Tampilkan postingan dengan label Mutiara Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mutiara Islam. Tampilkan semua postingan


Masa lalu boleh sesekali dikenang | masa depan yang harus terus dijelang

Masa lalu takkan pernah terulang | jangan biarkan ia selalu membayang

Membelakangi cahaya hanya hasilkan bayang | hadaplah kedepan maka kaulihat terang

Cinta bukan tentang masa yang sudah dilewati | tapi cinta berkisah tentang masa kini dan nanti

Cinta bukan romantisme wanita-lelaki | tapi berkisah kasih antara suami-istri


==================================================================


every sightseeing should be a great deal | without you it's been like countless ordeal

going places, seeing things, meeting peoples | but still you I love the most

going back and forth until this day of fourth | cannot choose between you and Islam because I love you both

the sun rise in the east, set to the west | I'm now around west, and you're my sun

a lovestory even Shakespeare can't compose | a fantasy even Rowling can't imagine | we walk through it - you and me

will we meet again, that's something I know nothing | craving each other is caring, start praying for Allah is All-Hearing

==================================================================


"wahai orang-orang yang beriman, penuhilah janji-janji itu" (QS 5:1) | penuhi janji kepada Allah dan manusia

penuhi janji, atau jangan berjanji | bila sudah tak mampu penuhi, jangan menambah janji | hanya akan mengiris luka lagi

benar-benar pada janji terdapat asa bagi yang terjanji | dan asa akan berubah jadi luka bila belum tertunai

dan bila syahadat adalah janji setia pada Allah Tuhan Semesta | maka pernikahan adalah janji setia pada istri sang buah mata

untuk lelaki menunaikan janji bukan prestasi | namun sebuah kewajiban yang harus dipenuhi

karena setiap janji yang tak tertunai adalah aib | yang menjadi rekam jejak atas tanggung jawab

maka lelaki yang sejati | tak pandai umbar janji | karena setiap janji bernilai | pertanda harga diri

lelaki dilihat dari kata-katanya | bila sudah berdusta | tiada apa yang bisa dipercaya

==================================================================

mencintai lalu menikahi itu perjuangan karenanya bertanggungjawab | mencintai lalu memacari itu tanpa komitmen dan miskin tanggungjawab

punya pacar itu mudah bagi lelaki, tiada tantangan sama sekali | beda dengan menikahi, hanya bagi yang punya nyali

"kita kan masih remaja, kita coba-coba dulu aja" | mau aja jadi coba-coba, sampel kali

"nikah itu nggak mudah, perlu persiapan, kita pacaran dulu aja" | udah tau dia nggak siap, mau aja dimanfaatin

"nggak usahlah pacaran, kita kakak adik aja" | modus dah, kakak adik maunya sama cewek? jelas jelas pengen TTM tuh, Teman Tapi Mesum

"aku mencintaimu selamanya, sampai kapanpun" | emang hidup sinetron korea? get a life! kata-kata mah semua bisa

"kita jalanin dulu, liat deh kedepannya gimana" | sebenernya dia pengen ngomong "luh cuma serep gue, kalo ada yang lebih.. luh, gue, end"

mencintai itu jangan maksa | kalo belum siap jangan dijajal | pacaran cuma buat hargamu jadi obral | siapapun bisa deketi kamu

pacaran mah semua indah, karena penuh penipuan | setelah kamu kasih semua, baru tau sikapnya kayak apa

wajar aja lelaki pacaran, sama kamu sukanya kasar dan jahat | jangankan sama kamu, sama Allah aja dia berani maksiat

"nggak kok pacar saya baik" | kalo dia beneran baik nggak akan jerumusin kamu ke maksiat, cape deh

lelaki baik itu nggak menodai wanita dengan rayunya | juga nggak mendekati wanita selain ke bapaknya

kalo pacarmu beneran baik, dia akan putusin kamu | supaya kamu dan dia nggak terjerat maksiat khalwat (bedua-duaan tanpa mahram)

kalo pacarmu beneran sayang | dia bakal beliin kamu buku #UdahPutusinAja | supaya kamu ngerti cinta sejati #eaa #promosi XD

yang beneran sayang sama kamu mikirin masa depanmu | bukan membahayakan dan merusaknya dengan pacaran denganmu

cinta itu mengayakan bukan merusak kehormatan diri | ia tentang masa depan bukan hanya hari ini

==================================================================

kutitipkan asa hingga pulang | kubawa rindu ke tanah seberang

memang tiada cukup waktu bersama untuk dikenang | kutinggalkan semua dalam pengawasan Allah lalu bertenang

kurisaukan angin yang kelak membawaku pergi darimu | dan jaraklah yang bertanggung jawab atas rasa rindu

bila engkau rindukan aku jangan dengan airmata | cukup dengan sujud pada Tuhan-mu dan berdoa

==================================================================

aku menemani istriku seolah-olah itu perjumpaan terakhir | dan meninggalkan anakku seolah-olah takkan bertemu lagi

aku takut melampiaskan amarah pada anak-anak | karena aku khawatir itu yang terakhir mereka ingat

aku benci pergi dari istriku dalam keadaan marah | karena bisa jadi itu yang terakhir yang dia kenang

aku menulis agar anak-anakku mengenal persis siapa ayahnya | bukan dari lisan orang lain tapi dari tulisan ayahnya

aku meninggalkan istriku karena aku tahu persis | bahwa yang dia dan aku cari tiada ada di rumah

di medan perang ada nikmat yang tak disediakan ranjang | di medan dakwah ada bahagia yang tak didapat di rumah

mencintaimu itu anugerah | membencimu itu musibah
Read More >>

Dari Ali bin Abi Thalib ra bahwa dia berkata: Nabi SAW ditanya tentang keutamaan-keutamaan tarawih di bulan Ramadhan. Kemudian beliau bersabda:

1.> Orang mukmin keluar dari dosanya pada malam pertama, seperti saat dia dilahirkan oleh ibunya.

2.> Dan pada malam kedua, ia diampuni, dan juga kedua orang tuanya, jika keduanya mukmin.

3.> Dan pada malam ketiga, seorang malaikat berseru dibawah ‘Arsy: “Mulailah beramal, semoga Allah mengampuni dosamu yang telah lewat.”

4.> Pada malam keempat, dia memperoleh pahala seperti pahala membaca Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Furqan (Al-Quran).

5.> Pada malam kelima, Allah Ta’ala memeberikan pahala seperti pahala orang yang shalat di Masjidil Haram, masjid Madinah dan Masjidil Aqsha.

6.> Pada malam keenam, Allah Ta’ala memberikan pahala orang yang berthawaf di Baitul Makmur dan dimohonkan ampun oleh setiap batu dan cadas.

7.> Pada malam ketujuh, seolah-olah ia mencapai derajat Nabi Musa a.s. dan kemenangannya atas Fir’aun dan Haman.

8.> Pada malam kedelapan, Allah Ta’ala memberinya apa yang pernah Dia berikan kepada Nabi Ibrahin as

9.> Pada malam kesembilan, seolah-olah ia beribadat kepada Allah Ta’ala sebagaimana ibadatnya Nabi saw.

10.> Pada Malam kesepuluh, Allah Ta’ala mengaruniai dia kebaikan dunia dan akhirat.

11.> Pada malam kesebelas, ia keluar dari dunia seperti saat ia dilahirkan dari perut ibunya.

12.> Pada malam keduabelas, ia datang pada hari kiamat sedang wajahnya bagaikan bulan di malam purnama.

13.> Pada malam ketigabelas, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari segala keburukan.

14.> Pada malam keempat belas, para malaikat datang seraya memberi kesaksian untuknya, bahwa ia telah melakukan shalat tarawih, maka Allah tidak menghisabnya pada hari kiamat.

15.> Pada malam kelima belas, ia didoakan oleh para malaikat dan para penanggung (pemikul) Arsy dan Kursi.

16.> Pada malam keenam belas, Allah menerapkan baginya kebebasan untuk selamat dari neraka dan kebebasan masuk ke dalam surga.

17.> Pada malam ketujuh belas, ia diberi pahala seperti pahala para nabi.

18.> Pada malam kedelapan belas, seorang malaikat berseru, “Hai hamba Allah, sesungguhnya Allah ridha kepadamu dan kepada ibu bapakmu.”

19.> Pada malam kesembilan belas, Allah mengangkat derajat-derajatnya dalam surga Firdaus.

20.> Pada malam kedua puluh, Allah memberi pahala para Syuhada (orang-orang yang mati syahid) dan shalihin (orang-orang yang saleh).

21.> Pada malam kedua puluh satu, Allah membangun untuknya sebuah gedung dari cahaya.

22.> Pada malam kedua puluh dua, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari setiap kesedihan dan kesusahan.

23.> Pada malam kedua puluh tiga, Allah membangun untuknya sebuah kota di dalam surga.

24.> Pada malam kedua puluh empat, ia memperoleh duapuluh empat doa yang dikabulkan.

25.> Pada malam kedua puluh lima , Allah Ta’ala menghapuskan darinya azab kubur.

26.> Pada malam keduapuluh enam, Allah mengangkat pahalanya selama empat puluh tahun.

27.> Pada malam keduapuluh tujuh, ia dapat melewati shirath pada hari kiamat, bagaikan kilat yang menyambar.

28.> Pada malam keduapuluh delapan, Allah mengangkat baginya seribu derajat dalam surga.

29.> Pada malam kedua puluh sembilan, Allah memberinya pahala seribu haji yang diterima.

30.> Dan pada malam ketiga puluh, Allah ber firman : “Hai hamba-Ku, makanlah buah-buahan surga, mandilah dari air Salsabil dan minumlah dari telaga Kautsar. Akulah Tuhanmu, dan engkau hamba-Ku.”
Read More >>
  •  
  • Selamat pagi dunia... satu hari berganti dan sampai dimana kita, dari jejak keseratus kematian. Jika Al-Faruq telah membakar kapalnya. Maka apa yang sudah kita lakukan untuk tetap konsisten. Ayo berjuang, karena kitalah da'i itu, bukan siapa-siapa.
  • Hiasilah tidurmu dengan tetesan air wudhu, pejamkan matamu dengan alunan dzikrullah... Selimutilah tidurmu dengan kalimat syahadat, alaskanlah tidurmu dengan sepotong doa.
  • Manusia sejati adalah manusia yang selalu menyadari kelemahan dan kerapuhan dirinya sehingga ia selalu berusaha terus menerus memperbaiki diri, sampai ia datang ke hadapan Penguasa kehidupan ini dengan penuh ketenangan.
  • Wanita diciptakan bukan dari tulang rusuk atas untuk memerintah, bukan dari rusuk bawah untuk dipijak, tetapi letaknya rusuk itu di bagian dada dan berdekatan dengan tangan, berarti tangan yang membelai dan hati yang mempunyai perasaan dan kasih sayang.
  • Selemah-lemahnya manusia ialah orang yang tak mau mencari sahabat dan orang yang lebih lemah dari itu ialah orang yang menyia-nyiakan sahabat yang telah ia cari.
  • Mengaku kekurangan diri adalah tangga kesempurnaan budi, keberanian yang luar biasa itu adalah berusaha terus mengisi kekurangan. Semoga apa (kelebihan dan kekurangan) yang di dapat hari ini bisa kita petik hikmahnya, karena orang yang mukmin, kapan dan di manapun ia menemukannya, maka ia lah yang paling berhak menerimanya.
  • Ketika kehidupan memberi seribu alasan untuk menangis. Tunjukkanlah bahwa kamu punya sejuta alasan untuk tersenyum... Ketika kamu merasa yang terlemah, ingatlah bahwa ada orang yang selalu tersenyum untuk menguatkanmu.
  • Ketika waktu terus berjalan dan umur telah ditentukan, tak kita sadari saat kita melangkah ke depan tanpa berbuat sesuatu yang berarti untuk orang lain itu sesungguhnya kebodohan. Mencari kepuasan untuk dunia tidak akan ada akhirnya, dan siapkah kita seumpama nyawa kita di ambil saat ini, detik ini? Siapkah kita meninggalkan orang-orang yang kita cintai tanpa meninggalkan kesan dan pesan berarti untuk mereka?
  • Telah disampaikan oleh Ibnu Qoyyim bahwa pada hari-hari akhir hayatnya Ibnu Taimiyah berkata: "Demi Allah, sejak aku memasuki akil baligh hingga saat ini, aku tidak yakin bahwa aku bisa menjalankan ajaran Islam dengan baik. Karenanya aku selau berusaha memperbaiki ke Islaman ku" ...... Bagaimana dengan kita?
  • Selalu ada harapan dalam keyakinan, selalu ada keteguhan dalam kesabaran, selalu ada hikmah dalam kesykuran... Rangkullah dakwah sebagai cinta, dekaplah dengan pengorbanan, hangatkan dengan ukhuwah, sirami dengan air mata malammu, hiasi harinya dengan taqwa, sempurnakan wujudnya dengan akhlak mulia, jadikan di hatimu sebagai pelita... Untuk saudara-saudaraku yang tak pernah lelah berjuang. Teruslah berjuang dan berkarya... Innallaha ma'anaa... Dan jikalau pengorbanan ini yang akan mengantarkan kita ke syurga, mengapa kita harus ragu?

Read More >>

Kesempurnaan yang paling sempurna adalah tafakkuh (mendalami) agama, sabar menghadapi musibah dan ekonomis dalam mengeluarkan biaya hidup.
———————————————————————————–
Kuwasiatkan lima hal kepadamu:
1. jika engkau dizalimi, jangan berbuat zalim,
2. jika mereka mengkhianatimu, janganlah engkau berkhianat,
3. jika engkau dianggap pembohong, janganlah marah,
4. jika engkau dipuji, janganlah gembira, dan
5. jika engkau dicela, kontrollah dirimu
————————————————————————————–
Ambillah nasihat baik dari orang yang mengucapkannya meskipun ia tidak mengamalkannya
————————————————————————————-
Sesungguhnya Allah membenci seseorang yang meminta-minta kepada orang lain berkenaan dengan kebutuhannya, dan menyukai hal itu (jika ia meminta kepada)-Nya. Sesungguhnya Ia suka untuk diminta setiap yang dimiliki-Nya
—————————————————————————————
Alangkah mungkin orang yang tamak kepada dunia akan mendapatkannya di dunia. Akan tetapi, ketika ia mendapatkan seluruhnya, dunia itu akan menjadi bala` baginya dan ia menjadi sengsara karenanya. Dan alangkah mungkin seorang membenci urusan akhirat. Akan tetapi, ia dapat menggapainya kemudian dan ia hidup bahagia karenanya.

————————————————————————————-
Jika sesuatu digabung dengan yang lain, tidak ada gabungan yang lebih indah dari kesabaran yang digabung dengan ilmu.
————————————————————————————-
Tiga hal adalah kemuliaan dunia dan akhirat: memaafkan orang yang menzalimimu, menyambung tali persaudaraan terhadap orang yang memutuskannya, dan sabar ketika engkau diperlakukan sebagai orang bodoh.
———————————————————————————-
“Seorang alim yang dapat dimanfaatkan ilmunya lebih utama dari tujuh puluh ribu abid.
————————————————————————————
“Jika mulut seseorang berkata jujur, maka perilakunya akan bersih, jika niatnya baik, maka rezekinya akan ditambah, dan jika ia berbuat baik kepada keluarganya, maka umurnya akan ditambah.
———————————————————————
Alangkah mungkin orang yang tamak kepada dunia akan mendapatkannya di dunia. Akan tetapi, ketika ia mendapatkan seluruhnya, dunia itu akan menjadi bala` baginya dan ia menjadi sengsara karenanya. Dan alangkah mungkin seorang membenci urusan akhirat. Akan tetapi, ia dapat menggapainya kemudian dan ia hidup bahagia karenanya.
————————————————————————
Janganlah malas dan suka marah, karena keduanya adalah kunci segala keburukan. Barang siapa yang malas, ia tidak akan dapat melaksanakan hak (orang lain), dan barang siapa yang suka marah, maka ia tidak akan sabar mengemban kebenaran
————————————————————————-
Silaturahmi dapat membersihkan amalan, memperbanyak harta, menghindarkan bala`, mempermudah hisab (di hari kiamat) dan menunda ajal tiba.
—————————————————————————–
Tiada keutamaan seperti jihad dan tiada jihad seperti menentang hawa nafsu.
——————————————————————————-
Bersikaplah wara, berusahalah selalu, jujurlah, dan berikanlah amanat kepada orangnya, baik ia adalah orang baik maupun orang fasik. Seandainya pembunuh Ali bin Abi Thalib a.s. menitipkan amanat kepadaku, niscaya akan kuberikan kepadanya.
———————————————————————————-
Ucapkanlah kepada orang lain kata-kata terbaik yang kalian senang jika mereka mengatakan itu kepadamu.
—————————————————————————–
Hamba yang paling celaka adalah hamba yang berwajah dan bermulut dua; ia memuji saudaranya di hadapannya dan menghibahnya di belakangnya, jika saudaranya itu dianugerahi nikmat, ia iri dan jika ia ditimpa musibah, ia menghinanya.
———————————————————————————
Semua mata pasti akan menangis pada hari kiamat kecuali tiga mata: mata yang bangun malam di jalan Allah, mata yang menangis karena takut kepada-Nya dan mata yang tidak pernah melihat hal-hal yang diharamkan oleh Allah.
————————————————————————————–
Sesungguhnya Allah mencintai hamba yang banyak berdoa. Oleh karena itu, berdoalah pada waktu ashar hingga matahari terbit, karena pada waktu itu pintu-pintu langit terbuka, rezeki-rezeki dibagikan dan hajat-hajat penting dikabulkan
———————————————————————————-
Sesuatu yang paling utama di sisi Allah adalah engkau meminta segala yang dimiliki-Nya.
——————————————————————————————
Doa yang paling cepat dikabulkan adalah doa seorang hamba untuk saudaranya tanpa sepengetahuannya.
—————————————————————————————
Perumpamaan orang yang tamak bagaikan ulat sutra. Ketika sutra yang melilitnya bertambah banyak, sangat jauh kemungkinan baginya untuk bisa keluar sehingga ia akan mati kesedihan di dalam sarangnya sendiri.
————————————————————————————–
Tiga kriteria yang penyandangnya tidak akan meninggal dunia kecuali ia telah merasakan siksanya: kezaliman, memutuskan tali silaturahmi dan bersumpah bohong, yang dengan sumpah tersebut berarti ia telah berperang melawan Allah.
—————————————————————————————–
“Orang yang mencari ilmu dengan tujuan mendebat ulama (lain), mempermalukan orang-orang bodoh atau mencari perhatian manusia, maka bersiap-siaplah untuk menempati neraka. Kepemimpinan tidak berhak dimiliki kecuali oleh ahlinya.
————————————————————————————
Sesungguhnya pahala orang yang mengajarkan ilmu adalah seperti pahala orang yang belajar darinya, dan ia masih memiliki kelebihan darinya. Oleh karena itu, pelajarilah ilmu dari ahlinya dan ajarkanlah kepada saudara-saudaramu sebagaimana ulama telah mengajarkannya kepadamu.
——————————————————————————————————-
Ketika Allah menciptakan akal, Ia berfirman kepadanya: Kemarilah! Ia pun menghadap. Ia berfirman kembali: Mundurlah! Ia pun mundur. Kemudian Ia berfirman: Demi kemuliaan dan keagungan-Ku, Aku tidak pernah menciptakan makhluk yang lebih Kucintai darimu, dan Aku tidak akan menyempurnakanmu kecuali bagi orang yang Kucintai. Semua perintah, larangan, siksa dan pahala-Ku tertuju kepadamu.
——————————————————————————————-
Engkau dapat dikatakan rendah hati jika, engkau rela duduk di sebuah majelis yang lebih rendah dari kedudukanmu, mengucapkan salam kepada orang yang kau jumpai, dan menghindari debat meskipun engkau benar.
——————————————————————————————-
Ghibah adalah engkau membicarakan aib yang dimiliki oleh saudaramu yang Allah telah menutupnya sehingga tidak diketahui oleh orang lain, dan menuduh adalah engkau membicarakan aib yang tidak dimiliki olehnya.
—————————————————————————————–
Allah akan memberikan hadiah bala` kepada hamba-Nya yang mukmin sebagaimana orang yang bepergian akan selalu membawa hadiah bagi keluarganya, dan menjaganya dari (godaan) dunia sebagaimana seorang dokter menjaga orang yang sakit.
—————————————————————————————-
Orang yang paling menyesal di hari kiamat adalah orang yang berbicara keadilan dan ia sendiri tidak melaksanakannya.
————————————————————————————
Seorang hamba bisa dikatakan alim jika ia tidak iri kepada orang yang berada di atasnya dan tidak menghina orang yang berada di bawahnya.
————————————————————————————
Tidak akan bermaksiat kepada Allah orang yang mengenal-Nya.
——————————————————————————————–
Sesungguhnya Allah akan menghisab hamba-hamba-Nya pada hari kiamat sesuai dengan kadar akal yang telah dianugerahkan kepada mereka di dunia.
—————————————————————————————-
Orang-orang membinasakan diri mereka sendiri jika dalam diri mereka terdapat kebiasaan buruk, sombong, tamak dan hasud
————————————————————————————–
Faqih yang sebenarnya adalah orang yang zahid terhadap dunia, rindu akhirat dan berpegang teguh kepada sunnah Rasulullah SAW”
—————————————————————————————–
Allah membenci pencela yang tidak memiliki harga diri.
————————————————————————————–
Barang siapa yang mengeluarkan fatwa tanpa ilmu yang cukup, maka ia akan dilaknat oleh malaikat rahmat dan azab serta dosa orang yang mengamalkan fatwanya akan dipikul olehnya.
—————————————————————————————–
Ibadah yang terbaik adalah menjaga perut dan kemaluan.
—————————————————————————————-
Sesungguhnya Allah azza wa jalla menyukai orang-orang yang suka bergurau dengan orang lain dengan syarat tanpa cela-mencela
Read More >>
❥ BEGITU banyak orang yang mudah bersedih menangisi karena kehilangan hartanya,pekerjaannya,cintanya,kekasihnya atau orang-orang yang dicintainya..

❥ Tapi ia sendiri tidak merasa bersedih dan menangis ketika kehilangan imannya,TUHAN nya, kelembutan hatinya atau kebaikan dalam dirinya..

❥ Maka disinilah pertanda betapa keras hatinya dalam menerima Rahmat dan hidayah NYA..

❥ Padahal hanya dengan Rahmat NYA lah yang menjadikan ia senantiasa ada dijalan NYA..

❥ Dan tanpa Rahmat NYA dan taubat kepada NYA maka tersesatlah ia dijalan NYA tanpa seorangpun yang mampu menolongnya sehingga ia menjadi manusia yang hina didunia dan akhirat,dan kekal didalam neraka jahanam tanpa ada yang bisa menolongnya..

❥ Karena hanya dengan Rahmat NYA lah yang mampu menyelamatkan seseorang dari adzab NYA..

❥ Maka ketika kau jauh dari jalan NYA dengan senantiasa melalaikan perintah NYA dan berbuat dosa dihadapan NYA maka itu bukan berarti karena tiada Rahmat dan hidayah NYA yang turun kepadamu..

❥ Tapi boleh jadi karena hatimu yang menolaknya,sehingga terkunci mati hatimu karena dosa dan penyakit dalam hatimu..

❥ Maka dari itu sebelum ALLAH mengunci mati hatimu dan memalingkan Rahmat NYA darimu..

❥ Maka bertaubatlah dan kembali lembutkan hati,karena salah satu tanda telah mendapatkan Rahmat ALLAH..

❥ Ketika hati menjadi lembut dan apa-apa yang ALLAH berikan dan ALLAH sampaikan menjadi kebaikan bagimu..

♥Semoga BERMANFAAT,,,
Read More >>
Janganlah kalian saling mendengki, saling menfitnah (untuk suatu persaingan yang tidak sehat), saling membenci, saling memusuhi dan jangan pula saling menelikung transaksi orang lain. Jadilah kalian hamba Allah yang bersaudara. Seorang muslim adalah saudara muslimnya yang lain, ia tidak menzhaliminya, tidak mempermalukannya, tidak mendustakannya dan tidak pula melecehkannya. Takwa tempatnya adalah di sini -seraya Nabi SAW menunjuk ke dadanya tiga kali. Telah pantas seseorang disebut melakukan kejahatan, karena ia melecehkan saudara muslimnya. Setiap muslim atas sesama muslim yang lain adalah haram darahnya, hartanya dan kehormatannya. " (HR. Muslim dari Abu Hurairah ra)

Jika didiagnosa dengan pendekatan iman, maka sebab dan sumber segala penyakit sosial umat adalah penyakit hati. Dan salah satu penyakit hati yang sangat ganas serta berbahaya bagi kesehatan hati adalah penyakit dengki. Bahayanya lagi, penyakit dengki ini tidak bekerja sendirian, tetapi -untuk memperparah penyakit hati yang diserangnya- ia melahirkan penyakit-penyakit turunan, sebagaimana disebutkan Nabi SAW di atas, yaitu saling menfitnah, saling membenci, saling memusuhi dan seterusnya.

Secara umum dengki atau iri hati bisa diartikan kebencian terhadap orang lain yang memiliki kenikmatan atau keutamaan yang melebihi dirinya.

Dengki itu bertingkat-tingkat.

Pertama, ada pendengki yang berusaha menghilangkan nikmat yang diperoleh orang yang didengkinya, dengan ucapan seperti fitnah dan perbuatan, meskipun dia tidak mengharapkan nikmat tersebut pindah kepada dirinya.

Kedua, ada pendengki yang selain berusaha menghilangkan nikmat dari orang yang didengkinya, ia juga berusaha memindahkan nikmat tersebut kepada dirinya. Kedua macam dengki tersebut adalah dengki yang sangat tercela. Dan dosa dengki itulah yang merupakan dosa iblis. Iblis dengki kepada Adam karena Allah memberi keutamaan kepada Adam atas segenap malaikat dengan menyuruh para malaikat sujud (sebagai penghormatan) kepada Adam, mengajarkannya nama segala sesuatu dan menempatkannya di Surga. Demikianlah lalu iblis dengan kedengkiannya berusaha mengeluarkan Adam dari Surga.

Ketiga, ada orang yang bila mendengki orang lain, ia tidak melanjutkan dengki itu dalam bentuk ucapan maupun perbuatan. Dan demikian itulah tabiat yang sekaligus kelemahan manusia; hampir selalu menginginkan memiliki apa yang dimiliki orang lain. Menurut riwayat dari Al-Hasan, selama tidak dibuktikan dengan ucapan dan perbuatan, iri hati jenis ini tidak berdosa. Namun tentu, sebaiknya ia hilangkan perasaan dengki dan iri tersebut dari dalam hatinya, hingga tidak menjadi penyakit.

Keempat, ada lagi iri hati yang tidak menginginkan nikmat itu hilang dari kawannya, tetapi ia berusaha keras bagaimana mendapatkan nikmat semacam itu. Jika nikmat tersebut bersifat duniawi, maka tidak ada kebaikannya sama sekali. Iri hati seperti inilah yang juga ditunjukkan oleh orang-orang yang menginginkan kehidupan dunia, seperti yang dilakukan orang-orang kepada Qarun. Allah berfirman:"(Mereka berkata), 'Duhai seandainya kami memiliki sebagaimana yang diberikan kepada Qarun." (Al-Qashash: 79).

Jika nikmat itu bersifat ukhrawi, maka ia adalah kebaikan. Sebagaimana disebutkan oleh Nabi SAW: "Tidak boleh dengki dan iri hati kecuali dalam dua hal; yaitu iri hati terhadap orang yang dikaruniai harta dan dia selalu menginfakkannya pada malam dan siang hari. (juga iri) kepada orang yang diberi kepandaian membaca Al-Qur'an, dan dia membacanya setiap malam dan siang."(HR. Bukhari dan Muslim). Dan inilah yang dinamakan ghibthah (keinginan). Disebut dengan hasad/iri (tetapi yang baik) sebagai bentuk

Sebab-sebab Dengki

Pertama, Karena kecintaan kepada dunia
Rasa dengki pada dasarnya tidak timbul kecuali karena kecintaan kepada dunia. Dan dengki biasanya banyak terjadi di antara orang-orang terdekat; antarkeluarga, antarteman sejawat, antartetangga dan orang-orang yang berdekatan lainnya. Sebab rasa dengki itu timbul karena saling berebut pada satu tujuan.

Kedua, adalah ta'azzuz (merasa paling mulia).
Ia keberatan bila ada orang lain melebihi dirinya. Ia takut bila koleganya mendapatkan kekuasaan, pengetahuan atau harta yang bisa mengungguli dirinya.

Ketiga, takabbur atau sombong.
Ia memandang remeh orang lain dan karena itu dia ingin agar dipatuhi dan diikuti perintahnya. Ia takut bila orang lain memperoleh nikmat, berbalik dan tidak mau tunduk padanya. Termasuk dalam sebab ini adalah kedengkian orang-orang kafir Quraisy kepada Nabi SAW, yang seorang anak yatim tapi kemudian dipilih Allah untuk menerima wahyuNya. Kedengkian orang-orang kafir Quraisy itu dilukiskan Allah dalam firmanNya: "Dan mereka berkata:'Mengapa Al-Qur'an ini tidak diturunkan kepada seorang besar dari salah satu dua negeri (Mekkah dan Thaif) ini?" (Az Zukhruf: 31) Maksudnya, orang-orang kafir Quraisy itu tidak keberatan mengikuti Muhammad, andai saja beliau itu keturunan orang besar, tidak dari anak yatim atau orang biasa.

Keempat, merasa ta'ajub dan heran terhadap kehebatan dirinya.
Hal ini sebagaimana yang biasa terjadi pada umat-umat terdahulu saat menerima dakwah para rasul Allah. Mereka heran manusia yang sama dengan dirinya, bahkan yang lebih rendah kedudukan sosialnya, lalu menyandang pangkat kerasulan, karena itu mereka mendengkinya dan berusaha menghilangkan pangkat kenabian tersebut, sehingga mereka berkata: "Adakah Allah mengutus manusia untuk menjadi Rasul?" (Al Mu'minun: 34).

Allah menjawab keheranan mereka dengan firmanNya: "Dan apakah kamu (tidak percaya) dan heran bahwa datang kepada kamu peringatan dari Tuhanmu dengan perantaraan seorang laki-laki dari golonganmu agar dia memberi peringatan kepadamu dan mudaha-mudahan kamu bertakwa dan supaya kamu mendapat rahmat?" (Al A'raaf: 63)

Kelima, takut mendapat saingan.
Bila seseorang menginginkan atau mencintai sesuatu maka ia khawatir kalau mendapat saingan dari orang lain, sehingga tidak terkabullah apa yang ia inginkan. Karena itu, setiap kelebihan yang ada pada orang lain selalu ia tutup-tutupi. Bila tidak, dan persaingan terjadi secara sportif, ia takut kalau dirinya tersaingi dan kalah.

Keenam, ambisius dalam hal kepemimpinan (hubbur riyasah).
Hubbur riyasah dengan hubbul jah (senang pangkat-kedudukan) adalah saling berkaitan. Ia tidak menoleh terhadap kelemahan dirinya, seolah-olah dirinya tak ada tolok bandingnya. Jika ada orang di pojok dunia yang ingin menandinginya, tentu itu menyakitkan hatinya, ia akan mendengkinya dan menginginkan lebih baik orang itu mati saja atau paling tidak hilang pengaruhnya.

Ketujuh, kikir dalam hal kebaikan terhadap sesama hamba Allah.
Ia gembira jika disampaikan kabar padanya bahwa si fulan tidak berhasil dalam usahanya. Sebaliknya, ia merasa sedih jika diberitakan, si fulan telah berhasil mencapai kesuksesan dan kepangkatan yang dicarinya. Orang semacam ini senang bila orang lain terbelakang dari dirinya, seakan-akan orang lain itu mengambil dari milik dan simpanannya. Ia ingin meskipun nikmat itu tidak jatuh pada dirinya sendiri, agar ia tidak jatuh pada orang lain. Ia tidak saja kikir dengan hartanya sendiri, tetapi kikir dengan harta orang lain. Ia tidak rela Allah memberi nikmat kepada orang lain. Dan inilah sebab kedengkian yang banyak terjadi. Selain hal-hal di atas, mungkin masih ada sebab-sebab kedengkian lain, tapi paling tidak, inilah sebab yang banyak terjadi.

Terapi Mengobati Dengki
Hasad atau dengki adalah penyakit hati yang paling berbahaya. Dan hati tidak bisa diobati kecuali dengan ilmu dan amal. Ilmu tentang dengki yaitu hendaknya kita ketahui tentang hakekat hasad yang sangat membahayakan kita, baik dalam hal agama maupun dunia.

Kedengkian itu setitikpun tidak membahayakan orang yang kita dengki, baik dalam hal agama maupun dunianya, bahkan ia malah memetik manfaat darinya. Dan nikmat itu tidak akan hilang dari orang yang kita dengki hanya karena kedengkian kita. Bahkan seandainya ada orang yang tidak beriman kepada hari Kebangkitan, tentu lebih baik baginya meninggalkan sifat dengki daripada harus menanggung sakit hati yang berkepanjangan dengan tiada manfaat sama sekali, apatah lagi jika kemudian siksa akhirat yang sangat pedih menanti?

Bahkan kemenangan itu ada pada orang yang didengki, baik untuk agama maupun dunia. Dalam hal agama, orang itu teraniaya oleh si pendengki, apalagi jika kedengkian itu tercermin dalam kata-kata, umpatan, penyebaran rahasia, kejelekan, fitnah dsb. Dan balasan itu akan dijumpainya di akhirat. Adapun manfaatnya di dunia, orang pendengki itu tujuannya yang terpenting ialah kesusahan orang yang didengkinya.

Bagaimana dengan orang yang didengki? Konon, bila ulama salaf mendengar ada orang yang iri pada mereka, mereka segera memberi kepada orang tersebut berbagai macam hadiah.

Akhirnya mari kita renungkan kata-kata Ibnu Sirin: 'Saya tidak pernah mendengki kepada seorangpun dalam urusan dunia, sebab jika dia penduduk Surga maka bagaimana aku menghasudnya dalam urusan dunia sedangkan dia berjalan menuju Surga. Dan jika dia penduduk Neraka, bagaimana mungkin aku menghasud dalam urusan dunianya sementara dia sedang berjalan menuju ke neraka." Rasulullah SAW bersabda:"Jauhilah dengki, karena dengki itu memakan kebaikan sebagaimana api makan kayu bakar." (HR. Abu Daud).
Read More >>
Arti dan Pandangan Sebuah Nama Menurut Islam
Arti dan Pandangan Sebuah Nama Menurut Islam

Pada postingan kali ini saya akan memberikan informasi tentang Arti dan Pandangan Sebuah Nama Menurut Islam. Setiap orang tua, pasti berharap bahwa anaknya menjadi orang yang berguna di masa yang akan datang. Menjadi orang yang baik, menurut kepada kedua orang tuanya dan dapat menjungjung tinggi harkat derajat keluarga, negara dan agamanya. Dalam memberi nama seorang anak, jangan asal, karena sebuah nama bisa memberikan pengaruh terhadap karekter anak itu sendiri. Kenapa ? Karena Menurut pandangan islam, nama adalah Do’a. Di saat orang orang memanggil namanya otomatis orang yang memanggil nama anak anda seakan bengucapkan do’a do’a, yang nantinya akan Allah kabulkan Doa yang keluar dari lisan orang-orang yang memanggilnya. Jadi memberi nama anak yang baik dan bermakna sangat penting bagi anak kesayangan anda.
Di sarankan dalam memberi nama kepada anak anda, dengan cara mengambil nama dari nama Allah atau Asma’ul husna dan dari Al-quran. Untuk memberi nama anak dengan nama-nama Asma’ul husna harus di awali dengan ka A’bdul. Contoh, Abdullah, Abdurrahman, Abdul Gony dan nama nama Asma’ul husna lainnya. tafa’ul (mencontoh) kepada orang orang soleh juga bagus untuk memberikan nama anda contoh, mengambil nama dari nama-nama para nabi. Sperti : Yunus, Yusuf, Zakarya dan nama nama nabi lainnya. tafa’ul kepada para sahabat nabi, para wali dan alim ulama yang lainnya sangatatlah bagus untuk nama anak anda.
Ingat di dalam alqur’an terdapat ratusan malah ribuan nama. Nama yang ada dalam al-quran tidaklah bagus semua, ada beberapa nama yang sangat jelek untuk anda berikan kepada buah hati anda. Cotoh nama-nama jelek yang tidak baik untuk anda ya itu seperti nama, syayatin (syaitan), abulahab (nama orang kafir kurais), naril jahim (nama neraka jahannam)  dll.

Sekian dulu, Arti dan Pandangan Sebuah Nama Menurut Islam semoga dapat menambah informasi yang anda butuhkan.
Read More >>

Dalam mengarungi hidup tentu saja kita tidak luput dari kesalahan baik disengaja ataupun tidak, adalah suatu hal yang wajar kita kita menyadari dan memohon maaf atas kesalahan kita kepada orang lain. Dengan kata-kata indah, kata mutiara islami lah salah satu obat penyejuk hati untuk meminta maaf. Berikut ini adalah kumpulan kata mutiara islam penyejuk hati untuk teman-teman pembaca semua, semoga bermanfaat.
                                
Perbanyaklah kamu mengingat mati, karena hal itu bisa membersihkan dosa dan menyebabkan kamu zuhud atau tidak cinta kepada dunia. (Rasulullah)

Niat adalah ukuran dalam menilai benarnya suatu perbuatan, oleh karenanya, ketika niatnya benar, maka perbuatan itu benar, dan jika niatnya buruk, maka perbuatan itu buruk (Imam An Nawawi)

Orang yang paling aku sukai adalah dia yang menunjukkan kesalahanku. (Umar bin Khattab)

Takutlah kamu akan perbuatan dosa di saat sendirian, di saat inilah saksimu adalah juga hakimmu. (Ali bin Abi Thalib)

Sabar memiliki dua sisi, sisi yang satu adalah sabar, sisi yang lain adalah bersyukur kepada Allah. (Ibnu Mas’ud)

lmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu akan menjaga engkau dan engkau menjaga harta. Ilmu itu penghukum (hakim) sedangkan harta terhukum. Kalau harta itu akan berkurang apabila dibelanjakan, tetapi ilmu akan bertambah apabila dibelanjakan. (Sayidina Ali bin Abi Thalib)

Kejahatan yang dibalas dengan kejahatan pula adalah sebuah akhlaq ular, dan kalau kebajikan dibalas dengan kejahatan itulah akhlaq buaya, lalu bila kebajikan dibalas dengan kebajkan adalah akhlaq anjing, tetapi kalau kejahatan dibalas dengan kebajikan itulah akhlaq manusia. (Nasirin)

Orang yang suka berkata jujur akan mendapatkan 3 hal, yaitu : KEPERCAYAN, CINTA dan RASA HORMAT (Sayidina Ali bin Abi Thalib)

Berteman dengan orang bodoh yang tidak mengikuti ajakan hawa nafsunya adalah lebih baik bagi kalian, daripada berteman dengan orang alim tapi selalu suka terhadap hawa nafsunya. (Ibnu Attailllah as Sakandari)

Keluarlah dari dirimu dan serahkanlah semuanya pada Allah, lalu penuhi hatimu dengan Allah. Patuhilah kepada perintahNya, dan larikanlah dirimu dari laranganNya, supaya nafsu badaniahmu tidak memasuki hatimu, setelah itu keluar, untuk membuang nafsu-nafsu badaniah dari hatimu, kamu harus berjuang dan jangan menyerah kepadanya dalam keadaan bgaimanapun juga dan dalam tempo kapanpun juga. (Syekh Abdul Qodir al-Jaelani)

Tanda cinta kepada Allah adalah banyak mengingat (menyebut) Nya, karena tidaklah engkau menyukai sesuatu kecuali engkau akan banyak mengingatnya. (Ar Rabi’ bin Anas)

Pangkal dai semua kebaikan di dunia maupun di akhirat adalah taqwa kepada Allah. (Abu Sualeman Addarani)

Seseorang yang melihat kebaikan dalam berbagai hal berarti memiliki pikiran yang baik. Dan seseoran yang memiliki pikiran yang baik mendapatkan kenikmatan dari hidup (Bediuzzaman Said Nur)

Orang yang terkaya adalah orang yang menerima pembagian (taqdir) dari Allah dengan senang hati. (Ali bin Husein)

Menghidupkan kembali agama berarti menghidupkan suatu bangsa. Hidupnya agama berarti cahaya kehidupan (Bediuzzaman Said Nur)

Kebersamaan dalam suatu masyarakat menghasilkan ketenangan dalam segala kegiatan masyarakat itu, sedangkan saling bermusuhan menyebabkan seluruh kegiatan itu mandeg. (Bediuzzaman Said Nursi)

Penderitaan jiwa mengarahkan keburukan. Putus asa adalah sumber kesesatan; dan kegelapan hati, pangkal penderitaan jiwa. (Bediuzzaman Said Nursi)

Dia yang menciptakan mata nyamuk adalah Dzat yang menciptakan matahari. (Bediuzzaman Said Nursi)

Seorang teman tidak bisa dianggap teman sampai ia diuji dalam tiga kesempatan: pada waktu dibutuhkan, sikap di belakang anda, dan setelah kematian Anda. (Ali ibn abi Talib )

Sikap buruk merusak perbuatan baik, seperti cuka merusak madu. (Nabi Muhammad)

Lakukanlah seluruh aktivitas kita dengan penuh cinta dan hanya mengharapkan keridhaan-Nya sehingga akan bernilai ibadah. Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah kita lelah berjuang. (Anonim)

Manusia yang paling lemah ialah orang yang tidak mampu mencari teman. Namun yang lebih lemah dari itu ialah orang yang mendapatkan banyak teman tetapi menyia – nyiakannya. (Ali bin Abi Thalib)

Berbahagialah siapa yang selalu ingat akan hari akhir, beramal untuk menghadapi hari perhitungan dan merasa puas dengan ala kadarnya. Sementara ia ridha sepenuhnya dengan pemberian Allah. (Saydina Ali R.A.)

Akhlak yang baik adalah surga dalam kalbu. (Dr. Aidh Abdullah al-Qarni)

Hidupmu saat ini yang diwarnai cinta mendalam pada Allah membuat masa lalu menjadi mimpi yang indah dan masa depan yang penuh harapan. (Dr. Ibrahim Elfiky)

Uang + Ahklaqul Karimah akan menjadi modal yang sangat berharga baik untuk Anda sendiri, maupun untuk kemajuan Umat Islam. Kejarlah keduanya. (Anonim)

Hanya satu motivasi yang ada, yaitu Allah. Adapun motivasi lainnya harus dalam rangka “karena dan/atau untuk” Allah. (Anonim)

Apakah kita bisa untuk mengemban misi kita? Insya Allah kita bisa, karena Allah Mahatahu, Allah tahu sampai dimana potensi dan kemampuan kita. Jika kita tidak merasa mampu berarti kita belum benar-benar mengoptimalkan potensi kita. (Anonim)

Deburan ombak yang tiada henti menjadi tanda zikirnya pada sang Pencipta.Bagaimana dengan kita ? (Anonim)

Gerhana matahari lebih baik dari gerhana nurani. Gerhana bulan masih lebih baik dari gerhana akal pikiran. Sedangkan gerhana nafsu adalah keselamatan bagimu (Anonim)

Cintailah kekasihmu sekedarnya saja, siapa tahu nanti akan jadi musuhmu. Dan bencilah musuhmu sekedarnya saja, siapa tahu nanti akan jadi kekasihmu. (Ali bin Abi Thalib)

Rasulullah bersabda :“ Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, maka baginya seperti pahala yang melakukannya” (HR. Muslim)

Sesungguhnya apabila badan sakit maka makan dan minum sulit untuk tertelan, istirahat dan tidur juga tidak nyaman. Demikian pula hati apabila telah terbelenggu dengan cinta dunia maka nasehat susah untuk memasukinya. (Malik bin Dinar)

Read More >>
"Cintailah orang lain sebagaimana engkau mencintai dirimu sendiri, dan janganlah membenci orang lain yang lebih besar daripada kebencianmu terhadap dirimu, namun, sebaik-baik benci adalah benci yang diakhiri dengan penyesalan dan diakhiri dengan saling memaafkan"

"Jangan pernah mengatakan -aku mencintaimu selamanya- sebelum engkau berdo'a dan berharap restu dari Tuhan akan cintamu dan cintanya"

"Sebesar-besar kebohongan adalah yang mengatakan cinta karena Tuhan tetapi cintanya tidak ber-Tuhan"

Cinta itu hampa rasa bila cinta dilahirkan dari hati yang dipenuhi dengan duri-duri prasangka, dan prasangka akan mengakibatkan cinta itu tersiksa"

"Jika cinta kepada Tuhan melebihi cinta dari yang lainnya itu adalah tanda kesempurnaan cinta, namun apabila cinta kepada Tuhan lebih rendah daripada cinta kepada yang lain, itu tanda kecacatan cinta"

"Cinta itu buta bila cinta itu terlahir dari hati yang keruh penuh benci, cinta itu tuli bila dilahirkan dari hati yang tak mau menerima bisikan-bisikan cinta dari Ilahi"

"Salah satu cara untuk mengetahui cinta palsu adalah dengan melihat perbuatannya apakah sama dengan yang diucapkannya"


"Sebesar-besar kebohongan adalah yang mengatakan cinta karena Tuhan tetapi cintanya tidak ber-Tuhan"

Ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu akan menjaga engkau dan engkau menjaga harta. Ilmu itu penghukum (hakim) sedangkan harta terhukum. Kalau harta itu akan berkurang apabila dibelanjakan, tetapi ilmu akan bertambah apabila dibelanjakan.

Cinta terbesar dan cinta hakiki bagi orang yang beriman ialah cinta kepada Allah. Sehingga cinta kepada Allah-lah yang seharusnya menjadi motivator terbesar dan tidak terbatas. Sukses yang sudah Kita alami di masa lalu akan membantu untuk memotivasi Kita di masa yang akan datang.

Keluarlah dari dirimu dan serahkanlah semuanya pada Allah, lalu penuhi hatimu dengan Allah. Patuhilah kepada perintahNya, dan larikanlah dirimu dari laranganNya, supaya nafsu badaniahmu tidak memasuki hatimu, setelah itu keluar, untuk membuang nafsu-nafsu badaniah dari hatimu, kamu harus berjuang dan jangan menyerah kepadanya dalam keadaan bgaimanapun juga dan dalam tempo kapanpun juga.

Read More >>
Bersyukurlah karena kita tidak memiliki semua yang kita inginkan, karena jika iya, apalagi yang hendak kita cari? Bersyukurlah saat kita tidak mengetahui sesuatu, karena itu memberi kita kesempata untuk belajar. Bersyukurlah atas masa-masa sulit yang kita hadapi, karena selama itulah kita akan tumbuh dewasa. Bersyukurlah atas kesalahan-kesalahan yang kita perbuat, karena itu memberi motivasi untuk menjadi lebih baik. (Ziyadaturrahmah)

Ukhuwah yang terbina biarlah seperti seutas tasbih. Ada awal, tapi tiada akhir. Dicipat untuk mengingat-Nya dan disusun untuk mengharap ridha-Nya (Tri Looke)

Wanita shalelah itu perhiasan yang indah, ia lembut tapi tidak lemah, mempesona tapi tetap bersahaja. Ia tahu bagaimana menjaga diri dan keluarga, mengerti bagaimana menjaga akhlak dan kemuliaannya. Ilmunya telah mengangkatnya ke derajat yang lebih dari wanita lain. Mendampinginya merupakan anugerah terindah (Abu Mushab)

Cukuplah seseorang dikatakan berilmu jika ia takut kepada Allah, dan cukuplah seseorang dikatakan bodoh jika ia bangga dengan amalnya (Arni Wijaya)


Sebab kegagalan dapat dibagi menjadi dua : orang yang berfikir tapi tidak mau bertindak dan orang yang bertindah tapi tidak pernah berfikir

Musibah yang diterima dengan sabar – hanya mengharap – ridha Allah semata, adalah lebih bagimu daripada nikmat yang membuatmu lupa kepada-Nya (Arifiyanto)

Tegakkan syariat mulai dari diri kita, bercerminlah sejauh mana kita menjalankannya, seberapa besarkah pengorbanan kita untuknya, setinggi apakah kita mengharap ridha-Nya

Janganlah engkau bebani dirimu dengan hari esokmu, bukankah Allah telah menentukannya untukmu? Maka berusaha dan bersabarlah (Kassiyah)

Tidak ada harga untuk waktu, tapi ia sangat berharga. Memiliki banyak waktu tidak menjadikan kita kaya, tapi menggunakannya dengan benar adalah sumber kekayaan


Percayalah bahwa yang singkat adalah waktu, yang dekat adalah amanah, yang sulit adalah ikhlas, yang akan diinvestasi adalah apa yang kita kerjakan, yang paling bijak adalah saling memaafkan (Aneuk Meutuah)

Islam itu asasnya Syahadat. Tiangnya shalat. Puncaknya jihad. Maka jadilah kamu orang yang mendakwahkan azasnya. Yang memperkokoh tiangnya. Yang berjuang di puncaknya. Atau salah satu darinya. Kalau tidak, kamu pasti merugi. (Mahyuddin HH.)

Kesuksesan itu bukan berapa banyak harta kita kumpulkan, tapi kesuksesan adalah berapa banyak harta yang bisa kita sedekahkan (Toro)


Kelalaian itu merupakan keburukan dan dzikrullah merupakan kemenanga. Tidak ada kebaikan dalam hidup tanpa persaudaraan karena Allah. Kadang seseorang bisa lupa karena harta yang dia lihat atau emas yang dia beli tetapi ia tidak akan melupakan seseorang yang dia cintai karena Allah (Jun)

Semakin bertambah keilmuan dan kekayaan seseorang, akan makin besar pula amanah yang diemban olehnya. Tirulah padi, semakin berisi semakin merunduk (Abdullah Ibn Adam)


Kebenaran tidak diukur dengan banyaknya orang yang mau melakukannya, namun kebenaran adalah apa saja yang mencocoki Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan pemahaman salafus salih (Anisya LM)

Perbanyaklah menanam kebaikan meskipun orang yang menerima kebaikan itu tidak membalas seperti yang kita tanam, pasti akan dipanen hasilnya, entah sekarang atau esok, atau mungkin jadi ladang amal di akhirat kelak (Gilang)

Teman yang benar bukanlah teman yang selalu membenarkan perkataanmu, akan tetapi teman yang benar adalah teman yang selalu berkata benar kepadamu (Salman)


Apabila kesusahan datang menerpa diri dan kecemasan bertumpang tindih menghimpit Anda, ucapkanlah “Laa Ilaah Illallaah” (Maidi)

Hasan Al-Basri berkata : “Aku tahu rizkiku tidak dimakan orang lain, karenanya hatiku tenang. Aku tahu amalan-amalanku tidak mungkin dilakukan orang lain, maka aku sibukkan diriku dengan beramal. Aku tahu Allah selalu melihatku,karenanya aku malu bila Allah mendapatiku melakukan maksiat. Aku tahu kematian menantiku, maka aku persiapkan bekal tuk berjumpa dengan Rabb-ku”


Semoga dengan membaca Kata Mutiara Islam dan Kata Bijak Islami diatas bisa menjadikan kita orang yang selalu di jalan kebaikan dan Orang yang selalu mendapatkan rahmat dari Alloh SWT, Amin.. Amin... Amin.
Read More >>
  •  
  • Permulaan kebaikan dipandang ringan, tetapi akhirnya dipandang berat. Hampir-hampir saja pada permulaannya dianggap sekadar menuruti khayalan, bukan pikiran; tetapi pada akhirnya dianggap sebagai buah pikiran, bukan khayalan. Oleh karena itu, dikatakan bahwa memelihara pekerjaan lebih berat dari pada memulainya
  • Memulai pekerjaan adalah sunnah, sedangkan memeliharanya adalah wajib
  • Jika engkau ingin mengetahui watak seseorang, maka ajaklah dia bertukar pikiran dengan mu. Sebab, dengan bertukar pikiran itu, engkau akan mengetahui kadar keadilan dan ketidakadilannya, kebaikan dan keburukannya
  • Duduklah bersama orang-orang bijak, baik mereka itu musuh atau kawan. Sebab, akal bertemu dengan akal
  • Sebaik-baik kehidupan adalah yang tidak menguasaimu dan tidak pula mengalihkan perhatiaanmu (dari mengingat Allah SWT)
  • Tanyailah hati tentang segala perkara karena sesungguhnya ia adalah saksi yang tidak akan menerima suap
  • Kecemburuan seorang wanita adalah kekufuran, sedangkan kecemburuan seorang laki-laki adalah keimanan.
  • Berbicaralah, niscaya kalian akan dikenal karena sesungguhnya seseorang tersembunyi dibawah lidahnya
  • Sesungguhnya hati memiliki keinginan, kepedulian, dan keengganan. Maka, datangilah ia dari arah kesenangan dan kepeduliaannya. Sebab, jika hati itu dipaksakan, ia akan buta
  • Tidak ada kenikmatan di dunia ini yang lebih besar dari pada panjang umur dan badan yang sehat
  • Sesungguhnya wanita (sanggup) menyembunyikan cinta selama empat puluh tahun, namun tidak (sangup) menyembunyikan kebenciaan walau hanya sesaat.
  • Tiga hal yang menyelamatkan, yaitu; takut kepada Allah, baik secara diam-diam maupun terang-terangan; hidup sederhana, baik di waktu miskin maupun kaya; dan berlaku adil, baik diwaktu marah maupun ridha
  • Tiga macam orang yang tidak diketahui kecuali dalam tiga situasi; (pertama) tidak diketahui orang pemberani kecuali dalam situasi perang. (kedua) tidak diketahui orang yang penyabar kecuali ketika sedang marah. (ketiga) tidak diketahui sebagai teman kecuali ketika (temannya) sedang butuh
  • Barang siapa yang dalam urusannya berada pada posisi tidak memikirkan akibatnya, maka dia telah menghadapkan dirinya pada musibah yang besar
  • Diantara taufik adalah berhenti ketika ragu
  • Diantara amal kebajikan yang paling utama adalah; berderma di saat susah, bertindak benar ketika sedang marah, dan memberi maaf ketika mampu untuk menghukum
  • Kebajikan adalah apa yang dirimu merasa tenang padanya dan hatimu merasa tentram karenanya. Sedangkan dosa adalah yang jiwamu merasa resah karenanya dan hatimu menjadi bimbang
  • Jika perkataan keluar dari hati, maka ia akan berpengaruh terhadap hati, dan jika ia keluar dari lidah, maka ia tidak akan mencapai telinga
  • Janganlah engkau merendahkan seseorang karena kejelekan rupanya dan pakaiannya yang usang, karena sesungguhnya Allah ta’ala hanya memandang apa yang ada dalam hati dan membalas segala perbuatan
  • Janganlah engkau teregsa-gesa mencela seseorang karena dosanya. Sebab barangkali dosanya telah diampuni. Dan janganlah engkau merasa aman akan dirimu karena suatu dosa kecil. Sebab, barangkali engkau akan diazab karena dosa kecilmu itu
  • Jauhilah olehmu posisi mengemukakan alasan. Sebab, ada kalanya alasan justru menetapkan kesalahan terhadap orang yang berdalih itu, meskipun dia bersih dari dosa itu
  • Barangsiapa yang telah kehilangan keutamaan kejujuran dalam pembicaraannya, maka dia telah kehilangan akhlaknya yang termulia
  • Buruk sangka melayukan hati, mencurigai orang yang terpercaya, menjadikan asing kawan yang ramah, dan merusak kecintaan saudara
  • Janganlah engkau merasa senang dengan banyaknya teman, selama mereka bukan orang yang baik-baik. Sebab, kedudukan teman seperti api, sedikitnya adalah kenikmatan, sedangkan banyaknya adalah kebinasaam
  • Sebaik-baik teman, jika engkau tidak membutuhkannya, dia akan bertambah dalam kecintaannya kepadamu, dan jika engkau membutuhkannya, dia tidak akan berkurang sedikitpun kecintaannya kepadamu
  • Ada kalanya perang terjadi karena satu kalimat, dan ada kalanya pula cinta tertanam karena pandangan sekilas
  • Perbuatan buruk yang menjadikanmu bersedih karenanya lebih baik di sisi Allah dari pada perbutan baik yang membuatmu bangga
  • Siapa yang memandang dirinya buruk maka dia adalah orang yang baik. Dan siapa yang memandang dirinya baik, dia adalah orang yang buruk.
Read More >>
—Pertama adalah kalimat "Bismillah", yang haruslah kita ucapkan pada tiap-tiap hendak melakukan sesuatu.

—Kedua, kalimat "Alhamdulillah" ,­ yang diucapkan pada tiap-tiap selesai melakukan sesuatu.

—Ketiga, kalimat "Astaghfirullah­" yang diucapkan jika lidah terselip perkataan yang tidak patut atau ada tindakan kita yang tidak pantas.

—Keempat, kalimat "Insya Allah", yang kita ucapkan jika merencanakan untuk berbuat sesuatu.

—Kelima, kalimat "La haula wala kuwwata illa billah", yang diucapkan jika menghadapi sesutu yang tidak disukai maupun tidak diingini.

— Keenam, kalimat "Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun", yang diucapkan jika menghadapi dan menerima musibah.

— Ketujuh, kalimat "La ilaha illa Allah" yang diucapkan sepanjang siang dan malam, hingga tak terpisahkan dari lidah kita Sahabat, Semoga catatan kecil ini, Bisa menjadi pembelajaran buat kita

Semoga ada hal yang bermanfaat yang terdapat didalamnya dan menginspirasi dan menjadi renungan bagi sahabat yang lainnya.
Read More >>



Simak saja langsung pemaparannya di bawah ini:
Keberanian untuk mengatakan tak tahu untuk yang tak diketahuinya jauh akan lebih menenangkan dan dihormati daripada selalu ingin kelihatan serba tahu atau sok tahu

Konflik biasanya terjadi karena saya benar dan kamu salah, berilah kesempatan hati mengatakan kita benar dan diapun boleh jadi benar,Insya Allah akan mudah cari solusi.

Berteman dengan orang bodoh yang tidak mengikuti ajakan hawa nafsunya adalah lebih baik bagi kalian, daripada berteman dengan orang alim tapi selalu suka terhadap hawa nafsunya.(Ibnu Attailllah as Sakandari)

Orang yang suka berkata jujur akan mendapatkan 3 hal, yaitu : KEPERCAYAN, CINTA dan RASA HORMAT (Sayidina Ali bin Abi Thalib)

Ketahuilah bahwa sabar, jika dipandang dalam permasalahan seseorang adalah ibarat kepala dari suatu tubuh. Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh itu akan membusuk. Sama halnya, jika kesabaran hilang, maka seluruh permasalahan akan rusak. (Sayidina Ali bin Abi Thalib) Kata kata Mutiara Islam

Kejahatan yang dibalas dengan kejahatan pula adalah sebuah akhlaq ular, dan kalau kebajikan dibalas dengan kejahatan itulah akhlaq buaya, lalu bila kebajikan dibalas dengan kebajkan adalah akhlaq anjing, tetapi kalau kejahatan dibalas dengan kebajikan itulah akhlaq manusia.(Nasirin) Kata kata Mutiara Islam

Ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu akan menjaga engkau dan engkau menjaga harta. Ilmu itu penghukum (hakim) sedangkan harta terhukum. Kalau harta itu akan berkurang apabila dibelanjakan, tetapi ilmu akan bertambah apabila dibelanjakan.(Sayidina Ali bin Abi Thalib) Kata kata Mutiara Islam

Orang yang paling aku sukai adalah dia yang menunjukkan kesalahanku.(Umar bin Khattab)

Niat adalah ukuran dalam menilai benarnya suatu perbuatan, oleh karenanya, ketika niatnya benar, maka perbuatan itu benar, dan jika niatnya buruk, maka perbuatan itu buruk. (Imam An Nawawi) Kata kata Mutiara Islam

Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezki, tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar. (Umar bin Kattab) Kata kata Mutiara Islam

Dia yang menciptakan mata nyamuk adalah Dzat yang menciptakan matahari.(Bediuzzaman Said Nursi) Kata kata Mutiara Islam

Penderitaan jiwa mengarahkan keburukan. Putus asa adalah sumber kesesatan; dan kegelapan hati, pangkal penderitaan jiwa.(Bediuzzaman Said Nursi) Kata kata Mutiara Islam

Kebersamaan dalam suatu masyarakat menghasilkan ketenangan dalam segala kegiatan masyarakat itu, sedangkan saling bermusuhan menyebabkan seluruh kegiatan itu mandeg.(Bediuzzaman Said Nursi)

Menghidupkan kembali agama berarti menghidupkan suatu bangsa. Hidupnya agama berarti cahaya kehidupan.(Bediuzzaman Said Nur)

Orang yang terkaya adalah orang yang menerima pembagian (taqdir) dari Allah dengan senang hati.(Ali bin Husein)

Seseorang yang melihat kebaikan dalam berbagai hal berarti memiliki pikiran yang baik. Dan seseoran yang memiliki pikiran yang baik mendapatkan kenikmatan dari hidup.(Bediuzzaman Said Nur)

Pangkal dai semua kebaikan di dunia maupun di akhirat adalah taqwa kepada Allah.(Abu Sualeman Addarani) Kata kata Mutiara Islam.

Orang yang paling mulia diantara manusia adalah orang yang paling banyak mengingat mati dan paling siap menghadapinya dengan bekal amal shalih.

Tengoklah kembali perjalanan Kita saat ini, akan menuju kemana? Apakah ke arah yang lebih baik, atau ke arah yang lebih buruk, atau tetap saja seperti saat ini? Tetapkanlah sebuah putusan dan jalanilah menuju konsekuensinya.

Potensial pilihan Kita begitu melimpah, keputusan Kita dapat saja merubah hidup Kita secara dramatis dalam waktu singkat. Hanya satu motivasi yang ada, yaitu Allah. Adapun motivasi lainnya harus dalam rangka “karena dan/atau untuk” Allah.

Cinta terbesar dan cinta hakiki bagi orang yang beriman ialah cinta kepada Allah. Sehingga cinta kepada Allah-lah yang seharusnya menjadi motivator terbesar dan tidak terbatas. Sukses yang sudah Kita alami di masa lalu akan membantu untuk memotivasi Kita di masa yang akan datang.

Jika Allah yang menjadi tujuan, kenapa harus dikalahkan oleh rintangan-rintangan yang kecil di hadapan Allah? Jika mencari nafkah merupakan ibadah, semakin kerja keras kita, insya Allah semakin besar pahala yang akan diberikan oleh Allah. Jika nafkah yang didapat merupakan bekal untuk beribadah, maka semakin banyak nafkah yang didapat, semakin banyak ibadah yang bisa dilakukan.
Read More >>

Artikel Rekomendasi

Berita Online Okezone

Kumpulan Cerita Motivasi | Artikel Motivasi

ShoutMix chat


ShoutMix chat widget

Popular Pos 2