah Azza wa Jalla." (HR. Turmudzi).
Read More >>

Bersyukurlah bukan dikarenakan kita dipertemukan oleh orang-orang yang senantiasa mengungkit kelebihan kita tapi bersyukurlah karena Tuhan menghadirkan orang-orang yang berbesar hati untuk mengingatkan segala kekurangan yang ada dalam diri kita."
Yang paling mudah dalam hidup ini adalah mendengar orang lain menilai kebaikan-kebaikan yang ada pada diri kita. Tidak perlu melakukan penolakan terhadap apa yang diucapkan ka­rena kita pun senang mendengar orang lain memuji apa yang kita lakukan. Sedangkan Allah terus mendengar kegembiraan hati yang kita rasakan, secuil kesombongan akan merusak amal yang kita lakukan dan sederet rasa riya akan menghapus rentetan kebaikan yang terukit. Menjadikannya seakan-akan berarti di dunia, tapi tidak sedikit pun berarti memperberat timbangan amal kebaikan kita di akhirat kelak.
Begitu pula ketika kita lupa akan makna dari kelebihan yang diberikan kepada kita. Kemudian dengannya kita terus menerus mengkritik orang lain. Seakan-akan terlupakan bahwa pemain lebih baik daripada penonton, terlibat untuk proses kebaikan lebih baik daripada mengomentari kebaikan itu sendiri. Kembali lagi Allah mendengar secuil kebanggaan yang melenakan dan Allah hapus kelebihan tersebut karena keterlenaan diri kita. Sedangkan nun jauh di sana ada orang-orang yang tersakiti, dan Allah dengan Ke Maha Adilan-Nya mengabulkan doa orang-orang yang tersakiti dikarenakan kritikan-kritikan kita yang tidak pernah membangun. Lalu apa yang harus kita banggakan?
Terkadang di sekian lintasan perjalanan kita, perlu ada termi­nal henti untuk merenungkan kembali apa yang kita lakukan. Sekadar untuk menjaga amal kebaikan agar tidak luntur dika­renakan keterlenaan diri ketika berada di atas, dan kealphaan bahwa nasib manusia akan terus diputar oleh Allah untuk mengetahui hamba-hamba-Nya yang memiliki keimanan le­bih kepada-Nya.
Jika kita memohon kepada-Nya dengan tulus atas penjagaan amal kebaikan kita. Maka Allah pun akan memberi apa yang kita pintakan dengan tulus kepada-NYa.
Allah memberikan hati yang lapang dan tawadhu untuk mengabaikan segala komentar kebaikan namun terus produktif  melakukan kebaikan. Sebagaimana meletakkan dunia bukan di hati sehingga mudah sekali untuk sombong dan riya, tetapi meletakkannya di tangan sehingga memperjelas bahwa segalanya hanyalah titipan dari Allah semata.
 
Allah bantu diri kita dengan menutup telinga kita dari penilaian khalayak atas kebaikan kita, dijaganya hati kita dari riya dan dihadirkannyalah tantangan untuk menyibukkan kita dan menyelamatkan dari keterlenaan manusia.
 
Dan Allah pun menghadirkan orang-orang pilihan untuk mengingatkan segala kekurangan kita. Agar hati kita terjaga dari sifat riya yang menggugurkan amalan kebaikan, meng- ajarkan bahwa kita tidak bisa menjadi sempurna karena seki- an kelebihan kita. Dan masih banyak yang perlu kita benahi untuk menjadi lebih baik.
Bersyukurlah ketika kekurangan Anda diingatkan oleh Allah lewat orang-orang pilihan, sebut asma-Nya karena Dia tahu tidak mudah bagi kita untuk melihat kekurangan diri sendiri dan dengan kasih sayang-Nya dia pertemukan diri kita kepada kritikan, saran dan nasihat yang mengajak kita untuk melihat bahwa masih banyak yang perlu dilakukan untuk fmperberat amal timbangnn di akhirat kelnk. Allahu Akbar, Allah Maha Besar. 
Read More >>

Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi Para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu.” (QS. an Nisa’
: 32)
Perasaan tidak suka melihat orang lain mendapat nikmat dari Penciptanya memang selalu menjangkiti hati setiap insan. Iri, dengki, atau hasad merupakan nama yang tersemat pada penyakit hati tersebut. Penyakit ini akan kian parah ketika dibarengi dengan harapan hilangnya nikmat Allah dari orang lain……
Perasaan ini mengena, tak kenal suku, agama, umur, profesi, ataupun jenis kelamin. Semua kan terjangkit karena sifat ini telah terpatri dalam tabiat manusia. Mulai dari ulama hingga penjudi, presiden hingga gembel, kakek-kakek hingga anak-anak. Semua kan terkena. .
Eniwei, itulah iri….. Menjangkit tak diundang…, Buruk nian memang.., Betapa tidak? Sifat irilah yang menyebabkan pembangkangan pertama, terjadi langsung di hadapan Yang Maha Kuasa. Iblis, tlah terjangkit iri, ketika Allah Jalla Wa A’la menyuruh makhlukNya bersujud pada Adam yang tlah diciptakan dengan Kedua TanganNya. Mengapa harus kepada Adam pikirnya? Iri pula lah yang telah menyebabkan pembunuhan pertama terjadi di muka dunia. Ketika seorang anak Adam membunuh saudaranya, akibat rasa iri akan nikmat yang diterima saudaranya….. Masihkah anda mengira sifat iri ini biasa?
Maukah kita melihat orang paling bakhil di dunia? Lihatlah pada orang yang iri hatinya. Dia telah pelit, bakhil atas apa yang tak ia punya. Dia marah atas takdir Allah pada saudaranya. Sungguh seluruh nikmat hanya milik Allah semata. Kemana Ia berikan, pada siapa Ia titipkan, tentu suka-suka Dia. Mengapa marah atas apa yang Allah lakukan? Pernahkah si pendengki terlibat dalam penyusunan takdir dunia? Allah yang memiliki, Allah yang menyusun sedemikian rupa, dan manusia tidaklah berpunya. Lalu, apa yang mesti diirikan?
Maukah kita melihat pada orang paling sengsara di dunia? Lihatlah pada orang yang iri hatinya. Betapa sedih dirinya melihat nikmat yang diberikan untuk saudaranya. Sungguh ia bagaikan orang melempar lumpur ke tembok. Tembok tak runtuh, lumpur malah balik ke muka. Orang yang diirikan tak akan celaka dengan rasa iri dalam hatinya. Malah ia yang sengsara, ketika amalnya lenyap, sedikit demi sedikit bagaikan kayu bakar dimakan api. Kebaikan orang yang iri akan diberikan pada orang yang didengki (dihasad) dan kejelekan orang yang didengki (dihasad) akan beralih pada orang yang iri. Semua ini bisa terjadi, karena orang yang iri bagaikan orang yang menzholimi orang lain. Lebih-lebih lagi jika hasad tadi diteruskan dengan perkataan, perbuatan dan ghibah (menggunjing). Tentu akibatnya kan lebih parah……… NAU’ZUBILLAHMINDZALIK
Karena itu wahai saudaraku, betapa beruntung orang yang tidak memiliki hasad dalam hatinya. Dengan izin dan rahmat Allah ia kan menjadi penghuni syurga. Ingatkah kalian akan kisah di zaman Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam ttg seorang sahabat (Abdullah bin Amr bin Ash Radiyallahu Anhu) menyelidiki amal apa yang menyebabkan seorang sahabat Anshar dijamin masuk syurga oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam? Ingatkah kalian akan jawaban sahabat Anshar tersebut? Sang sahabat Anshar tadi menjawab
“Aku tidak mengerjakan amalan apa-apa (tambahan : yg spesial), hanya saja aku tidak pernah mempunyai rasa iri kepada sesama muslim atau hasad terhadap kenikmatan yang diberikan Allah kepadanya”.
Lihatlah ini saudaraku. Tiga hari berturut-turut Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam mengabarkan kedatangan seorang penghuni syurga yang merujuk pada dirinya. Dengan apa ia mengharap syurga tersebut? Apakah dengan jihad yang ia lakukan? Apakah dengan sedekah berjuta-juta? Atau justru dengan amalan hatinya yang begitu mulia? Kisah selengkapnya di sini
Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam memberikan uzur (keringanan) untuk bisa ngiri hanya pada dua orang saja. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda “Tidak boleh hasad (iri) kecuali pada dua orang, yaitu orang yang Allah anugerahkan padanya harta lalu ia infakkan pada jalan kebaikan dan orang yang Allah beri karunia ilmu (Al Qur’an dan As Sunnah), ia menunaikan dan mengajarkannya.”(HR : Bukhori dan Muslim). Iri yang diperbolehkan ini disebut ghibthoh. Ngiri pada kedua orang ini agar menjadi motivasi untuk berbuat lebih banyak kebaikan. Kalaulah adalagi pembolehan untuk iri selain untuk kedua orang tadi, tentu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam telah memberitakannya.
Sebab itu, wahai saudaraku, syukur, qana’ah (merasa cukup dengan yang Allah beri), merupakan obat sakit iri. Membuang kesombongan juga dapat menjadi terapi menyembuhkan iri, sebab tidaklah sakit iri datang kecuali didahului gejala perasaan lebih baik daripada orang lain. Namun jika iri tetap menjangkiti, cobalah ingat perkataan Ibnu Sirin berikut ini “Aku tidak pernah dengki kepada seorangpun dalam urusan duniawi; sebab jika dia termasuk penghuni surga maka bagaimana mungkin aku hasad kepadanya pada urusan dunia yang hina di banding surga, dan jika dia termasuk penghuni neraka bagaimana mungkin saya dengki kepadanya dalam urusan dunia kalau akhirnya dia berujung pada neraka”.
Semoga tulisan singkat ini dapat menjadi nasehat untuk kita semua, terutama pada pribadi penulis. Dan semoga Allah memberi taufik untuk terhindar dari penyakit ini.. Aamiin, Yaa Mujibas Saailin…….
Kami tutup dengan firman Allah :
“Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Tuhanmu? Kami telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan kami telah meninggikan sebahagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebagian mereka dapat mempergunakan sebagian yang lain. Dan rahmat Tuhanmu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.” (QS. Az Zukhruf: 32)..
SEMOGA BERMANFAAT ♥
Hak cipta adalah milik Allah SWT semata.Ilmu adalah amanat Allah yg harus disampaikan kepada Ummah…kami hanya menyampaikan apa yg kami miliki
Sungguh bahagia insan yang telah menemukan cinta sejatinya.. ibarat tasbih & benang pengikatnya.. terajut menjadi satu untaian yang selalu disentuh satu demi satu oleh insan mulia yang bibirnya basah akan cinta kepada Rabb-Nya
Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir
♥SALAM SANTUN UKHUWAH♥
Semoga apa yang telah disampaikan ini ada manfaatnya,
Afwan Minkum Kebenaran datangnya dari Allah kekurangan dari pribadi ana dan ana hanya menyampaikan apa yang diamanahkan Allah
Wallahù’alam bíshawab Wabíllahí taùfík walhídayah,
Wassalamù’alaíkùm warahmatùllahí wabarakatùh
Read More >>

Tahukan Anda? Kalo belum silakan baca, tapi kalo sudah alangkah bijaksananya Anda jika berbagi dengan saudara yang lain, adil bukan?
1. Musuh terutama manusia adalah dirinya sendiri
2. Kegagalan terutama manusia adalah kesombongan
3. Kebodohan terutama manusia adalah sifat menipu
4. Kesedihan terutama manusia adalah rasa iri hati
5. Kesalahan terutama manusia adalah mencampakkan dirinya
6. Dosa terutama manusia adalah mencampakkan dirinya dan orang lain
7. Sifat manusia yang paling terkasihan adalah rasa rendah diri
8. Sifat manusia yang paling dapat di puji adalah semangat keuletannya.
9. Kehancuran terbesar manusia adalah rasa keputusasaan
10. Harta terutama manusia adalah kesehatan
11. Hutang terbesar manusia adalah hutang budi
12. Hadiah terbesar manusia adalah lapang dada dan sifat mau memaafkan
13. Kekurangan terbesar manusia adalah sifat berkeluh kesah dan tidak memiliki kebijaksanaan
14.Ketentraman dan kedamaian manusia adalah suka berdana dan beramal.
Semotga bermanfaat
Read More >>

Manusia yang lahir dengan serba kekurangan, ternyata menyimpan tiga potensi besar dan kekuatan yang telah Allah anugerahkan, sebagai sarana bagi manusia itu sendiri untuk menyerap berbagai ilmu pengetahuan dan mengenali kebenaran.
Diantara ketiga potensi dan kekuatan itu yaitu :
- Kemampuan panca inderanya untuk melakukan interaksi dan penyerapan langsung dengan lingkungannya,
- Kekuatan jiwa dan hatinya untuk menerima ilmu, nasehat, motivasi termasuk informasi yang datang dari luar dirinya,
- Kemampuan dan kekuatan otaknya untuk bisa berpikir secara sehat dan rasional.
Jika seorang manusia telah mengenali dan memanfaatkan ketiga anugerah ini, maka ia akan semakin optimal dalam memberdayakan panca inderanya, kemampuan berpikirnya dan juga jiwanya yang besar akan mampu menerima setiap ilmu dan nasehat yang benar. Dengan demikian, maka ia akan lebih efektif dalam menerima ilmu dan kebenaran tersebut, sehingga menghasilkan langkah-langkah yang matang, keyakinan yang lurus dan juga melahirkan tindakan-tindakan yang positif.
Dan jika saja ketiga potensi dan kekuatan ini diabaikan, maka hal itu akan semakin melemahkan dirinya, menghasilkan pemikiran yang keliru, selalu merasa tak nyaman pada jalan yang lurus, jiwanya semakin rapuh dan sangat sulit sekali menerima ilmu dan kebenaran, walaupun ilmu dan nasehat bertubi-tubi datang pada dirinya. Namun hal itu tidak akan mampu membawa dirinya menuju perubahan yang lebih baik.
Semoga catatan kecil ini bermanfaat untuk kita semua…Aamiin yaa Robbal ‘alamiin.
Read More >>
Indahnya Berbagi

Mari kita bayangkan, seandainya kita hanya hidup seorang diri. Tanpa teman, tanpa sahabat dekat, tanpa saudara dan kerabat. Tentunya sangat tidak menyenangkan bukan?
Sebagai makhluk sosial, kita sangat membutuhkan adanya saling interaksi dengan sesama. Tak ada yang bisa hidup tanpa kehadiran orang lain.
Terlebih di jaman serba canggih seperti saat ini, yang mana komunikasi tak lagi mengenal jarak dan waktu. Kesempatan untuk saling berbagi dengan siapapun di jagat raya ini begitu terbuka lebar.
Kehadiran situs jejaring sosial yang bisa diakses dengan mudah oleh semua kalangan, kian memudahkan kita untuk berinteraksi dengan kalangan manapun tanpa mengalami kesulitan. Kebiasaan berbagi melalui akses internet cukup membuat kita merasa terbantu dalam mengatasi berbagai problem hidup yang tidak bisa kita pecahkan sendiri. Memang tidak semua masalah dapat kita 'share' ke semua orang. Namun dengan berbagi, setidaknya kita dapat sedikit mengurangi beban hidup yang kian menghimpit. Karena di dunia ini ternyata masih banyak orang yang mau 'care' atau peduli dan siap membantu mengatasi masalah kita tanpa pamrih. Dan itu bisa kita dapatkan dengan berbagi. Ya, berbagi itu begitu indah...
Read More >>

Salah satu tujuan manusia yang paling besar adalah keselamatan, selamat di dunia dan selamat di akhirat. Banyak sekali di jaman sekarang orang-orang berlomba-lomba mencari jalan agar menjadi golongan yang selamat sebagai bekal di dunia dan akhirat. Istilah golongan yang selamat yang dalam bahasa Arab disebut dengan al-firqatu an-najiyah

1. Hanya satu golongan yang selamat.
Bahwasannya jalan yang menjamin bagi kita untuk mendapatkan kenikmatan Islam itu hanya satu dan tidak banyak, karena Allah menetapkan kebahagian hanya bagi satu golongan saja. Allah Ta’ala berfirman : “Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan Allah itulah golongan yang beruntung.” (QS. Al-Mujadilah 22).Dan Allah juga menetapkan kemenangan itu hanya bagi satu golongan, Allah menyatakan : “Dan barang siapa menjadikan Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman sebagai walinya, maka sesungguhnya golongan Allah itulah yang pasti menang.” (QS. Al-Maidah 56).

2. Bagaimana kita mencari jalan agar selamat ?
Golongan Yang Selamat ialah golongan yang setia mengikuti tata cara Rasulullah Shalallahu 'Alaihiwassallam dalam hidupnya, serta para sahabat sesudahnya.
Yaitu Al-Qur'anul Karim yang diturunkan Allah  kepada Rasul-Nya, yang beliau jelaskan kepada para sahabatnya dalam hadits-hadits shahih. Beliau memerintahkan umat Islam agar berpegang teguh kepada keduanya:
"Aku tinggalkan padamu dua perkara yang kalian tidak akan tersesat apabila (berpegang teguh) kepada keduanya, yaitu Kita-bullah dan Sunnahku. Tidak akan bercerai-berai sehingga kedua-nya menghantarku ke telaga (Surga)

3. Seperti apakah tanda-tanda yang menemukan jalan keselamatan itu ?
Golongan Yang Selamat jumlahnya sangat sedikit di tengah banyaknya Umat Manusia. Tentang keadaan mereka, Rasulullah Shalallahu 'Alaihiwassallam bersabda, "Keuntungan besar bagi orang-orang yang asing. Yaitu orang-orang shalih di lingkungan orang banyak yang berperangai buruk, orang yang mendurhakainya lebih banyak daripada orang yang menta'atinya." (HR. Ahmad, hadits shahih).
Dalam Al-Qur'anul Karim, Allah memuji mereka dengan firman-Nya, "Dan sedikit sekali dari hamba-hambaKu yang bersyukur." (Saba': 13)   Golongan Yang Selamat banyak dimusuhi oleh manusia, difitnah dan dilecehkan dengan gelar dan sebutan yang buruk.

Inilah orang-orang yang telah menemukan jalan yang lurus, jalan yang di ridhai Allah Swt. Golongan inilah yang kelak akan bersama-sama dengan Rasulullah ketika dipadang mashyar. Sudah dipastikan Syurga Allah akan menerima golongan orang-orang yang telah di tentukan Allah dan Rasul Nya. 
"Dan sesungguhnya inilah jalanku yang lurus, maka ikutilah jalan ini dan janganlah kalian mengikuti jalan-jalan lain lalu kalian akan berpisah dari jalan-nya. Yang demikian itu Allah telah mewasiatkan kepadamu agar kalian bertaqwa." (QS: Al An'am 153).

Read More >>

Jiwa mereka selalu diliputi ketenangan dalam menghadapi berbagai cobaan, sama halnya ketika mereka menerima kenikmatan. Dan sekiranya bukan karena kepastian ajal yang telah di tetapkan, niscaya ruh mereka takkan tinggal diam dalam jasad-jasad mereka walau hanya sekejap. Baik disebabkan kerinduannya kepada Allah Swt atau ketakutan akan hukumanNya.

“Mereka itulah orang-orang yang dibalas dengan kedudukan-kedudukan tinggi (di surga) dengan sebab kesabaran mereka.” (QS. Al Furqaan [25] : 75).

Begitu agungnya Sang Pencipta dalam hati mereka, sehingga apa saja selain DIA menjadi kecil sekali dalam pandangannya. Begitu kuat keyakinan mereka akan surga-Nya, sehingga mereka rasakan kenikmatannya seolah telah melihatnya. Dan begitu kuat keyakinan mereka tentang neraka, sehingga mereka merasakan azabnya seolah mereka juga merasakannya. 

Hati mereka selalu diliputi kekhusyukan, tak pernah mereka merasakan kekhawatiran suatu gangguan dari mereka. Tubuh-tubuh mereka kurus kering, kebutuhan-kebutuhan mereka sangat sedikit dan jiwa-jiwa mereka mereka terjauhkan dari segala yang kurang patut. Maka mereka selalu mininggalkan hawa nafsunya dengan cara "Berpuasa".

Semoga bermanfaat :)
Read More >>





Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal.  Al Qur'an (QS.3:160)

Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. Al Qur'an (QS.2:277)

Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan. Al Qur'an  (QS.2:245)

Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. Al Qur'an (QS.2:216)

Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertakwa itu lebih mulia daripada mereka di hari kiamat. Dan Allah memberi rezki kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya tanpa batas. Al Qur'an (QS.2:212)

Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu. Al Qur'an (QS.2:45),

Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Al Qur'an (QS.16:18),

Sesungguhnya di antara dosa-dosa ada yang tidak bisa dihapus (ditebus) dengan pahala shalat, sedekah atau haji namun hanya dapat ditebus dengan kesusah-payahan dalam mencari nafkah.  HR. Ath-Thabrani.

Barangsiapa mengutamakan kecintaan Allah atas kecintaan manusia maka Allah akan melindunginya dari beban gangguan manusia.  (HR. Ad-Dailami).

Cintamu kepada sesuatu menjadikan kamu buta dan tuli.  (HR. Abu Dawud dan Ahmad).

Tiada makanan yang lebih baik daripada hasil usaha tangan sendiri.  (HR. Bukhari).

Sesungguhnya Allah Ta’ala senang melihat hambaNya bersusah payah (lelah) dalam mencari rezeki yang halal.  (HR. Ad-Dailami).

Sesungguhnya Allah suka kepada hamba yang berkarya dan terampil (professional atau ahli). Barangsiapa bersusah-payah mencari nafkah untuk keluarganya maka dia serupa dengan seorang mujahid di jalan Allah Azza wajalla. — (HR. Ahmad)

“Apabila hamba itu meninggalkan berdoa kepada kedua orang tuanya, niscaya terputuslah rezeki daripadanya”. (HR. Al-Hakim dan ad-Dailami).

“Sesungguhnya Allah mengampuni beberapa perilaku umatku, yakni  (karena) keliru, lupa dan terpaksa”. (HR. Ibnu Majah).

“Barangsiapa masuk surga, ia bersenang-senang dan tidak bersedih, pakaiannya tidak usang dan kemudahannya tidak lenyap. (HR. Muslim)”

“Dosa itu segala sesuatu yang menggelisahkan perasaanmu dan yang engkau tidak suka bila dilihat orang lain”. (HR. Muslim)

“Ya Allah,perbaikilah agamaku yang merupakan sandaran segala urusanku.Dan perbaikilah urusan duniaku yang merupakan tempat tinggalku,dan perbaikilah akhiratku yang merupakan tempat kembaliku..dan jadikanlah kehidupanku sebagai tambahan bagi kebaikanku dan kematianku sebagai tempat istirahat dari segala kejelekanku”. (HR Muslim)

“Allah akan menolong seorang hamba, selama hamba itu senantiasa menolong saudaranya. (HR. Muslim)”


“Jika sore tiba, janganlah tunggu waktu pagi, jika pagi tiba, janganlah tunggu waktu sore. Manfaatkan masa sehatmu sebelum tiba masa sakitmu dan manfaatkan masa hidupmu sebelum tiba ajalmu.”(Umar bin Khattab)

“Orang yang sempurna imannya tidak akan meninggalkan suatu amalan yang dapat mendekatkan dirinya kepada Allah sekalipun terdapat ribuan alasan untuk meninggalkannya. (Sayyid Abdullah Al-Haddad)”

“Janganlah membuatmu putus asa dalam mengulang-ulang doa, ketika Allah menunda ijabah doa itu. Dialah yang menjamin ijabah doa itu menurut pilihan-Nya padamu, bukan menurut pilihan seleramu. Kelak pada waktu yang dikehendaki-Nya, bukan menurut waktu yang engkau kehendaki. (Ibnu Atha’ilah)”

“Barangsiapa memperbaiki hubungannya dengan Allah, niscaya Allah akan memperbaiki hubungannya dengan sesama manusia. (Sufyan bin Uyainah)”

“Apa yang Allah pilihkan bagi hamba-Nya yang beriman adalah pilihan terbaik, meski tampak sulit, berat, atau memerlukan pengorbanan harta, kedudukan, jabatan, keluarga, anak, atau bahkan lenyapnya dunia dan seisinya. (Abdullah Azzam)”

“Barang siapa tidak dicoba dengan bencana atau kesusahan, maka tidak ada sebuah kebahagiaan pun disisi Allah.(Adh-Dhahhak)”

Read More >>

Ayat Kursi, Bacaanya dan Terjemah Serta Manfaatnya, Sebagai seorang muslim sobat pernah menulis atau menghapalkan ayat kursi pada waktu di sekolah dasar maupun di pengajian, Ayat kursi ini dapat dibaca kapan saja namun akan lebih baik jika dibaca setiap permulaan siang dan malam hari

Perlu sobat ketahui bahwa ayat kursi ini merupakan ayat yang agung dan terdapat pada surat Al-Baqarah ayat yang ke 255 yang menerangkan tentang keesaan tuhan[Allah SWT], dibawah ini terdapat ayat Kursi dalam tulisan Bahasa arab dan Terjemahan Dari ayat kursi serta Ayat Kursi Mp3 grtais untuk di download

Ayat Kursi Gambar Tulisan Arab :



Ayat Kursi Hurup Latin :

ALLAHU LAA ILAAHA ILLA HUWAL HAYYUL QAYYUM, LAA TA’KHUDZUHUU SINATUW WA LAA NAUUM, LAHUU MAA FISSAMAAWAATI WA MAA FIL ARDH, MAN DZAL LADZII YASFA’U ‘INDAHUU ILLAA BI IDZNIH, YA’LAMU MAA BAINA AIDIIHIM WA MAA KHALFAHUM, WA LAA YUHITHUUNA BI SYAI-IN MIN ‘ILMIHII ILLAA BI MAASYAA’ WASI’A KURSIYYUHUSSAMAAWAATI WAL ARDH, WA LAA YA-UUDHUHU HIFZHUHUMAA WAHUWAL ‘ALIYYUL AZHIIM

Ayat Kursi Artinya:

Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar

Manfaat Dari Ayat Kursi :

1. Dapat mendatangkan hajat bila dibaca 100 kali pada waktu tengah malam setelah melakukan shalat sunat hajat
2. Bacalah ayat kursi pada setiap permulaan siang dan malam hari yang Dapat mengusir dan menghindar dari gangguan jin, syetan, makhluk ghoib, makhluk halus dan sebangsanya serta gannguan dari orang-orang zhalim
3. Menyembuhkan orang gila dan kerasukan atau kesurupan dengan cara membaca 11 kali pada orang gila tersebut dengan sambil ditiup-tiupkan
4. Menyembuhkan segala macam penyakit dengan menulis ayat kursi pada wadah air minum seperti gelas, mangkuk, cangkir, kendi, piring, dan lain-lain Dengan Izin Allah SWT
Read More >>

Kata Hikmah Kehidupan

Kata Hikmah Kehidupan
Tak mudah memang untuk kita bisa menjalani kehidupan ini dengan terus menemukan kebahagiaan dan kesenangan, karena memang pada hakikatnya kita hidup itu untuk di berikan ujian oleh sang pencipta untuk supaya nanti kita bisa di hisab di akhirat sana,
Maka dari itu saya posting Kata Hikmah Kehidupan untuk sobat semua supaya menjadikan inspirasi dan manfaat yang baik, serta menjadikan kita hamba-hamba yang sellau di ridhai oleh Allahnya.

” Manfaatkanlah setiap jejak langkah yang kita ayun ada kebaikan, karena kaki nanti akan di hisab oleh-Nya “
” Kehidupn yang sedang kita jalani ini merupakan tempat peristirahatan kita, karena tempat yang sebenarnya adalah ketika nanti sudah ada di syurganya Allah “
” Beramal soleh akan menjadikan kita hamba yang diridhai dan akan menempati tempat yang sudah di tetapkan “
” Nikmat yang telah diberikan harus senantiasa memberikan pujian yang di lonarkan oleh mulut dan hati supaya menjadi orang yang selalu bersyukur “
” Harta hanyalah titipan, tak seharusnya membanggakan diri dengan harta, karena yang berhak untuk sombong hanyalah Allah “
” Memiliki semua anugerah yang di berikan Allah merupakan hal terindah dalam hidup, karena Allah telah mengutamakan kita dari orang lain “
” Dalam menjalani hidup harus memiliki keingiinan yang kuat untuk bisa menjalankan yang hak dan batil “
” Janganlah berleha-leha menjalani kehidupan ini, karena kita tak pernah tahu kapan dan dimana kita akan di ambil haknya “
Read More >>
Kata-kata hikmah di balik musibah
                                                   KATA HIKMAH DI BALIK MUSIBAH                     
Semua orang pasti pernah dan akan merasakan suatu hal yang menurut mereka itu musibah, karena jalan hidup tidak mungkin selamanya mulus dan bahagia, sekalipun orang yang banyak harta tidak menutup kemungkinan untuk tidak menemukan suatu masalah yang dimana itu bisa menjadikan semua orang terpuruk atau bangkit.
   Maka saya posting Kata-kata hikmah di balik musibah untuk sobat semua, karena tidaklah orang merasa kuat di kala dia di timpa musibah, semoga artikel ini bisa menjadikan sobat semua menjadi orang-orang yang kuat.

” Ingatlah bahwa Allah telah memberikan penyakit untuk menjadikan kifarat atas dosa-dosa kita, dan disamping Allah memberikan penyakit juga memberikan beserta obatnya, juga kasih sayangnya kepada para ‘abid “
” Tetaplah bersabar dalam menghadapi musibah, karena di balik musibah aka nada hikmah yang tersimpan di dalamnya “
” kadang hidup tidak selamanya mulus seperti yang di rencanakan, karena yang berhak untuk mewujudkannya hanya sang pencipta “
” Dengan bersabar di kala mendapatkan musibah akan mendatangkan kebaikan kepadamu dari sang pemberi kenikmatan “
” Allah mencinta kepaa hambanya yang senantiasa sellau bersabar dikala di berikan musibah, dengan tanpa henti memohon kepada Khaliqnya untuk menolongnya dengan kerendahan hati “
” Kesombongan akan membawa kita ke lembah yang sangat menghinakan, karena Allah tidaklah menyayangi pada hambanya yang menyombongkan diri, karena yang patut untuk menyombongkan diri hanyalah Dia “
” Musibah melanda karena manusia sudah tidak memiliki moral dalam dirinya, serta keimanan yang kurang untuk merenungi semuanya “
Read More >>
Kata Hikmah Sedih
” kesedihan yang terus menerus kita turutkan tidaklah mendatangkan kebaikan justru malah mendatangkan kemadharatan “
” Janganlah berlarut dalam kesedihan, karena Allah menyukai kepada hambanya yang mau berusaha menjadi insan yang lebih baik”
” Hati yang merasakan kesakitan tidaklah marah dengan merasakannya, justru harus kita renungi supaya menjadi lebih bak dan sabar “
” Memiliki keinginan yang kuat itu sangat penting untuk bisa menjadikan kita diri yang kuat, namun ketika kenginan itu tidak terpenuhi janganlah sedih karena itu awal dari semuanya “
” Semua insan pasti merasakan sakitnya hati, tapi janganlah merasakan sakitnya hati yang ke dua kalinya “
Read More >>

PERJALANAN ABADI

tulisan ini sengaja ditulis untuk dibaca dan dipahami,,kami mendapatkan pelajaran-pelajaran berharga dari perjalanan siang dan malam. dari pengalaman itu lah kami sengaja berbagi cerita dengan anda sekalian. tidak ada kebohongan atau rekayasa dalam tulisan ini.
Manusia telah diciptakan Tuhan sebagai makhluk yang paling sempurna. manusia dilengkapi 3 unsur yaitu, akal, jiwa, dan ruh. Dari perjalanan malam ketiganya ternyata mempunyai sifat dan tabir yang sangat unik, artinya ketiganya dapat saling melengkapi untuk menuju satu titk terang yaitu cahaya Tuhan, namun ketiganya juga bisa saling tidak selaras. semua agama mempunyai tujuan yang sama yaitu untuk menuju Tuhannya masing-masing, namun yang perlu diketahui agama itu bukan berasal dari akal ataupun jiwa atau naf, namun agama itu pelajaran ruh, artinya hanya ruh yang dapat menerima pelajaran agama. dalam islam terdapat tataran sareat,torekot,hakikat, dan ma’rifat, sebenarnya keempat tataran tersebut sudah lengkap di dalam diri manusia sejak manusia itu di dalam rahim, tanpa terasa setelah lahir terdapat berjuta hijab atau tabir yang menutup manusia untuk berkomunikasi dengan Tuhannya. Inilah yang disebut perang terbesar, penuh dengan tipu daya, lidah dunia tidak dapat di pegang dan dipercaya.
“Tuhan ada di mana saja” apa sebetulnya makna dari kalimat tersebut? kebanyakan dari kita tidak mau menggali lebih dalam makna dari sebuah kalimat. Tuhan telah meletakkan atau memasukkan sebagian kecil dzatNya kepada setiap makhluk perlu diingat setiap makhluk, jadi, apa-apa yang ada di langit dan di bumi setiap saat dan di mana saja selalu memuji kepada Tuhan, pertanyaannya, “apakah kita setiap saat dan di manapun kita berada selalu memuji kepada sang pencipta?”. Agama apa saja pasti mewajibkan umatnya untuk selalu memuji kepada Tuhan. “Jika kita Menjaga Tuhan maka Tuhan akan menjaga kita” makna dari kalimat itu adalah, jika kita senantiasa selalu memuji Tuhan dengan penuh rasa cinta maka pasti Tuhan akan Menggandeng langkah kita. Tujuan suci dari seorang manusia hidup di dunia ini sebetulnya hanya satu “Bagaimana caranya agar kita menjadi hamba yang selalu bersama CahayaNya”, timbul pertanyaan, apa tujuan diri kita sudah seperti itu? Hanya manusia lah yang kelak akan dimintai pertanggung jawaban, bukan akal dan nafsu yang akan bertanggung jawab, tapi ruh.
Tuhan telah selesai menciptakan jagad raya dan seisinya, kemudian Ia menunjuk khalifah atau pemimpin di jagad raya ini, artinya posisi kepemimpinan di dunia ini ada pada manusia, manusia yang mana? tentu saja manusia yang selalu bersama dengan cahayaNya, siapa dia? itu sangat dirahasiakan oleh sang Pencipta. Tali cahaya itu mengalir kepada siapa saja yang mau berjalan menuju Tuhannya. artinya tidak selalu dari golongan a atau b yang dapat menjadi seperti itu, tapi siapa saja asalkan ia mau. “bukan ilmu atau usaha yang menolong kita, melainkan syafaat Muhammad”

PERJALANAN NAFSU MUTMAINAH

Tuhan menciptakan manusia berpasang-pasangan, ada laki-laki dan ada perempuan. Nabi pernah bersabdah “di zaman akhir kaum perempuan akan lebih banyak daripada kaum laki-laki”. hadis ini jika di telan mentah-mentah tidak akan menemukan makna di dalamnya. seorang laki-laki benar-benar dikatakan laki-laki jika ia berani berjalan untuk menemukan kebenaran yang hakiki, jika ia berani berperang mengendalikan hawa nafsunya. ada empat nafsu yang menyelimuti diri manusia, empat itu pecah menjadi seluruh jagad, artinya semua di alam semesta ini adalah bagian dari diri kita sendiri. si fulan pernah bercerita kepadaku tentang perjalanan hidupnya atau perjalanan rohani ketika mencapai nafsu mutmainah, nafsu ini terlihat baik namun sangat menjerumuskan, nafsu ini dapat dilihat wujudnya, berwujud diri kita sendiri mengenakan jubah putih bersih, itu merupakan bagian dari diri kita. saya sebut saja nafsu ini “si putih”. si putih ini dapat mewujudkan semua keinginan kita yang bersifat duniawi, banyak pesohor agama yang menoleh atau terbuai pada tataran ini, wajar saja, apa yang mereka inginkan dalam sekejap terkabul, atau dengan kata lain kita menjadi sakti, tapi jangan salah ini bukan jin yang membantu, tapi bagian dari diri kita sendiri pecah dan wujud. Di sinilah rahasia manusia, sungguh sangat menakjubkan Tuhan menciptakan manusia sebagai makhluk yang sempurna. Tataran ini sangat samar godaannya, tapi jika kita selalu makmum kepada cahaya Muhammad, pasti kita dapat melewati tataran ini. Intinya hanya satu “jangan sampai kita berpaling dari tujuan utama kita sebagai manusia”.

PERJALANAN ALAM KUBUR

Manusia akan mengalami kehidupan di berbagai alam salah satunya adalah alam kubur atau yang disebut alam barzah. Tidak ada kata mati untuk manusia, yang ada hanya berpindah alam untuk mempertanggung jawabkan janji yang telah disanggupinya. Ketika itu sunyi di malam hari sudah mulai memanjakan mata tiba-tiba saja si fulan menangis, saya bertanya-tanya apa yang membuat si fulan sampai menangis, tak lama kemudian si fulan menatap mataku tajam dan berkata “sungguh teramat menyedihkan mereka yang di alam barzah namun mereka tak tahu jalannya, mereka tak tahu apa yang harus dijawab, mereka juga tak tahu tentang alam barzah, mereka sungguh kebingungan”. Kemudian saya bertanya, “apakah anda melihat kejadian yang seperti itu?”, si fulan menjawab “sungguh sangat jelas dan gamblang, mereka mengenakan pakaian yang compang-camping, mereka menuju ke arahku sambil memelas dan ada juga yang menangis, aku kenal salah seorang di antara mereka, apa yang dapat aku perbuat, hanya tangis dan memohonkan belas kasih terhadap mereka. Di sisi lain sungguh terlihat jelas bagaimana mereka di dalam kegelapan dan sungguh kesepian, balasan dari kehidupan di dunia sudah dimulai sejak di alam itu, menakjubkan bagi orang-orang yang mendapat syafaat Muhammad, mereka tersenyum mengenakan pakaian yang indah, tak ada kesediahan yang ada hanya kebahagiaan menunggu hari kebangkitan, sungguh aku hanya menyaksikan kejadian-kejadian itu. saya bisa melihat diri saya sendiri, saya melihat bagaimana seseorang dihancurkan hingga menembus lapisan bumi yang ke tujuh, demikian seterusnya hingga yaumil kiamat, sedikit orang yang terbaring dan terjaga seperti hanya sedang tidur, malaikatpun tak akan berani mengganggu apalagi menanyainya, ya, di sinilah letak kesempurnaan manusia.” kemudian saya kembali bertanya, “apakah anda pernah meminta atau berdoa untuk dapat mengetahui yang seperti itu?”, si fulan menjawab “aku tidak pernah meminta, aku hanya memuji dengan penuh rasa cinta kepada yang Maha Kuasa.

PERJALANAN KIAMAT

Zaman kenabian dan kerasulan memang sudah ditutup, artinya tidak ada nabi dan rasul setelah Muahammad, namun tali cahaya Muhammad tetap mengalir hingga detik ini “apa buktinya?” buktinya sungguh sangatlah jelas, jagad raya masih tetap berputar, tata surya masih tetap berjalan normal, matahari masih terbit dari timur dan tenggelam di barat. Artinya jagad raya masih mempunyai As sebagai perputaran porosnya, masih ada orang-orang yang teraliri cahaya itu. ketika di dunia sudah tidak ada lagi penerus tali cahaya itu maka sungguh jagad raya akan diakhiri. si Fulan menceritakan tentang apa yang pernah ia peroleh yaitu hari kiamat, “sungguh sangat mengerikan, tetapi saya hanya menyaksikannya, di  mana matahari benar-benar terbit dari arah barat dan terbenam di timur, gunung-gunung hancur dengan amat mudah, seorang ayah dan ibu tidak akan mengenal anaknya demikian juga sebaliknya, mereka tidak menyadari bahwa hari itu adalah hari kiamat. sementara hewan-hewan bisa berkumpul sesuai jenisnya berjalan ke arah barat, yang lebih mengerikan banyak orang yang berhamburan pergi mencari al kitab, namun semua al kitab benar-benar tidak ada tulisan di dalamnya, sungguh tuhan akan membinasakan seluruh ciptanNya”. kemudian si fulan terdiam sejenak, saya kembali bertanya “apa yang anda amalkan sehingga anda mendapat pelajaran yang begitu menakjubkan, kemudian si fulan tersenyum dan kemudian menjawab “tidak ada yang saya lakukan kecuali memuji sang pencipta di manapun, kapanpun, dan dalam keadaan apapun”.

PAYUNG SYAFAAT

Titik klimaks dari kehidupan manusia adalah ketika ia menemui kebahagian abadi atau siksaan yang abadi, hanya ada dua pilihan. Alam dunia merupakan alam penentuan, artinya di dunia inilah semua perjalanan untuk hidup di alam berikutnya disaksikan, disaksikan karena sesorang hanya akan bersaksi atas apa yang dialaminya, jelas manusia hanya dapat menyaksikan dan yang memberi tuntunan adalah sang pemilik cahaya abadi, jadi tidak ada alasan untuk sombong bagi seorang hamba.
Tepat di bulan oktober bulan selo(jawa) saya berkumpul bersama di sebuah tempat yang cukup teduh di bawah cahaya rembulan, bercengkrama bersama para sahabat ditemani dengan rasa penuh kesederhanaan dan rasa rindu untuk bertemu sang kekasih abadi. sebuah pertanyaan tiba-tiba terlontar dari bibir ini kepada si Fulan “apa bentuk syafaat yang diberikan Muhammad kepada umatnya kelak”, seketika saja mata ini mulai berkaca-kaca oleh pertanyaan tersebut, semuanya nampak tertunduk ketika si Fulan akan menjawab pertanyaan yang lancang keluar dari mulutku. “Bentuk syafaat Muhammad sangatlah luas, Dia adalah Rahmatanlilalamiin Dia adalah rahmat bagi seluruh jagad raya, apa yang engkau rasakan saat ini adalah syafaat, apa yang engkau lihat adalah syafaat, perputaran tata surya adalah syafaat, perkembangan teknologi pun merupakan syafaat, jagad raya samapai detik ini masih tetap berputar itu karena syafaat Muhammad, ketika aliran syafaat itu telah di putus maka sungguh jagad raya akan diakhiri, namun ada bentuk syafaat yang tidak semua orang bisa mendapatkannya kecuali orang-orang yang benar-benar makmum kepada Muhammad, orang-orang yang menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk senantiasa memuji dan mencintaiNya, orang-orang itu akan menyaksikan dirinya mendapatkan payung syafaat Muhammad, berwujud payung dan berwarna hitam, dan sungguh orang yang berakal sehat dan berilmu sangat ingin berada di bawah naungan payung itu. Payung itulah yang akan menaungi kelak di alam Mahsyar”. Semoga kita selalu dalam BimbinganNya.

ANAK CUCU DAJJAL

Suatu hari kami bersama duduk-duduk dan saling bercengkrama, ditemani secangkir kopi dan hembusan semilir angin. Hilir mudik lalu lalang orang sibuk mencari kenikmatan dunia, mencari kesenangan yang hanya sesaat. Namun itu semua terhapus oleh sejuk dan damainya suasana. yaa, kenikmatan yang seperti ini merupakan syafaat Muhammad, hingga hari akhir. Kemudian si Fulan memulai pembicaraan “Seandainya saja mereka dapat melihat, dan mereka diberi kuasa untuk melihat bahwa sesungguhnya jalan yang mereka lewati penuh sesak dengan anak cucu dajjal, mereka pasti lebih memilih untuk diam di hunian mereka”. kemudian ia tersenyum, aku pun menjadi penasaran, apa yang dimaksud si Fulan dengan anak cucu dajjal. kemudian aku bertanya, “apakah yang anda maksud dengan anak cucu dajjal? apakah mereka makhluk yang menyeramkan?”. Ia tertawa kecil sembari menghisap batang rokok yang selalu ada di tangannya, kemudian ia menjawab “Oh, tentu saja mereka bukan makhluk yang mengerikan, mereka berpenampilan serba bagus dan indah, mereka mengenakan jubah dan surban yang melilit kepala mereka, mereka berduyun-duyun dengan jumlah yang begitu banyak menuju ke arah selatan, tak tampak salah satu dari mereka yang berpenampilan buruk, mereka nampak alim, namun satu hal yang tak dapat mereka sembunyikan, mereka tak akan sekali-sekali menyebut nama Muhammad, dan wajah mereka gelap dan suram, mereka bagaikan keledai yang tolol, sangat jelas mereka membawa kesesatan yang nyata”. Kemudian kembali saya bertanya “di manakah anda waktu itu?” si fulan menjawab “Hehehe, tentu saja perjalanan ruh tak terbatas, namun waktu itu saya tepat di antara mereka, sungguh tak ada jalan ataupun celah untuk bergerak, tubuh ini seperti hanyut terbawa arus mereka, hanya syafaat, ya, hanya syafaat yang mampu menolong”.
Read More >>


Nikmati saja hidupmu, wahai sahabat…
Usahlah engkau bersedih dan mengeluh,
engkau di dunia ini tak akan selamanya,
esokpun engkau akan berpulang,

kembali padaNya… menemuiNya,
Usah engkau risaukan duniamu,
akhirat yang abadi lebih mulia,
bersiaplah engkau untuknya,
Tak perlu banyak bicara,
lakukan saja yang engkau bisa,
ada Dia yang selalu melihatmu,
ada Dia yang selalu mendengar doa-doamu,
ada Dia yang setia menemanimu,
Yakinlah, engkau tak pernah sendiri lagi,
engkau bahagia bersamaNya, bukan?
Rasakanlah kehadiranNya yang setiap saat dekat denganmu,
bahkan ia lebih dekat dari urat nadimu sekalipun,
Lalu…Apalagi alasanmu untuk bersedih?
Apa lagi alasanmu untuk dapat menumpahkan keluhmu?
Apa lagi alasanmu untuk pamerkan kecengenganmu?
Apa lagi alasanmu untuk tidak berbuat, saat kesempatan berbuat begitu luas terbuka?
ia ada untuk engkau isi,
kesempatan itu untuk engkau taklukkan,
So, jangan pernah ragu lagi,
engkau sudah sangat kuat bersamaNya,
engkau sangat luar biasa dalam bimbinganNya,
engkau mampu taklukkan egomu,
engkau mampu runtuhkan kelumu,
engkau mampu robohkan karang kesombonganmu itu,
engkau mampu berlemah lembut,
engkau bisa berkasih sayang,
engkau akan selalu memiliki jiwa yang lapang,
untuk kembali menerbitkan senyumanmu,
senyuman terindah yang engkau miliki,
Yakinlah bahwa engkau mampu,
maka engkau benar-benar mampu, wahai sahabatku…
Semangat berjuang!
gigih berdoa,
jangan pernah engkau lupa, ada Dia bersamamu,
Semoga engkau selalu ingat,
ada yang mengharapkan kebaikan-kebaikanmu,
kenanglah saat-saat engkau menderita,
maka engkau akan mampu berbagi di saat bahagiamu
sumbangkanlah walau sepotong senyumanmu,
sampaikanlah walau sebait nasehatmu,
bagilah walau satu kata motivasimu hari ini,
maka engkau akan bahagia…
Read More >>

Artikel Rekomendasi

Berita Online Okezone

Kumpulan Cerita Motivasi | Artikel Motivasi

ShoutMix chat


ShoutMix chat widget

Popular Pos 2