Tampilkan postingan dengan label Renungan untuk Para Wanita.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan untuk Para Wanita.. Tampilkan semua postingan
 
Antara suami-istri sebaiknya tak ada rahasia. Tapi bukan berarti juga sebagai istri, Anda jadi selalu merasa harus tahu semua urusan suami. Tidak jarang wanita suka diam-diam mengintip isi email, ponsel atau tas kerja suami.
Saat laptop suami berada di depan mata dan di layar terpampang inbox emailnya, sementara suami tidak berada di tempat. Anda merasa percaya padanya, tapi situasi itu bisa sangat menggoda. Anda merasa tidak akan terjadi apa-apa kalau Anda mengintip. Jeffrey mengatakan pemikiran itu sangat salah. Bukan hanya Anda jadi merusak kepercayaan suami jika dia tahu Anda membaca isi emailnya. Tapi kebiasaan kepo ini juga bisa berdampak buruk baik secara psikis maupun psikologis untuk Anda.
Berikut ini lima dampak buruk ketika istri selalu suka mau tahu urusan suami seperti dipaparkan penulis buku ‘You Are Not Your Brain: The 4-Step Solution for Changing Bad Habits, Ending Unhealthy Thinking, and Taking Control of Your Life’, Jeffrey M. Schwartz MD. pada The Nest:
1. Melemahkan Kemampuan Kognitif
Dijelaskan Schwartz, orang akan merasa stres ketika melakukan kegiatan seperti mengintip ini sehingga merangsang produksi hormon adrenalin dan kortisol. Ketika jumlah hormon tersebut berlebihan, jumlah oksigen dan darah di bagian otak yang bertanggungjawab pada pemecahan masalah, berkurang. Tak hanya itu, tingginya hormon kortisol juga dapat mempengaruhi memori Anda.
2. Membuat Berat Badan Naik
Seperti sudah dijelaskan di atas, tubuh akan melepaskan hormon kortisol ketika Anda merasa stres atau gelisah. Hal paling tidak mengenakkan dari kelebihan kortisol ini adalah biasanya dihubungkan dengan peningkatan lemak perut. Semakin sering Anda mengintip laptop, ponsel atau apapun punya suami, bisa makin bergelambir juga perut Anda. Hii….
3. Menyebabkan Kegelisahan
Menurut Schwartz, orang yang sering mau tahu segala sesuatu bisa merasakan kekhawatiran yang berlebihan sehingga mengubah fungsi otaknya. Otak bisa menciptakan pola untuk memproduksi kortisol dan adrenalin yang sering dihubungkan dengan semakin tingginya kegelisahan. Yang perlu diingat, berdasarkan data National Institute of Mental Health, wanita 60% lebih berisiko ketimbang pria mengalami gangguan kegelisahan.
4. Berisiko Mengalami Masalah Kardiovaskular
Schwartz mengatakan, kebiasaan kepo terutama pada pasangan bisa membuat tubuh melepaskan adrenalin dan kortisol. Bukan hanya itu saja, detak jantung juga bisa semakin cepat dan meningkatkan tekanan darah. Centers for Disease Control melaporkan, 1 dari 3 orang dewasa punya masalah tekanan daraha tinggi.
5. Menyebabkan Susah Tidur
Ketika Anda mulai terobsesi untuk selalu ingin tahu apapun urusan suami, Anda bisa jadi selalu berusaha terjaga di tengah malam untuk diam-diam mengintip barang pribadinya. Kalau Anda sering tidak tidur, menurut catatan Centers for Disease Control, siap-siap saja berisiko memiliki masalah kesehatan seperti hipertensi atau diabetes.

Read More >>

Siapa yang dapat memungkiri bahwa islam memanglah rahmat bagi semesta alam. Islam adalah juga satu- satunya agama yang menentramkan lahir dan batin manusia. Barang siapa yang mengikutinya, maka kemuliaan akan melingkupinya. Barang siapa menyelaminya, maka kedamaian yang akan selalu menyertainya.

Islam, menyematkan kemuliaan dalam diri seorang wanita. Sang pesona dunia ini, diajarkan Oleh Allah Subhanahu Wata’ala  untuk tetap menjadi indah dan yang terindahkan. Namun sayang, banyak manusia yang lemah iman dan lemah ilmu yang justru tidak bisa menikmati dan menyadari keindahan itu dalam hati mereka. Dan begitulah, Allah telah menutup hati, dan indrawi mereka, dalam begitu kencangnya fitnah yang tujuan akhirnya sangat jelas, yaitu melucuti keindahan wanita itu sendiri, dengan cara merendahkan mereka layaknya hewan, atau bahkan lebih rendah dari itu. Naudzubillah...

Di dalam islam, wanita di perintahkan oleh Allah untuk menutup Aurat para wanita. Sungguh sesuatu yg mahal harganya akan dijaga bahkan disimpan dan di rawat dengan sangat hati- hati dan di hadiahkan pula tempat  teraman dan terbaik. Apakah pernah kita melihat seseorang membuang intan begitu saja di jalanan?.

Jilbab adalah identitas kemuliaan seorang muslimah, dan sekaligus benteng mereka dari berbagai gangguan orang- orang jahat yang mempunyai niat jahat kepada mereka. Maka maha benarlah Allah dalam firmannya,
Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu.” (Q.S. Al-Ahzab: 59)

Dan di dalam Islam, seorang wanita jika dihadapkan kepada suaminya, memanglah ketaatan yang harus dilakukannya. Namun, seorang laki- laki wajib pula taat kepada ibunya 3 kali lebih utama dari sang ayah?. Maka perhatikan baik- baik wasiat rasulullah Salallahu Alaihi Wassalam, berikut ini...

"Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, beliau berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’
(HR. Bukhari Muslim)

Diantara banyak fitnah yang di hembuskan oleh para musuh- musuh islam, adalah hal yang menyangkut poligami. Mereka mengatas namakan penderitaan wanita yang di dramatisir sedemikian rupa, agar terlihat lebih simpatik. Bahkan sebenarnya betapa kasihan mereka tentang hal ini. Tingkah polah mereka semakin membuktikan kekurangan akal pada diri mereka. Apakah sudah sampai pada mereka bahwa bila seorang lelaki khawatir tidak dapat berlaku adil dalam berpoligami, maka dituntunkan kepadanya untuk hanya menikahi satu wanita.

 Dan ini termasuk pemuliaan pada wanita di mana pemenuhan haknya dan keadilan suami terhadapnya diperhatikan oleh Islam, seperti Allah firmankan di dalam Al Quran,
Namun bila kalian khawatir tidak dapat berbuat adil maka nikahilah satu wanita saja.” (QS. An Nisa: 3)
Begitu di muliakannya wanita dalam islam, bahkan para suami, yaitu manusia yang paling berhak atas istri- istri mereka, tetap diperintahkan oleh Allah untuk tidak boleh berbuat sewenang- wenang kepada istri mereka.
“Dan bergaullah kalian (para suami) dengan mereka (para istri) secara patut.” (An-Nisa`: 19)

Hal tersebut tetap berlaku walaupun sang suami dalam keadaan tidak menyukai istrinya. Seperti firman Allah berikut ini
Kemudian bila kalian tidak menyukai mereka maka bersabarlah karena mungkin kalian tidak menyukai sesuatu padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.” (An-Nisa`: 19)

Dan Memanglah,  kasih sayang islam begitu sangat melingkupi kaum yang memang diciptakan Allah lebih lemah dari pada laki- laki ini. Maka dari itu, ketika wanita menerima warisan, memanglah wanita mendapat jatah kurang dari laki- laki. Bukan karena tidak adanya keadilan Allah disana, tapi sungguh harta yang jumlahnya kurang dari para laki- laki itu hanya menjadi milik pribadinya dan para wanita tidak perlu menyerahkannya suaminya. Sedangkan saat para lelaki atau suami menerima warisan, maka sudah menjadi kewajiban laki- laki itu untuk menggunakan hartanya demi kebutuhan seluruh keluarga, anak- anak dan istrinya.

Dalam lemahnya fisik dan kurangnya Akal karena lebih di dominasi perasaanya, wanita memang haruslah tetap melalui sebuah fase perjuangan terbesar yang membuatnya harus bersusah payah. Ya, selama mereka mengandung dan melahirkan anak, adalah perjuangan yang begitu sangat menguras waktu emosi, pikiran, tenaga dll.  Tetapi Kasih sayang Allah memang tiada batas. Ketika para wanita hamil, setiap saat mereka akan didoakan oleh segala makhluk, malaikat dan seluruh makhluk Allah di mukabumi ini, dan ketika kematian ternyata datang atas mereka saat melahirkan, maka syahid akan Insyaallah akan di raihnya.

Dari Jâbir ibn ‘Atîk, Rasulullah saw. bersabda: "Mati syahîd ada tujuh, selain mati terbunuh dalam perang fîsabilillah, yaitu: (1) mati karena penyakit thâ‘ûn (semacam penyakit kelenjar), (2) mati karena tenggelam ,(3) mati karena penyakit lambung ,(4) mati karena sakit perut, (5) mati karena terbakar, (6) mati karena tertimpa reruntuhan, dan (7) perempuan yang mati karena hamil/melahirkan."

Pahala mati syahîd layak diberikan kepada ibu hamil/melahirkan dan meninggal, karena proses melahirkan adalah proses mengadu nyawa dan sama dengan perang membela agama Allah. Selain itu, kaum wanita berperan besar dalam pengembangbiakan keturunan. Dengan bersedianya seorang wanita untuk hamil, berarti ia telah mengemban amanat dan mewujudkan proses penyempurnaan sifat kefeminimannya.

Tidak itu saja, keistimewaan seorang wanita adalah ketika mereka diperbolehkan untuk memasuki pintu Syurga melalui mana pintu manapun yang disukainya. Dan untuk semua itu, para wanita cukuplah melalui 4 syarat saja : Sholat 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat suaminya dan menjaga kehormatannya.
"Apabila seorang isteri telah mendirikan sholat lima waktu dan berpuasa bulan Ramadhan dan memelihara kehormatannya dan mentaati suaminya, maka diucapkan kepadanya: Masuklah Surga dari pintu surga mana saja yang kamu kehendaki."
(Riwayat Ahmad dan Thabrani)

Maka sudah selayaknya, para pemilik mulut lancang yang tanpa ilmu mendengungkan topeng “kemerdekaan” bagi kaum wanita itu, menginsyafkan perbuatan mereka karena telah habis- habisan menyalakan propaganda untuk membenarkan yang salah dan menyalahkan yang benar, sehingga wanita banyak yang terjerumus sebagai korban dari rencana mereka, dan kemudian membenci aturan islam.  Mereka yang tiada segan menfitnah agama mulia ini dengan dalih memerdekakan muslimah dari belenggu. Entah belenggu semacam apa yang mereka maksud, namun satu yang pasti bahwa kedengkian mereka atas islam, adalah sudah menjadi sebuah kepastian.

Sungguh, bahkan cara Islam memuliakan wanita itu lebih dari sekedar benar- benar tampak bagi logika waras manusia. Lalu satu pertanyaan pun akhirnya muncul bagi kita para wanita, “maka nikmat Rabb kamu manakah yang kamu dustakan?” (QS Ar-Rahman: 13).
Read More >>


Saudariku kaum muslimah, tulisan ini saya tujukan kepada diri saya pribadi, putri-putriku dan saudari-saudariku kaum muslimah semoga selalu mendapatkan taufik dan rahmat dari Allah untuk senantiasa memiliki akhlak yang mulia dan terhindar dari akhlak buruk yang akan mengakibatkan kehancuran bagi kehidupan terutama kehidupan rumah tangga.



Wanita dalam sejarah memiliki pengaruh yang sangat dasyat bagi kehidupan, dunia hancur karena wanita begitu pula dunia jaya karena wanita, penguasa yang kuat dan tangguh tidak berkutik dihadapan wanita, seorang ‘alim bisa tersandung karena wanita.



Islam sangat menjaga harkat dan martabat seorang wanita, menempatkan wanita pada tempat yang sangat mulia oleh karena itu wanita harus bisa meraih kedudukkan mulia tersebut dengan akhlak mulia sebagaiman yang disyariatkan oleh Islam dan jauhilah akhlak buruk.



Akhlak buruk seorang wanita yang bisa merusak keharmonisan rumah tangga adalah tabiat buruk dan perangai tercela. Seorang wanita seharusnya memiliki sifat lemah lembut tutur katanya, sopan santun perangainya dan memiliki rasa cinta yang mendalam karena dia adalah sosok pendidik pertama dan utama bagi putra dan putrinya, jika seorang wanita memiliki tabiat buruk maka bagaimana dengan putra-putrinya dan kondisi rumah tangganya?



Di antara tabiat buruk dan perangai tercela pada diri wanita yang sering kali menjadi pemicu perceraian adalah sebagai berikut:



1. Bersikap acuh, lancang dan kasar terhadap suami, dan tidak memiliki pendirian serta tidak pernah merasa puas.



2. Bersikap manja dan selalu merengek bila mengajukan berbagai tuntutan diluar kebutuhan yang wajar dengan meniru gaya wanita lain.



3. Bersikap melawan dan melakukan sesuatu yang bertentangan dengan keinginan suami. Dan menjadikan keinginan dirinya dan keluarganya diatas keinginan suami dan anak-anaknya.



4. Bersikap sombong dan congkak terhadap keluarga suami, bahkan terkadang mencaci tanpa alasan yang jelas.



5. Suka menyulut pertikaian dengan keluarga suami dengan berbagai tindakan dan kedustaan.



6. Tidak pandai memperhatikan keadaan suami. Apakah sedang santai, istirahat, atau terlalu capek. Tuntutan di saat yang tidak tepat hanya akan memperbesar masalah.



7. Suka menyakiti suami dengan sikap bakhil dan sembrono di hadapannya atau dihadapan orang lain. Selalu mengeluhkan kekurangan dan kesengsaraan, padahal rumahnya penuh dengan kenikmatan dan kemewahan.



8. Sering keluar rumah untuk berkunjung kepada teman atau tetangga dan jarang berada di rumah. Sehingga tugas dan pekerjaan rumah tidak terselesaikan begitu pula dengan anak-anaknya tidak terurus.



9. Kurang bersyukur dan tidak tahu balas budi, ia selalu mengganggap bahwa hidup, mulia dan bahagia bila telah dipenuhi tuntutannya. Jika tuntutannya tidak terpenuhi maka ia akan berontak dan memaki-maki serta merasa seperti orang yang bernasib malang dan sial. Nabi bersabda:



“Saya melihat Neraka yang tidak pernah aku lihat seperti hari ini, dan saya melihat penghuni terbanyak dari kalangan wanita. Mereka bertanya: Kenapa wahai Rasulullah? Beliau bersabda: Karena pengingkaran mereka. Beliau ditanya: Apakah karena ingkar kepada Allah? Beliau bersabda: Mereka membangkang dan mengingkari kebaikan suami. Jika engkau berbuat baik kepada salah seorang di antara mereka sepanjang tahun lalu ia melihat darimu sesuatu (yang tidak disukai) maka ia berkata “ saya belum pernah melihat darimu kebaikan sama sekali.” (H.R Bukhari)



10. Sering membuat sang suami lalai dan patah semangat serta teledor terhadap hak-hak suami sementara sang suami membiarkan hingga mengetahui hakekat sebenarnya ternyata sang isteri semakin parah akhirnya thalakpun jatuh dan dia tidak tanggap kecuali setelah problem semakin kronis.



11. Suka menghina dan merendahkan sang suami baik dari sisi penampilan, pekerjaan, profesi atau ilmunya sehingga bersikap masa bodoh terhadap hak-hak suami bahkan untuk menangkal tuduhan buruk dari suami selalu menggunakan senjata utama yaitu pengajuan thalak. Dari Tsaubah berkata bahwasannya Rasulullah bersabda:



“Wanita mana saja yang meminta thalak kepada suaminya tanpa alasan maka haram baginya aroma surga.” (H.R Abu Daud dan Tirmidzi sementara beliau menghasankannya)



12. Lemah akal dan tenggelam dalam perasaan sehingga mudah terpengaruh ketika mendengar bisikan dari wanita lain yang mampu memperlakukan suaminya secara tidak wajar, maka boleh jadi seorang wanita datang kepada sang isteri seakan memberi nasehat dan penuh kasih sayang berkata kepadanya: Suamimu itu banyak kekurangannya dan dia sebetulnya tidak sederajat denganmu. Atau berkata: Sebetulnya statusmu lebih tinggi atau kamu memiliki kelebihan banyak yang sangat jauh dari suamimu.



Dia mempercayai para penghasut lagi pengadu domba dan bersikap sombong dan angkuh akhirnya meminta thalak atau selalu menyakiti suaminya padahal Rasulullah bersabda:



“Bukan termasuk golonganku orang yang bersumpah dengan amanah dan barangsiapa merusak hubungan seseorang dengan isterinya atau budaknya maka bukan termasuk golonganku.” (H.R Ahmad dan yang lainnya)



13. Sebagian wanita ketika melihat sang suami berperangai buruk maka sang isteri juga membalas sikap buruk itu dengan keburukan serupa, bersikap kasar, tidak sopan dan keras hati tidak mau berbuat kebaikan kepada suaminya. Maka suasana semakin keruh dan bisa jadi menjadi sebab percekcokan dan berakhir dengan perceraian.



14. Terlalu percaya kepada orang lain sehingga semua rahasia rumah tangga dibuka di hadapan orang tersebut kemudian hal itu sampai kepada sang suami.



15. Tidak tabah dan sabar menghadapi tabiat dan perangai laki-laki dan dia menyangka bahwa semua rumah tangga sepi dari percekcokan, perselisihan dan problem rumah tangga.



16. Bersikap sederhana di hadapan suami dalam berpakaian dan penampilan namun bersolek dan berdandan di hadapan laki-laki lain.



17. Bersikap dingin, tidak bisa bercanda, bercumbu dan berseda gurau dengan suami bahkan ketika berada di ranjang bersikap dingin dan menutup segala penglihatan dan pendengaran yang bisa menambah gairah dan cinta sehingga sikap itu menjadi penyebab sang suami bersikap acuh dan menikah dengan wanita lain. Rasulullah bersabda:



“Kenapa engkau tidak menikah dengan gadis agar kamu bisa bercanda dengannya dan dia bercanda denganmu.”



Dari Muawiyah bin Haidah berkata: Saya bertanya: Wahai Rasulullah, kapan kita boleh membuka dan menutup aurat? Beliau bersabda: Jagalah auratmu kecuali dari isterimu dan budakmu. (H.R Abu Daud, Ibnu Majah, Ahmad, dan disahihkan oleh Al Hakim serta disetujui Adz Dzahaby).



18. Menganggap bahwa pendapatnya yang paling benar dan suaminya selalu berada di pihak yang salah. Jika suami berusaha untuk memahamkan maka pasti terjadi salah faham dan berakhir dengan percekcokan. Hal itu karena wanita terlalu dikuasai hawa nafsu dan perasaan sementara ia tidak menyadari bahwa sikapnya menyulut api perceraian.



19. Selalu menjauhi suami dalam pertemuan-pertemuan keluarga bahkan boleh jadi menjauhi sang suami dari tempat tidur. Rasulullah bersabda:



“Jika seorang wanita bermalam menjauhi tempat tidur suaminya maka malaikat melaknatnya hingga kembali lagi.” (H.R Bukhari dan Muslim)



20. Boleh jadi umur isteri lebih tua dari suami atau bekas isteri orang lain atau mempunyai anak banyak maka ia merasa sombong dengan kecantikan atau bekas suami yang dahulu sehingga tidak ingin suaminya memiliki isteri lain. Sementara suaminya ketakutan karena usia isterinya lebih tua atau dia memang sudah menikah sebelumnya maka kehidupan rumah tangga dirundung kegelisahan dan kekhawatiran dan pada akhirnya sang suami menikah lagi atau berakhir dengan perceraian.



21. Suka berbicara dan membuka obrolan dengan laki-laki lain sehingga bisa membangkitkan cemburu atau marah sang suami.



22. Sering curiga dan sangat berperasa, selalu curiga terhadap setiap ucapan yang didengarnya dan perbuatan yang dilihatnya sehingga dia selalu menaruh curiga terhadap suaminya atau orang yang hidup disekitarnya bahkan selalu ingin tahu apa yang diperbuat oleh suaminya.



23. Cemburu dan Hasad terhadap kerabat suami, tidak mau bersilaturrahmi dan berbuat baik kepada mereka bahkan ia hanya ingin mengutamakan diri sendiri dengan segala sesuatu dan menjadi orang yang paling diperhatikan.



24. Kurang memperhatikan suami karena terlalu mencurahkan perhatian kepada anak-anak, atau sibuk berkunjung dan menelpon teman-teman atau sanak kerabat sehingga hak dan kebutuhan serta kewajiban terhadap suami terlantar. Demikian itu bisa menjadi sebab sang suami menikah dengan wanita lain lalu menjauhinya atau menceraikannya.



25. Memiliki tabiat dan perangai yang suka berubah-ubah dan sulit dikendalikan, terkadang bersikap murung dan bermuka masam namun seketika berubah menjadi ceria dan berseri-seri.



26. Sebagian isteri kurang bersyukur kepada Allah yang telah memberi nikmat suami yang shalih, sering menciptakan suasana yang memicu percekcokan dengan suami, susah menerima nesehat dan pengarahan hingga suami terpaksa menikah dengan wanita lain akhirnya suasana semakin keruh dan tidak bisa dikendalikan serta berakhir dengan perceraian.



27. Terkadang seorang wanita terkena penyakit was-was yang selalu menguji kecintaan suami dan memojokkan dengan berbagai macam permintaan, atau berpaling dan membangkang atau berpura-pura sakit atau pikiran kalut lalu meminta diajak keluar atau jalan-jalan yang mengeluarkan biaya besar sehingga permasalahan menjadi semakin ruwet dan sering menimbulkan percekcokan lalu berakhir dengan kebencian atau perceraian.



28. Terpengaruh oleh sinetron murahan dan film-film cengeng yang merusak akhlak rasa malu sehingga membuat sang isteri berani melawan dan menentang sang suami serta meminta berbagai macam model pakaian.



29. Boleh jadi seorang isteri mandul atau sakit sehingga tidak mampu memenuhi hak-hak suaminya namun ia juga menolak suaminya menikah lagi akhirnya sang suami berada dalam posisi serba sulit, antara menceraikan sang isteri sehingga menambah parah penyakitnya atau terus-menerus hidup seperti itu.



30. Mempermahal mahar, banyak tuntutan materi, senang hidup boros dan mubadzir. Gemar membeli berbagai macam pakaian dan perabot rumah tangga yang kurang bermanfaat akhirnya terbuang di tong sampah dengan sia-sia, atau membeli berbagai perhiasaan emas di luar kebutuhan, kemudian dijual lagi dengan harga yang sangat murah sehingga sang suami mengalami kerugian dan kehabisan harta dan tidak mampu lagi menanggung beban kebutuhan rumah tangga dan tuntutan sang isteri akhirnya muncul percekcokan dan perselisihan. Seandainya seorang wanita rela dengan mahar yang sedikit maka bisa dimanfaatkan untuk keperluan lain yang lebih penting. Jika seorang wanita menerima mahar cukup besar maka hendaklah ditabung, atau dibuat modal usaha lalu sebagian dari hasil usaha bisa digunakan untuk simpanan hari tua dan sebagian lain disedekahkan sehingga memberi manfaat bagi semua pihak baik keluarga maupun dirinya sendiri maka Rasulullah bersabda:



“Pernikahan yang paling berkah adalah yang paling murah beban biayanya.” (H.R Ahmad)



Dan Nabi bersabda:



“Wanita yang paling berkah adalah yang murah maharnya.” (H.R Hakim)



31. Berkhianat dalam kesucian dan harga diri sehingga menyalurkan kebutuhan seksual dengan cara yang diharamkan Allah. Allah berfirman:



“Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barangsiapa yang melakukan demikian itu niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal shaleh; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Al Furqan 68-70)



Wahai Saudariku wanita muslimah, jauhkanlah diri kalian dari tabiat buruk dan perangai tercela di atas dan hiasilah hidupmu dengan akhlak yang mulia, perangai yang terpuji, prilaku yang baik dan kebiasaan terhormat. Karena sebaik-baik manusia adalah orang yang terbaik bagi keluarganya, kemudian lingkungan sekitarnya dan mampu memberi manfaat bagi orang lain.

Read More >>


Sesungguhnya banyak sifat-sifat yang merupakan ciri-ciri seorang istri sholihah. Semakin banyak sifat-sifat tersebut pada diri seorang wanita maka nilai kesholehannya semakin tinggi, akan tetapi demikian juga sebaliknya jika semakin sedikit maka semakin rendah pula nilai kesholehannya. Sebagian Sifat-sifat tersebut dengan tegas dijelaskan oleh Allah dan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, dan sebagiannya lagi sesuai dengan penilaian 'urf (adat). Karena pasangan suami istri diperintahkan untuk saling mempergauli dengan baik sesuai dengan urf.

Sifat-sifat tersebut diantaranya :

Pertama : Segera menyahut dan hadir apabila dipanggil oleh suami jika diajak untuk berhubungan.

Karena sifat ini sangat ditekankan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.

Nabi memerintahkan seorang istri untuk segera memenuhi hasrat seorang suami dalam kondisi bagaimanapun. Bahkan beliau bersabda “Jika seorang lelaki mengajak istrinya ke tempat tidur, lalu istri itu menolak. Kemudian, suami itu bermalam dalam keadaan marah, maka istrinya itu dilaknat oleh para malaikat hingga waktu pagi.”


Kedua : Tidak membantah perintah suami selagi tidak bertentangan dengan syariat. Allah berfirman :

فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ

Maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri[289] ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). (QS An-Nisaa : 34)

Qotadah rahimahullah berkata فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ "Yaitu wanita-wanita yang taat kepada Allah dan kepada suami-suami mereka" (Ad-Dur al-Mantsuur 4/386)

Terkadang pendapat suami bertentangan dengan pendapat istri, karena pendapat istri lebih baik. Seorang istri yang sholehah hendaknya ia menyampaikan pendapatnya tersebut kepada sang suami akan tetapi ia harus ingat bahwasanya segala keputusan berada di tangan suami, apapun keputusannya selama tidak bertentangan dengan syari'at.

Ketiga : Selalu tidak bermasam muka terhadap suami.

Keempat : Senantiasa berusaha memilih perkataan yang terbaik tatkala berbicara dengan suami.

Sifat ini sangat dibutuhkan dalam keutuhan rumah tangga, betapa terkadang perkataan yang lemah lembut lebih berharga di sisi suami dari banyak pelayanan. Dan sebaliknya betapa sering satu perkataan kasar yang keluar dari mulut istri membuat suami dongkol dan melupakan kebaikan-kebaikan istri.

Yang jadi masalah terkadang seorang istri tatkala berbicara dengan sahabat-sahabat wanitanya maka ia berusaha memilih kata-kata yang lembut, dan berusaha menjaga perasaan sahabat-sahabatnya tersebut namun tidak demikian jika dengan suaminya.

Kelima : Tidak memerintahkan suami untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan wanita, seperti memasak, mencuci, memandikan dan mencebok anak-anak.

Keenam : Keluar rumah hanya dengan izin suami.

Ketujuh : Berhias hanya untuk suami.

Tidak sebagaimana sebagian wanita yang hanya berhias tatkala mau keluar rumah sebagai hidangan santapan mata-mata nakal para lelaki.

Kedelapan : Tidak membenarkan orang yang tidak diizinkan suami masuk/bertamu ke dalam rumah.

Kesembilan : Menjaga waktu makan dan waktu istirahatnya kerana perut yang lapar akan membuatkan darah cepat naik. Tidur yang tidak cukup akan menimbulkan keletihan.

Kesepuluh : Menghormati mertua serta kerabat keluarga suami.

Terutama ibu mertua, yang sang suami sangat ditekankan oleh Allah untuk berbakti kepadanya. Seorang istri yang baik harus mengalah kepada ibu mertuanya, dan berusaha mengambil hati ibu mertuanya. Bukan malah menjadikan ibu mertuanya sebagai musuh, meskipun ibu mertuanya sering melakukan kesalahan kepadanya atau menyakiti hatinya. Paling tidak ibu mertua adalah orang yang sudah berusia lanjut dan juga ia adalah ibu suaminya.

Kesebelas : Berusaha menenangkan hati suami jika suami galau, bukan malah banyak menuntut kepada suami sehingga menambah beban suami

Kedua belas : Segera minta maaf jika melakukan kesalahan kepada suami, dan tidak menunda-nundanya.

Nabi shallallahu 'alaihi bersabda :

" أَلاَ أُخْبِرُكُمْ ....بِنِسَائِكُمْ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ؟ الْوَدُوْدُ الْوَلُوْدُ الْعَؤُوْدُ عَلَى زَوْجِهَا الَّتِي إِذَا غَضِبَ جَاءَتْ حَتَّى تَضَعَ يَدَهَا فِي يَدِ زَوْجِهَا، وَتَقُوْلُ : لاَ أَذُوْقُ غُمْضًا حَتَّى تَرْضَى"

"Maukah aku kabarkan kepada kalian….tentang wanita-wanita kalian penduduk surga? Yaitu wanita yang penyayang (kepada suaminya), yang subur, yang selalu memberikan manfaat kepada suaminya, yang jika suaminya marah maka iapun mendatangi suaminya lantas meletakkan tangannya di tangan suaminya seraya berkata, "Aku tidak bisa tenteram tidur hingga engkau ridho kepadaku" (Dishahihkan oleh Al-Albani dalam As-Sahihah no 287)

Karena sebagian wanita memiliki sifat angkuh, bahkan malah sebaliknya menunggu suami yang minta maaf kepadanya.

Ketiga belas : Mencium tangan suami tatkala suami hendak bekerja atau sepulang dari pekerjaan.

Keempat belas : Mau diajak oleh suami untuk sholat malam, bahkan bila perlu mengajak suami untuk sholat malam.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

رَحِمَ اللهُ رَجُلاً قَامَ مِنَ الّليْلِ فَصَلَّى وَأَيْقَظَ امْرَأَتَهُ فَصَلَّتْ, فَإِنْ أَبَتْ نَضَحَ فِي وَجْهِهَا الْمَاءَ. وَ رَحِمَ اللهُ امْرَأَةً قَامَتْ مِنَ الّليْلِ فَصَلَّتْ وَأَيْقَظَتْ زَوْجَهَا فَصَلَّى, فَإِنْ أَبَى نَضَحَت فِي وَجْهِهِ الْمَاءَ

“Semoga Allah merahmati seorang lelaki (suami) yang bangun di waktu malam lalu mengerjakan shalat dan ia membangunkan istrinya hingga istrinya pun shalat. Bila istrinya enggan, ia percikkan air ke wajahnya. Dan semoga Allah merahmati seorang wanita (istri) yang bangun di waktu malam lalu mengerjakan shalat dan ia membangunkan suaminya hingga suaminya pun shalat. Bila suaminya enggan, ia percikkan air ke wajahnya.” (HR Abu Dawud no 1308)

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:

إِذَا أَيْقَظَ الرَّجُلُ أَهْلَهُ مِنَ اللّيْلِ فَصَلَّيَا أَوْ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ جَمِيْعًا، كُتِبَا في الذَّاكِرِيْنَ وَالذَّاكِرَاتِ

“Apabila seorang lelaki (suami) membangunkan istrinya di waktu malam hingga keduanya mengerjakan shalat atau shalat dua rakaat semuanya, maka keduanya dicatat termasuk golongan laki-laki dan perempuan yang berzikir.” (HR Abu Dawud no 1309)

Dalam riwayat yang dikeluarkan An-Nasa`i disebutkan dengan lafadz:

إِذَا اسْتَيْقَظَ الرَّجُلُ مِنَ اللّيْلِ وَأَيْقَظَ امْرَأَتَهُ فَصَلَّيَا رَكْعَتَيْنِ, كُتِبَا مِنَ الذَّاكِرِيْنَ اللهَ كَثِيْرًا وَالذَّاكِرَاتِ

“Apabila seorang lelaki (suami) bangun di waktu malam dan ia membangunkan istrinya lalu keduanya mengerjakan shalat dua rakaat, maka keduanya dicatat termasuk golongan laki-laki dan perempuan yang banyak mengingat/berdzikir kepada Allah.”

Kelima belas : Tidak menyebarkan rahasia keluarga terlebih lagi rahasia ranjang !!. Bahkan berusaha menutup aib-aib suami, serta memuji suami agar menambahkan rasa sayang dan cintanya.

Keenam belas : Tidak membentak atau mengeraskan suara di hadapan suami.

Ketujuh belas : Berusaha untuk bersifat qona'ah (nerimo) sehingga tidak banyak menuntut harta kepada suami.

Kedelapan belas : Tidak menunjukkan kesedihan tatkala suami sedang bergembira, dan sebaliknya tidak bergembira tatkala suami sedang bersedih, akan tetapi berusaha pandai mengikut suasana hatinya.

Kesembilan belas : Berusaha untuk memperhatikan kesukaan suami dan jangan sampai suami melihat sesuatu yang buruk dari dirinya atau mencium sesuatu yang tidak enak dari tubuhnya.

Kedua puluh : Berusaha mengatur uang suami dengan sebaik-baiknya dan tidak boros, sehingga tidak membeli barang-barang yang tidak diperlukan.

Kedua puluh satu : Tidak menceritakan kecantikan dan sifat-sifat wanita yang lain kepada suaminya yang mengakibatkan suaminya bisa mengkhayalkan wanita tersebut, bahkan membanding-bandingkannya dengan wanita lain tersebut.

Kedua puluh dua : Berusaha menasehati suami dengan baik tatkala suami terjerumus dalam kemaksiatan, bukan malah ikut-ikutan suami bermaksiat kepada Allah, terutama di masa sekarang ini yang terlalu banyak kegemerlapan dunia yang melanggar syari'at Allah

Kedua puluh tiga : Menjaga pandangannya sehingga berusaha tidak melihat kecuali ketampanan suaminya, sehingga jadilah suaminya yang tertampan di hatinya dan kecintaannya tertumpu pada suaminya.

Tidak sebagaimana sebagian wanita yang suka membanding-bandingkan suaminya dengan para lelaki lain.

Kedua puluh empat : Lebih suka menetap di rumah, dan tidak suka sering keluar rumah.

Kedua puluh lima : Jika suami melakukan kesalahan maka tidak melupakan kebaikan-kebaikan suami selama ini. Bahkan sekali-kali tidak mengeluarkan perkataan yang mengisyaratkan akan hal ini. Karena sebab terbesar yang menyebabkan para wanita dipanggang di api neraka adalah tatkala suami berbuat kesalahan mereka melupakan dan mengingkari kebaikan-kebaikan suami mereka.



Setelah membaca dan memperhatikan sifat-sifat di atas, hendaknya seorang wanita benar-benar menimbang-nimbang dan menilai dirinya sendiri. Jika sebagian besar sifat-sifat tersebut tercermin dalam dirinya maka hendaknya ia bersyukur kepada Allah dan berusaha untuk menjadi yang terbaik dan terbaik.

Akan tetapi jika ternyata kebanyakan sifat-sifat tersebut kosong dari dirinya maka hendaknya ia ber-instrospeksi diri dan berusaha memperbaiki dirinya. Ingatlah bahwa surga berada di bawah telapak kaki suaminya !!!

Tentunya seorang suami yang baik menyadari bahwa istrinya bukanlah bidadari sebagaimana dirinya juga bukanlah malaikat. Sebagaimana dirinya tidak sempurna maka janganlah ia menuntut agar istrinya juga sempurna.

Akan tetapi sebagaimana perkataan penyair :

مَنْ ذَا الَّذِي تُرْضَي سَجَايَاه كُلُّهَا...كَفَى الْمَرْءَ نُبْلًا أَنَّ تُعَدَّ مَعَايِبُهُ

"Siapakah yang seluruh perangainya diridhoi/disukai…??

Cukuplah seseorang itu mulia jika aibnya/kekurangannya masih terhitung…"
Read More >>

Manusia tidak ada yang sempurna.Begitupun dalam keseharian suami istri,pastilah banyak kekurangan disana sini.

Ketika seseorang telah menikah, maka isteri Dan suami telah menjadi satu bagian. Mereka bagaikan pakaian bagi satu sama lain. Dan fungsi utama pakaian adalah menutup aurat. Artinya, masing-masing suami istri harus berusaha menutupi aib pasangannya, dan pantang mengungkapkannya kepada orang lain, meski keluarga sendiri.

Namun sering kita jumpai realita menyedihkan di luar sana. Banyak kaum wanita ibu-ibu bergunjing membicarakan aib cacat atau cela yg ada pada suami mereka tanpa perasaan sungkan ataupun canggung. Bahkan di mata mereka hal tersebut terbilang remeh ringan dan begitu gampang meluncur dari lisan.

Obrolan-obrolan vulgar yang menyangkut masalah kekurangan pada suaminya ketika melakukan hubungan badan dibuka secara blak-blakan. Mereka membeberkan masalah hubungan seksual sambil tertawa-tawa. Ketika asyik membicarakan kekurangan suami seakan lupa dgn diri sendiri. Seolah diri sendiri sempurna tiada cacat dan cela.

Pernahkah kita sejenak mengingat pesan Rasulullah SAW, berikut ini,
“Dari Abu Sa’id al-Kudriy, IA berkata, Rasulullah saw bersabda : “Sesungguhnya manusia yang paling jelek kedudukannya di Hari kiamat adalah seorang laki-laki (suami) yang bercampur (bersetubuh) dengan isterinya, kemudian membeberkan rahasia (isteri)-nya tersebut.” (HR. Muslim)


Manusia penuh dengan kekhilafan, begitupun sang suami. Sebaik baiknya beliau, pastilah mempunyai kekurangan, aib, cacat dan cela. Akan lebih baik jika kita menyimpan rapat rapat semua itu, dan menyibukkan diri ini utk memeriksa dan menghitung dan memperbaiki aib kita sendiri. Insyaallah hal itu sudah menghabiskan waktu tanpa sempat memikirkan dan mencari tahu apalagi membeberkan kekurangannya. Lagi pula orang yg suka mencari-cari kesalahan orang lain utk dikupas dan dibicarakan atau diceritakan di hadapan manusia Allah Subhanahu wa Ta’ala akan membalas dgn membongkar aib walaupun ia berada di dlm rumahnya.

Sebaik baiknya suami, pastilah mempunyai kekurangan, aib, cacat dan cela. Akan lebih baik jika kita menyimpan rapat rapat semua itu, dan menyibukkan diri ini utk memeriksa dan menghitung dan memperbaiki aib kita sendiri.

Perkuatlah prinsip bahwa suami adalah separo dari kita, menceritakan kekurangannya sama seperti menelanjangi diri kita sendiri. Perbuatan seperti ini selain tdk pantas menurut perasaan dan akal sehat kita, ternyata syariat yg mulia pun mengharamkan.Ingatlah, Siapa yg menutup aib seorang muslim yg demikian keadaan Allah Subhanahu wa Ta’ala akan menutup aib di dunia dan kelak di akhirat.


Read More >>

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

❥ Istri sholehah itu tidak banyak menuntut kepada suaminya.
Akan tetapi ia lebih banyak menerima apapun segala kekurangan yang ada pada suaminya.

❥ Istri sholehah itu tidak banyak mempermasalahkah kedudukan suaminya yang lebih tinggi dibanding dirinya, akan tetapi ia lebih banyak berusaha menjadi istri yang selalu taat dan berbakti kepada suaminya.

❥ Istri sholehah itu tidak banyak mempertanyakan tentang posisi dirinya dalam rumah tangga.Akan tetapi ia menyadari bahwa semuanya itu adalah sudah menjadi tanggung jawabnya yang telah ditetapkan-Nya.

❥ Istri sholehah itu tidak banyak menuntut suaminya agar menjadi seseorang seperti apa yang ada dalam pikirannya.Akan tetapi ia lebih berusaha menjadikan suamimya sebagai orang yang pantas mendampingi hidupnya.

❥ Dan Istri sholehah itu tidak banyak meminta sesuatu yang masih belum mampu dipenuhi suaminya.Akan tetapi ia lebih banyak menerima dengan penuh keikhlasan setiap pemberian suaminya walau sekecil apapun.

❥ Di saat suami mulai banyak bertingkah,bukannya ia marah dan ikut bertingkah,
Akan tetapi ia tak segan-segan berusaha untuk mengingatkan dan menyadarkan suaminya.

❥ Di saat suami mulai tak jujur,bukan ia membalas untuk tidak jujur.
Akan tetapi ia lebih menjadikan dirinya untuk lebih bisa di percaya.

❥ Disaat suami mulai tak ramah,bukannya ia ingin memberontak dan membesarkan permasalahannya.Akan tetapi ia berusaha menumbuhkan kembali suasana cinta dalam rumah tangganya.

❥ Dan disaat suami sedang ada suatu masalah,ia selalu ada dan mampu untuk menghibur serta membuat suaminya tersenyum.Begitulah sebaik baiknya seorang istri bersikap,memang benar tak semudah mengucapkan..

❥ Membutuhkan kekuatan dan ketabahan serta keikhlasan hati.Akan tetapi jika hal itu bisa diraih,maka hanya satu balasan yang layak bakal di perolehnya kelak.Yaitu ridha suami yang akan mengantarkannya mencapai Ridha-Nya.sekaligus mengantarkannya menuju Surga-Nya.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Bersabda:

" Siapa saja wanita yang meninggal dunia dan Suaminya Ridha kepadanya, Maka ia masuk Surga."
(HR. At Tirmidzi, Ibnu Majah, Hakim).

“Wahai semua wanita, sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita sholehah. Dan “Perkara yang pertama kali ditanyakan kepada seorang wanita pada hari kiamat nanti, adalah mengenai shalat lima waktu dan Ketaatannya terhadap Suami.” (HR.Ibnu Hibban dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anha).

Semoga bermanfaat..
Read More >>

BETAPA hebat menjadi wanita. Lembut, penuh kasih, dilindungi, dihormati dan dihargai. Kehadirannya diperlukan oleh setiap manusia di semua peringkat usia. Sebagai anak dia menyenangkan. Sebagai saudara, dia menenteramkan. Sebagai isteri, dia menginspirasi. Sebagai ibu, dia pendidik ulung dan sebagai teman, dia dikenal sebagai penasihat yang ikhlas.

Di sebalik kekurangannya dari sisi akal dan agama, dalam banyak situasi, wanitalah pemeran utama di belakang layar. Baik pendidikan yang diterimanya, baiklah pula pengaruh yang dibawanya.

Boleh dikatakan, wanita adalah penentu jatuh atau tegaknya pria. Malah dalam banyak kisah dari seluruh dunia , dialah yang membangunkan pria, memberikan motivasi dan buah fikiran yang tak dapat ditepikan. Hal yang sama berlaku kepada keluarga Muslim- mukmin yang cinta li ilah li kalimatillah, jihad fi sabilillah.

Dalam sebuah keluarga, posisi paling penting adalah sebagai isteri, karena dialah orang yang paling dekat dan paling mengerti suaminya. Di sinilah letaknya makna syarikatul hayah (pasangan kehidupan), yang setia menjadi sayap suami dalam keadaan suaminya hadir dan sewaktu ketiadaannya. Bersungguh-sungguh berusaha membantu secara hakiki dan maknawi dalam mencapai cita-cita hidup mulia atau mati syahid.
Firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala di dalam surah At-Taubah, ayat 71

“Dan orang-orang yang mukmin pria dan wanita, sebahagian daripada mereka adalah penolong bagi sebahagian yang lain, mereka menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar, mereka mendirikan shalat, mengeluarkan zakat dan ta’at kepada Allah dan Rasul_Nya. Mereka itu akan dirahmati Allah. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Bijaksana.”

Apakah syarikatul hayah (partner kehidupan?), apakah kriteria yang diperlukan? Secara ideal, seorang wanita Muslim haruslah memiliki modal:

1. Memiliki tingkat iman dan taqwa yang memadai paling tidak mampu membedakan mana yang haq dan mana yang batil. Cukup pula untuk dia memilih dan memilah yang halal, haram dan yang syubhat. Dengan demikian, dia menggenggam izzah-nya dengan kuat.
Bila sudah berbekal dengan iman dan taqwa, dia tidak akan mudah berputus asa dan kemudian diserang kemurungan apabila ditimpa musibah. Dan dua bekal tersebut akan menjadi benteng dirinya dari terjebak ke dalam perbuatan atau kerja yang berisiko mengancam aqidah dan akhlaq.

2. Sebaiknya dia menguasai ilmu dien dan akademik .Wanita yang berwawasan akan menyadari kepentingan ilmu lantaran dialah yang akan memikul tanggung-jawab sebagai guru besar kepada anak-anaknya, baik semasa keberadaan suami di rumah maupun pada saat ketidakhadiran suami. Dengan ilmu, dia mampu berperan sebagai pembantu pribadi suami dan berupaya menjadi pendidik kepada anak-anaknya.

Sementara dengan kemahiran atau skill-skill tertentu, antara lain, memasak, menjahit, mengajar, memandu kenderaan dan lain-lain, dia akan memiliki inisiatif dan kreativitas dalam menjalani hidup, baik bersama suami mahupun ketika bersendirian.

3. Berkemampuan mengendali emosi
Wanita Muslim yang baik, ia harus sanggup bersusah-payah dan berusaha untuk qanaah, karena suami yang cintakan Allah, agama dan jihad akan otomatis menjadikan dunia sebagai sarana menuju akhirat, bukan sebagai kesenangan dunia semata. Menurut istilah Imam Asy-Syafii rahimahullah, “Hakikat zuhud adalah tidak meletakkan dunia di hatinya.”

Ini bermakna, bahwa seorang isteri harus kuat menahan hati dan emosi bila suatu saat, kekayaan kita mulai berkurang.

4. Memiliki mental yang kuat
Dalam bahasa yang lebih mudah, wanita harus kuat menahan perasaan. Ada banyak kondisi dan situasi yang menuntut kemampuan ini; kepergian suami dalam waktu lama, anak yang sakit di kala suami sibuk dan tak dapat mendampingi, keperluan ummat yang menyita waktu bersama suami. Atau ujian berat, ketika para wanita mendapati suami- suami mereka di penjara. Sementara keluarga yang tidak mendukung dan kondisi keuangan yang tidak stabil, adalah satu hal yang tak dapat tepiskan begitu saja. Bahkan berat pula kondisi ketika para suami berkeinginan “membantu” mengangkat derajat kaum hawa menjadi pendamping.

Sungguh luar biasa semua itu, jika perasaan marah, cengeng, dan cemburunya mampu diletakkan di tempat yang betul dan baik serta wajar.

5. Mampu mengawal diri dari sifat buruk yang timbul dari situasi tertentu.
Sifat buruk di sini antara lain adalah; membanggakan diri sebagai isteri, dengan itu dia paling tau banyak hal. Membanggakan suami dan merendahkan orang lain bisa juga menganggap dirinya orang paling malang dan paling memerlukan perhatian banyak orang ketika sedang ditimpa musibah dan lain sebagainya.

6. Memiliki daya tahan dan kemahuan yang kuat Daya tahan seorang istri-lah yang menjadi inspirasi dan menjadi pendorong utama para suami untuk melaksanakan amal dan karir. Dia ibarat antibodi yang gigih melawan sembarang jenis bakteri, kuman dan virus yang menyerang jiwa dan semangat suami dan keluarga.

Dia berkemauan kuat untuk bersama-sama suaminya menempuh ombak lautan perjuangan di dalam kapal bernama “jihad” dan rumahtangga menuju jannah Rabbnya. Dengan kemauan kuat yang kadang kelihatan seperti sebuah kedegilan, jiwa rapuh ditegakkan, semangat layu disegarkan dan air mata diusap dan diganti dengan senyuman.

7. Selalu berinisiatif untuk kelihatan menarik di mata suami .Wanita Muslim harus menarik dari berbagai segi; penampilan, cara berpakaian, berfikir, bersikap, berbicara dan mengambil keputusan, dalam waktu senang maupun susah. Wanita sebeginilah yang Rasulullah Shalallaahu 'Alaihi Wasallam maksudkan,

“Tidakkah mau aku kabarkan kepada kamu tentang sesuatu yang paling baik dari seorang wanita? Wanita sholehah adalah wanita yang bila dilihat suaminya menyenangkan, bila diperintah ia mentaatinya dan bila suaminya meninggalkannya, ia menjaga diri dan harta suaminya.” [Hadith riwayat Abu Daud dan An-Nasa’i)

Berbahagialah wanita yang membahagiakan suaminya. Pria yang berjaya adalah pria yang bahagia lantaran telah memperoleh sebaik-baik perhiasan.
Rasulullah dalam sebuah haditsnya mengatakan,
"Ad dunya mata', wa khoiru mata'iha al mar'atus Shalihat."(dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah isteri Shalihat, HR. Muslim)

Pria yang berjaya adalah pria yang jiwanya bahagia dan merdeka, adalah pria yang tidak terpenjara oleh ulah dan ragam wanita di sisinya. Untuk itu, kesempatan belajar dan hak dididik perlulah diberi kepada kaum wanita. Tak ada ruginya pria memberi kesempatan wanita belajar. “You get what you give.”

Yakinlah, tangan yang menghayun buaian, akan mampu menggoncangkan dunia..
Read More >>

WANITA kelemahannya pada AURAT
LELAKI kelemahannya pada SYAHWAT

Maka bagi wanita tidak boleh berkata :
Lelaki salah karena mereka tidak mampu menjaga Syahwat,
Sedangkan wanita sendiri yang kadang lalai dalam menjaga aurat.

WANITA HEBAT adalah wanita yang tabah nan istiqomah menjaga AURAT
LELAKI YANG KUAT adalah yang sabar menahan kehendak syahwat

WANITA & LELAKI YANG TERHEBAT adalah yg sama sama teguh memuliakan SYARI'AT...


                                          PEREMPUAN ITU TULANG RUSUK LELAKI

Perempuan tercipta dari rusuk Lelaki,
Bukan dari kepala untuk dijadikan atasan,
Bukan dari kaki untuk dijadikan bawahan,
Tapi dari rusuk, dekat dengan hati, dijaga dan dilindungi.

Perempuan butuh Lelaki yang tegas bukan keras,
Lelaki yang melindungi bukan over protektif,
Lelaki yang penyayang bukan possesif,
Lelaki yang bertanggung jawab bukan pembual,
Lelaki yang ringan tangan bekerja bukan ringan tangan memukul.

Ya, Rusuk... Rusuk yang melindungi "Hati",
Hati adalah sisi paling peka dalam diri manusia,
Hati adalah simbol cinta,
Saat rusuk terjaga, maka terjagalah hati juga terjagalah cinta.

Hati cuma satu..
Tak seperti ginjal yang bisa disumbangkan;
Hati tidak!

Hati perempuan cuma satu,
untuk Lelaki yang bisa melindungi
dan memberikan kenyamanan baginya.
 
Read More >>

Jilbab ini tak sekedar penutup kepala karena rambut yang jelek
Jilbab ini tak sekedar penutup kulit yang hitam atau coklat karena
termakan iklan pingin berkulit putih
Jilbab ini tak sekedar penutup kaki yang tidak panjang semampai
Jilbab ini tak sekedar ingin ikut-ikutan tren karena banyak artis berjilbab
Jilbab ini tak sekedar karena beli bahan kepanjangan mau buat apa sisanya
Jilbab ini bukan dipakai karena memang terpaksa karena instansi tempat
kita belajar atau bekerja mengharuskan kita untuk berjilbab
Jilbab ini dipakai bukan karena ingin mencari perhatian lawan jenis agar dinilai alim …
Muslimah, lebih dari itu semua, ketahuilah bahwa di antara kasih sayang Allah terhadap kaum wanita adalah tidak mengabaikan hal-hal yang dapat menjadi kemaslahatan bagi mereka kecuali menganjurkannya dan memerintahkannya, dan tidak membiarkan apapun yang membahayakannya kecuali memperingatkannya dan menghindarkannya dari mereka.
Muslimah, bentuk kasih sayang Allah kepada kaum perempuan adalah memerintahkannya supaya mengenakan hijab yang syar’i jika ia telah mencapai usia baligh dan lebih banyak menetap dirumah. Allah berfirman dalam QS. Al-Ahzab 33, “Dan hendaklah kamu tetap dirumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkahlaku seperti orang-orang jahiliah yang dahulu dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahli bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.”
Juga dalam QS. An-Nuur 3, “Katakanlah kepada wanita yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangan mereka, dan memelihara kemaluan mereka, dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anaka-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kaki mereka agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.”
Juga dalam QS. Al-Ahzab 59, “Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka, yang demikian itu supaya mereka tidak diganggu. Dan Allah
adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Bagi saudari-saudariku yang sudah mengenakan pakaian muslimah tentu sudah tidak asing lagi dengan ayat-ayat diatas, bukan maksudku untuk meremehkan kalian semua dalam hal ini, akan tetapi aku tuliskan kembali semua ini sekedar untuk mengingatkan kembali tentang semangat kita semua dalam berpakaian mauslimah yang syar’i, karena di zaman yang serba modern saat ini bukanlah hal mustahil jika kita bisa saja tergoda oleh buaian dunia sehingga jauh dari aturan-aturan syariat. Naudzubillah. Tak terkecuali diriku. Semoga kita terhindar dari itu semua. Aku yakin, dengan saling mengingatkan di antara kita, Insya Allah akan menambah keimanan kita .
Teruntuk saudariku yang belum terketuk hatinya untuk mengenakan jilbab syar’i semoga dapat menambah wawasan dan menambah keyakinan bahwa tak ada kerugian ketika kita menaati apa yang Allah perintahkan. Saya dan muslimah lain mendoakan semoga kalian diberikan hidayah-Nya. Dan juga para lelaki, para suami maupun calon suami, sudah kewajiban Anda untuk juga tahu akan hal seperti ini karena Anda adalah pemimpin/calon pemimpin dalam keluarga yang tentunya anda mempunyai istri atau anak-anak perempuan yang menjadi tanggung jawab Anda untuk senantiasa mengingatkan dalam kebaikan dan nantinya pasti dimintai pertanggungjwaban.
Saudariku sudah selayaknyalah kita memudahkan orang-orang yang bertanggung jawab, karena kesadaran kita sendiri untuk berjilbab karena kita tahu kita lebih takut kepada Allah.
Saudariku, lalu sebenarnya hijab yang wajib dikenakan itu seperti apa?
  1. Menutup seluruh anggota badan kecuali muka dan telapak tangan
  2. Tebal dan tidak transparan
  3. Tidak mengundang fitnah atau menjadi perhiasan bagi dirinya
  4. Longgar tidak menggunakan wangi-wangian
  5. Tidak menyerupai kaum laki-laki
  6. Tidak berbusana seperti wanita non-muslim
  7. Tidak mencolok
Saya hanya menuliskan poin-poinnya saja. Selanjutnya Anda bisa mengakses lewat buku-buku, salah satunya yang berjudul “Pakaian Wanita Muslimah” karya Syaikh Utsaimin. Saudariku, sudahkah kita, istri kita, anak-anak kita nantinya, saudara perempuan kita berjilbab sesuai syariah? Mari senantiasa perbaiki niatan kita dan juga busana kita sehingga ketika kita berpakaian tidak hanya sekedar ikut tren tapi juga berniat melaksanakan perintah Allah yang menuai pahala.
Saudariku, semoga tulisan sederhana saya ini bisa kembali mengingatkanku dan kalian semua. Dakwah tidak sekedar berkata akan tetapi butuh suri tauladan. Semoga kita bisa mengikuti suri tauladan yang baik, Nabi Muhammad Saw. Semoga kita senantiasa dimudahkan oleh-Nya untuk menapaki dinul Islam. Amiin
Read More >>

Jika auratmu dengan sengaja tidak engkau tutupi.

Masihkah engkau berharap dihormati para lelaki?

Jika hari-harimu masih suka bertingkah urakan.
Masihkah engkau berharap kehormatan?
 Jika akhlakmu masih engkau biarkan tercela.

Masihkah engkau berharap hidup mulia?
Jika dirimu begitu mudah menuruti ajakan lelaki belum halal. Apalagi yang masih bisa engkau banggakan?
Jika dirimu begitu mudah disentuh lelaki belum halal.
Apalagi yang masih bisa engkau banggakan?
Jika dirimu begitu mudah gonta-ganti pasangan belum halal.
Apalagi yang masih bisa engkau banggakan
Jika dirimu begitu mudah diajak kedalam kemaksiatan.
Apalagi yang masih bisa engkau banggakan?
Ingatlah..
Ayah Ibu mu sangat berharap agar engkau menjadi wanita terhormat.
Bukan malah sebaliknya menjadi aib bagi keluarganya.
Kelak Suamimu sangat berharap dirimu menjadi kebanggaannya.
Bukan malah sebaliknya membuat suamimu kecewa.
Kelak anak-anakmu berharap dirimu menjadi panutan mereka.
Bukan malah sebaliknya menjadi ibu yang tidak dibanggakan anak-anakmu.
Bismillah..
Yuk kita perbaiki diri mulai sekarang.
Selangkah demi selangkah. Bersama kita berusaha menjadi wanita yang baik.
Agar kelak menjadi wanita mulia hadapan_Nya…
Aamiin ya Rabbal’alamin.
Read More >>

Istri Cerdik yang solehah
Penyejuk mata
Penawar hati
Penajam fikiran

Di rumah dia istri
Di jalanan kawan
Di waktu kita buntu
Dia penunjuk jalan

Nasihat kita dijadikan pakaian
Silaf kita dia betulkan
Penghibur di waktu kesunyian
Terasa damai bila bersamanya

Dia umpama
Tongkat si buta
Bila tiada satu kehilangan

Dia ibarat
Simpanan ilmu
Semoga kekal untuk diwariskan

Pandangan kita diperteguhkan
Menjadikan kita tetap pendirian
Ilmu yang diberi dapat disimpan
Kita lupa dia mengingatkan
Read More >>

Wanita yang mampu membalut LUKA HATINYA dengan KESABARAN.

Wanita yang mampu meredam AMARAH dengan ISTIGHFAR.
Wanita yang mampu menghapus DENDAM dengan MEMBERI MAAF.

Wanita yang mampu BERTERIMAKASIH atas segala nikmat Allah dengan BERSYUKUR.

Wanita yang mampu menerima KETETAPAN Allah dengan DOA DAN TAWAKKAL.

Kerana baginya..
Apapun yang hadir dalam kehidupan tiada yang sia-sia.
Allah telah mempunyai rencana baginya.
Dan Allah Maha Tahu apa yang terbaik untuk hamba_Nya.

Ya Allah..
Jadikan Muslimah.... yang membaca catatan ini jadi Muslimah yang HEBAT.
Menjadi wanita yang selalu TAAT.
Menjauhi perbuatan MAKSIAT.
Dan tidak gemar melanggar SYARIAT.

Aamiin ya Rabb..
Read More >>

 Wanita Tak Berjilbab bagai Rumah Tak Berpagar.
Jilbab lambang Ketaqwaan & Islam.
Jilbab bukti Rasa Malu & Kesusilaan, menjaga Kemuliaan & Kehormatan.
Jilbab Mahkota Terindah untuk Kecantikan & Bukti Terbesar atas Kesopanan serta Kesempurnaan Wanita.

Modal menikmati Masa Muda bagaimana yang Kau Inginkan...?
Harga betapa Ruginya saat kau Rela Melepaskan sesuatu yang Lebih Mulia & Mengambil yang Tidak Berharga.
Saat memilih Bertabarruj (Berhias Berlebihan, Berpakaian sexy/seperti Pria dengan Bangga maupun Terpaksa) menggantikan Busana Taqwa.Tersesat & Lalai...
Menjual Surga dengan Harga Murah untuk Membeli Neraka jahanam dengan Harga Mahal.
Modal menikmati Masa Muda bagaimana yang Kau Inginkan...?!
Menunda Taubat sedang Maut bisa Tiba-tiba Menjemput. Sementara saat keluar ke jalan tanpa Berhijab Hakikatnya kau Melakukan Dosa setiap orang Memandangmu...? !
Hitung Setiap Hari berapa Jumlah Dosa yang kau pikul akibat Tabarrujmu...?!
Berapa banyak Mata Tajam yang telah Menatapmu & Menikmati Bebas Keindahan Tubuhmu...??
Begitu banyak Kehormatan yang telah Dirampas. Banyak sudah Fitnah yang Kau Bangkitkan..
Berapa banyak Jiwa Kotor yang Berangan menjalin Hubungan denganmu...??
Total lah Jumlah Dosa-dosa ini Setiap Kali Kau keluar & pergi Sepanjang Hayatmu Kau mendapatinya sebagai Dosa yang Sangat Berat. . .
Membuatmu Tertatih-tatih Memikulnya & Kau Tak kan Sanggup membawanya diHari Kiamat.
Na'udzubillah min zhaalik...
Beginikah Cara Menikmati Masa mudamu, Saudariku, Ukhti yang Cantik....???
Tanpa Batas & Aturan-aturan Syariat . . .
Wahai Ukhti, Jadikan ini Bahan Renungan yang benar-benar membuatmu Berubah menjadi yang Lebih Baik..
Yakinlah, Kalian pasti Bisa..
Semangat Karna Allah. . .

Mohon maaf sebelumnya......
Read More >>

Antara Hati dan Perbuatan sebenarnya Sama-sama Penting, sehingga tidak perlu dipilih mana yang harus
diprioritaskan terlebih dahulu...Lagi pula, sulit untuk menilai urusan Hati atau membuat standarisasinya .
Kalau alasan belum mau pakai Jilbab karena Hatinya ingin diberesi dulu, sebenarnya agak mengada-ada. . .
Sebab siapa yang akan menilai bahwa Hati seseorang sudah Bersih dan Baik ?!
Dan bagaimana cara menilainya ?!
Lalu sampai Kapankah Hatinya sudah Bersih
dan siap untuk pakai Jilbab ?!

Sebenarnya kewajiban memakai Jilbab Tidak Pernah mensyaratkan Seseorang harus Bersih dulu Hatinya.
Kewajiban itu langsung ada begitu seorang Wanita Muslimah masuk Usia AKIL BALIGH (dewasa).
Saat itulah Dia dianggap oleh Allah Subhanahu Wa Ta'alla sudah waktunya untuk memakai Jilbab. Tidak perlu
menunggu ini dan itu, karena Kewajiban itu
sudah langsung dimulai saat itu juga
bila sudah masuk Usia Akil Baligh,maka Wajiblah setiap Wanita yang mengaku  Beragama Islam untuk Menutup Auratnya. . .
Dan Auratnya itu adalah Seluruh Tubuhnya kecuali Wajah dan Kedua Tapak Tangan.
Namun bukan berarti kalau Sudah Pakai kerudung, boleh berhati Jahat atau Buruk.Tentu saja Seorang Wanita Muslimah harus
Berhati Baik, Berakhlaq Baik dan Berperilaku yang mencerminkan Nilai Keimanan dirinya
 ,ukhty............ mau Sampai Kapan kalian harus
diperingatkan terus untuk menjalankan Kewajiban ini...!!
Kesadaran harus di tanamkan, Jika Memang kalian mengaku Beragama Islam Laksanakanlah Perintah Allah tanpa Keraguan, ini demi Kebaikanmu...
Jangan Sampai Penyesalan datang di Akhir Hayatmu nanti, karna semuanya Tak kan bisa diputar Kembali..
Read More >>

Benarlah engkau sangat mempesona, Pesonamu selalu Mampu merobohkan Akal para (Ikhwan genit) bahkan Para laki-laki yang ingin menjaga Pandangannya yang selalu beredar di dunia maya
Kau sangat Tahu, Beratus-ratus bahkan Beribu-ribu Laki-laki dipertemanan dunia maya menatapmu dengan Kagum atas Kecantikan wajahmu yang tanpa Malu-malu lagi kau tampakkan seluruh Cahaya Wajahmu. . .
 Apakah engkau Bangga Dengannya ??
Bangga karna kau Bak Artis yang
dipuja puji Kecantikannya... ?? Lantas kau Kemanakan rasa Malu'mu, Ukhti ??
 Ukhti
Kecantikanmu Sungguh mempesona,
Tak ada yang mampu menyangkal itu. Sungguh Kecantikanmu adalah Anugrah Terindah, namun Pantaskah engkau Pamerkan Kecantikan'mu demi Ikhwan-ikhwan yang berkeliaran di dunia maya Apa yang engkau maksudkan dengan Kecantikan sebagai bagian yang Harus Kau Tampakkan pada mereka...??
Apa tujuan'mu, ya Ukhti ??
Ukhti
Sadarkah engkau, banyak Ikhwan berkeliaran. Dengan kau Pamerkan Paras Cantikmu, Kau justru Menggoda mereka untuk Merayu'mu. Ada yang Terang-terangan Menggoda'mu dengan Berkata Hal yang Tak pantas untuk Kemuliaan'mu..
” Ukhti, Kau Cantik sekali, Mau kah Menemani Mimpi-mimpiku “..
Pantaskah ??
Atau kau justru Senang dengan kenistaan mereka yang Merendahkan Izzah dan Iffah'mu meskipun hanya di Dunia Maya ?
atau justru Kau Bangga dengan Rayuan-rayuan mereka yang Menggugah selera nafsu mereka
ukhti
Aku tahu Kau tetap menjaga Aurat'mu, Jilbab'mu yang Menutup seluruh bagian yang Harus Tertutup rapat. Namun kau lupa, ‘Pose’ mu mengundang Decak Kagum Ikhwan untuk terus Memandangmu dan Menggodamu bahkan mengundang Tertawaan Syetan yang berhasil merubuhkan Pesona'mu. . .
Lalu apa arti Jilbabmu kalau Kau Enggan untuk Menjaganya dari serbuan Para ikhwan, justru Kau Senang Memamerkannya...!!
Apakah kau Lupa ada Ratusan Muslimah yang Foto nya disalah gunakan, bahkan Fotonya diedit menjadi Foto yang Vulgar...
Siapa yang Hendak kau Salahkan ??
mereka Para Pengedit foto ?? Tidak... itu tidak mungkin.
Karna sesuai Peraturan di dunia maya, semua Foto yang sudah masuk ke Dunia Maya adalah Hak milik Semua orang.
Mereka Bebas men’ save ‘ dan meng’ edit ‘ Fotomu. Apakah kau mau menjadi Salah Satu Korban Muslimah dari kekejian ikhwan Dunia Maya ????

Karna Allah sayang padamu, Kau tetaplah Saudariku. Tak Pantaslah aku membiarkanmu tetap dalam Jalur yang membuatmu makin Terpuruk...

Karna Allah Sayang padamu, Kau tetaplah Saudariku. Kaulah Muslimah yang seharusnya menjadi Contoh orang-orang disekitarmu untuk Tetap Istiqomah dalam Kebenaran....

Karna Allah Sayang padamu, Kau tetaplah Saudariku. Nanti akan datang Seorang laki-laki mulia Ikhwan yang hanya Dialah yang kau Halalkan melihat Paras Cantikmu, tentu Laki-laki Mulia itu hadir karna kau Menjaga Kemuliaan'mu...yaitu suami mu
Read More >>
Wanita;jangan pernah ragu untuk melindungi diri dari tatapan-tatapan tak bertanggung jawab
jangan pernah tergoda dengan ajakan duniawi yang begitu memabukkan
tutuplah dirimu dengan sempurna
panjangkanlah hijabmu tanpa ragu
ketahuilah, mereka akan lebih mengagumi keanggunanmu, kesopananmu, akhlakmu
mereka akan lebih menghargaimu, menghormatimu
cermatilah bagaimana mereka memandangmu saat kau rapatkan hijabmu. 
 Janganlah engkau peristrikan wanita karena hartanya, sebab hartanya itu menyebabkan mereka sombong. Dan jangan pula kamu peristrikan wanita karena kecantikannya, karena boleh jadi kecantikannya itu dapat menghinakan 
dan merendahkan martabat mereka sendiri. Namun peristrikan wanita atas dasar Diennya. Sesungguhnya budak hitam legam kulitnya tetapi Dienya lebih baik, lebih patut kamu peristrikan“. (HR. Bukhari)



• ditimpa keSakitan itu Ujian.
• ditimpa keSusahan itu Ujian.
• ditimpa keSedihan itu ujian.
• ditimpa keGagalan itu Ujian.






>> bila diuji..bersabar
>> bila diberi nikmat..bersyukur
>> bila diberikan taat..mengakui ia anugerah dariNya
>> bila maksiat..bertaubat


(¯`*•.¸♥ "Peliharalah Akhlakmu,
Kerana Ia Sumber Kecantikanmu ܓ

ܓPeliharalah Agamamu,
Kerana Ia Adalah Peganganmu ܓ

ܓPeliharalah Amalmu
Kerana ia Adalah Pakaian Ukhrawimu ܓ

ܓDan Peliharalah Lisanmu,
Kerana Ia Adalah Hatimu ܓ

ܓYang Menentukan
Baik Dan Buruk Dirimu ".♥¸.•*´¯)


✿ Ketika kamu lahir, kamu menangis (T_T) dan orang di sekelilingmu tersenyum (^_^) Jalanilah kehidupanmu sehingga nanti, ketika kamu mati, kamu tersenyum (^_^) dan orang di sekelilingmu menangis (T_T) ✿


bagaimana mahu mendapat yang baik
kalau diri belum cukup baik
bagaimana menjadi baik
kalau masih tak baik-baik
asal kita memang baik-baik
moga akhirnya baik-baik aja
lebih baik jadi orang baik
daripada jadi orang yang tidak baik
selalu fikir yang baik-baik
kerana Allah itu Maha Baik
agar kita dapat yang terbaik..insya Allah...:)

❤Orang yg ber‘sms’ dgn kekasihnya beralasan,"ala,mesej je,tak dengar suara pun!"
Orang yg ‘call’ mendengar suara pula berkata,"ala,tak jumpa pun!"
Orang yg berjumpa dengan kekasihnya memberi alasan,"ala,tak pegang2 pun!"
Orang yg berpegang-pegang pula berkata,"ala,bukannya berzina pun!"
Orang yg berzina pula masih ada alasan,"takdelah sampai mengandung!"
Begitulah liciknya syaitan! Nauzubillah min zalik.❤



Jangan rasa dirimu TERBAIK kalau dihatimu pnuh dgn nanah KEJAHATAN.
Jangan FIKIR dirimu ALIM kalau dihatimu pnuh dgn nanah KEDENGKIAN.
Jangan rasa dirimu BERKASIH SAYANG kalau dihatimu pnuh dgn nanah KEBENCIAN..
InsyaAllah,sama2 MENCUCI HATI kita..Amin Ya Rabb..
Apabila kita kejar dunia,
Dunia akan lari..
Tetapi apabila kita kejar akhirat,
Dunia akan mengejar kita..

ܓ Cantik WANITA kerana kejernihan wajah..
ܓ Manis WANITA kerana senyuman yang indah..
ܓ Ayu WANITA kerana kesederhanaan lahiriah..
ܓ Hebat WANITA kerana keimanan yang teguh..


Adalah lebih baik memiliki wajah yang hodoh dari lidah yang hodoh kerana wajah yang hodoh tidak mungkin boleh menyakiti hati orang lain.. tetapi lidah yang hodoh boleh mengeluarkan kata kata yang melukakan..



Sahabatku, ada 3 hal yang tak pernah kembali:
1. Waktu
2. Perkataan
3. Kesempatan

Ada 3 hal yg menghancurkan kehidupan kita:
1. Kemarahan
2. Kesombongan
3. Dendam, iri, dengki.

Ada 3 hal yg tak boleh hilang dr kehidupan kita:
1. Cinta kasih
2. Keluarga

3. Sahabat


Ada 3 hal yg tak pernah kekal:
1. Kekayaan
2. Keberhasilan
3. Mimpi
Ada 3 hal yg membuat kita berharga:
1. Komitmen
2. Kerendahan hati
3. Kerja keras
Ada 3 hal yg membuat kita kuat:
1. Keikhlasan
2. Harapan
3. Selalu mengingat Allah swt....


Masuk syurga dengan rahmat Allah, bukan kerana banyaknya amalan kita. Lulus peperiksaan kerana kehendak Allah, bukan kerana banyaknya menelaah.


Buah yang r0sak tak semestinya akarnya p0n rosak


iblis datangi manusia 4 penjuru. dari depan, belakang, kanan dan kiri. dari depan ertinya, spaya kita mmuliakan dunia, dari belakang brerti supya lupakan akhirat dari kanan ertinya perlekehkan ugama n dari kiri ertinya seronkkan dgn maksiat. syaitan tak dtg dari atas sbb rahmat Allah dtg dari atas. Dari bawah ialah tanah buat ingat mati syatan tak mampu dtg.


Women should not be the moon which everyone see uncovered. But women should be the sun which makes eyes bow down before seeing it. 


Jangan resah andai ada yang membencimu, kerana masih ramai yang mencintaimu di dunia. Tetapi resahlah andai Allah membencimu, kerana tiada lagi yang mencintaimu di akhirat. 


"Alhamdullilah"- for what we have; 
"Insha'Allah"- for what we intend;
"Subhana' Allah"- when we see something exciting 
"Astaghfir'Allah"- when we lose our tempers or become weak,
"Allahu Akbar"- when we are faced with the challenges of life. These five phrases, said regularly, are like taking a multi-vitamin for holistic health.



~Bersabarlah untuk sesuatu yang lebih manis pada masa akan datang.
Berjihadlah dalam mencari cinta yang suci iaitu cinta selepas pernikahan~

Mengapa mencari kaca andai telah dijanjikan permata, dan mengapa mencari api yang membakar kalau sudah dijanjikan salju dingin.



Firman Allah SWT: “Barangkali kamu membenci membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan barangkali kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. Allah Mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” – Al-Qur’anul Karim; Surah Al-Baqarah (2) ayat 216.

It is better to remain silent than to speak a word of evil, 
Hati adalah raja, sedangkan anggota badan adalah tentera. Jika raja itu baik, maka akan baik pula lah tenteranya. Jika raja itu buruk, maka akan buruk pula tenteranya


"Allah beri apa yang kita perlu, bukan yang kita mahu sebab apa yang kita mahu tak semestinya apa yang kita perlu. Maka jernihkan fikrah sebelum berdakwah."


"Dakwah ini ibarat petik buah dari sepohon pokok. Kita petik buah yang masak dan dekat dengan kita dahulu..kemudian kita siram dan jaga pokok baik-baik supaya dapat petik buah yang seterusnya"


sepandai-pandai manusia mengatur, ada lagi kekuasaan tertinggi yang menentukan sehingga apabila segala sesuatu telah dipersiapkan dengan teliti, jika gagal juga, tidaklah ia menyesal karena kekuatan manusia terbatas dan rahsia Allah amat dalam..indahnya tawakkal


........Jika kejahatan di balas kejahatan, maka itu adalah dendam. Jika kebaikan dibalas kebaikan itu adalah perkara biasa. Jika kebaikan dibalas kejahatan, itu adalah zalim. Tapi jika kejahatan dibalas kebaikan, itu adalah mulia dan terpuji.".......


jgn di hitung kebaik'n kita pada ora tp hitunglah kbaik'n org pada kita... :)


muhasabah balik.. muhasabah balik.. apa yang berpotensi ntuk menjarakkan kita daripada kebenaran, mungkin adalah keegoan diri kita yang sering disalah tafsir sebagai maruah dan harga diri.. astaghfirullah~


apabila kita mula merasakan kita ni hebat, kita ni baik, dah insaf lantas asyik tertanya-tanya kenapa la orang lain lembap, tak sedar2, tak reti nak bertaubat... awas!!! mungkinkah sang syaitan yang membisikkannya pada kita?
Allah Allah.. betapa mudah kita terjerumus ke dalam perangkap syaitan~


"How strange! You lose a little from you and you cry. And your whole life is wasting and you're laughing" (Ibnu Qayyim)


Jika wanita solehah dan beragama = 1
...Jika dia cantik; tambah 0 kepada 1 =10
Jika dia kaya ; tambah lagi 0 = 100
Dan jika dia dari keluarga baik-baik, tambah lagi 0 = 1000
Tetapi jika yang "1" tiada..maka..
...tiada apa yang tersisa pada wanita tersebut kecuali sekelompok "0"

  
"Sebaik-baik wanita adalah yang tidak memandang dan dipandang"

Jika SENDIRI jangan merasa sepi. Ada Allâh yang MENGAWASI
Jika SEDIH jangan pendam dalam hati. Ada Allâh tempat BERBAGI

Jika MARAH, jaga fikiran & hati. Ada Allâh tempat MENENANGKAN DIRI
Jika SUSAH jangan merasa pilu. Ada Allâh tempat MENGADU

Jika GAGAL jangan berputus asa. Ada Allâh tempat MEMINTA
Jika BAHAGIA jangan menjadi lupa. Ada Allâh tempat MEMUJA 
•••• INGAT ADA ALLAH DI SETIAP WAKTU KITA !!!

 Bila tenang itu jauh dari hati, itu tandanya kita jauh dari Ilahi.
Bila kita minta tapi Allah x bagi, itu tandanya Allah nak kita minta lagi.

Jangan banyak fikir, teruskan saja laluan yang Allah dah sediakan utk kita. Sebab.. Allah Maha Tahu dan menguji atas kemampuan diri kita sendiri. Teruskan hidup demi Allah SWT.


Mutiara Hikmah
• Bila Allah memakbulkan doamu, Maka DIA menyayangimu,
• Bila DIA lambat memakbulkan doamu, Maka DIA ingin mengujimu,
• Bila DIA tak memakbulkan doamu, Maka DIA merancang sesuatu yg terbaik untukmu.

Senantiasa-lah bersangka baik pd ALLAH dalam keadaan apa pun... karena kasih sayang-NYA melebihi dari kemurkaan-NYA.

Segan bila tangan lagi laju membuka laptop dari membuka kitab Allah.
Segan bila kaki lagi cepat untuk ke mall (tempat maksiat) dari melangkah ke masjid.
Segan bila mulut asyik bercerita hal dunia dari berzikir mengingati Allah.
Segan bila telinga lagi seronok mendengar lagu yang menyeronokkan jiwa
berbanding mendengar kalam Allah.

"Ketahuilah bahawa Allah memberikan apa yang kita PERLU dan bukan yang kita SUKA..."
Alhamdulillah.. terima kasih Allah swt... :D




Kecantikan seorang wanita bukan terletak pada wajahnya.. tetapi pada hati dan senyumannya...
Ketampanan seorang lelaki bukan pada rupanya..tetapi pada budi dan tanggungjawabnya...
Kehebatan seorang manusia bukan pada kekuatannya..tetapi pada akal dan takwa kepada-Nya
~ Apabila keinginan kita belum tercapai bermakna Allah ingin menguji kesabaan kita,, sabar ~



Sabda Rasulullah S.A.W. bermaksud: “Awaslah daripada mengumpat kerana mengumpat itu lebih berdosa daripada zina. Sesungguhnya orang melakukan zina, apabila dia bertaubat, Allah akan menerima taubatnya. Dan sesungguhnya orang yang melakukan umpat tidak akan diampunkan dosanya sebelum diampun oleh orang yang diumpat" (Hadis riwayat Ibnu Abib Dunya dan Ibnu Hibbad)



"JIka keJAhataN di baLaS KeJahATan, MAka iTu adALah DENDAM.

JiKa kebaikAn dibalAS KebaiKan itu aDaLah PerKara biAsa.

JiKa keBaikan dibaLaS kEjaHataN, ITU AdAlah ZALIM.

TaPi JiKa KEjahAtaN dibaLas KEBaikan, itU AdalAh MULIA DAN TERPUJI."


Jadilah wanita solehah yang buta, tuli dan bisu. Apakah maksud buta, tuli dan Bisu itu? Buta, tuli & bisu itu bermaksud wanita yang tidak pernah melihat lelaki selain mahramnya , wanita yang tidak pernah mahu mendengar perkara yang dapat mengundang murka Allah SWT , wanita tidak pernah berbicara ghibah dan segala sesuatu yang mengundang dosa dan sia sia. Moga menjadi iktibar buat semua.


"Ya Allah, dengan berkat Nabi-Mu dan berkat guruku,
Luruskanlah hatiku, agar agamaku lurus,
Betulkanlah hatiku, agar ku ikhlas selalu,
Tetapkanlah hatiku, agar ku tak tergugat,
Dengan ujian yang menimpa..."


“…Saat Allah swt MENCINTAI seseorang, tempat PERTAMA menerima sentuhan itu adalah HATI, disitulah Allah swt melenyapkan segala rasa PUTUS ASA dan KESEDIHAN akibat dosa mereka, kemudian berganti dengan HARAPAN dan KEINGINAN untuk berubah menjadi INSAN berjiwa bersih. Hati seeloknya berbisik… : ''AKU TAHU BILA ALLAH MENCINTAIKU, IAITU SAAT AKU MEMBENCI SEGALA KEJAHATANKU...''



Istighfar lah kala bertemu cintamu,

Bertasbih lah kala melihat ke indahan cintamu,

Bertahmit lah kala kamu yakin dia milikmu,

Dan bilamana ada kekurangan dari Cinta mu,

Syukurilah kekurangan dan kelebihannya..

Lengkapilah dengan CINTAMU kekurangannya...

~Mawaddah fillah, Mahabbah lillah~ ^_^


A kafir guy asked a muslim: Why do your women cover up their body and hair?

The muslim guy smiled and got two sweets, he opened the first one and kept the other one closed. He threw them both on the dusty floor and asked the kafir: If I asked you to take one of the sweets which one u will choose?

The kafir replied: The covered one.

Then the muslim man said: That's how we treat our muslim women.



"Jika aku dipenjara, aku boleh beruzlah dan beribadah. Jika aku dibuang negeri, aku boleh melancong percuma dan jika aku dibunuh, maka aku dapat bertemu Tuhanku sebagai seorang shuhada" - Sheikh Abdul Qadir Audah



Sesungguhnya aku sedang menasihati kamu, bukanlah bererti akulah yg terbaik dlm kalangan kamu. Bukan juga yg paling soleh dlm kalangan kamu, kerana aku juga pernah melampaui batas utk diri sendiri. Seandainya seseorang itu hanya dapat menyampaikan dakwah apabila dia sempurna, nescaya tidak akan ada pendakwah. Maka akan jadi sikitlah org yg memberi peringatan..
-Imam Hasan Al-Basri-


Aku mencintai orang² soleh, meskipun aku BUKAN sebahagian dari mereka..
Aku sangat benci orang² yang bermaksiat, meskipun tanpa sedar, aku SEBAHAGIAN dari mereka..

Mari kita berusaha untuk menjadi orang² soleh.. ^_^



Nabi S.A.W bersabda:

"tidurnya  orang yang puasa tetap dalam ibadat
dan diamnya diaggap tasbih dan amalnya dilipatgandakan 
dan doanya mustajab dan dosanya  diampunkan."

                                                 ~ riwayat Al baihaqi ~

Saat Anda membwa Al-Quran, setan biasa2 saja.
Saat Anda mmbukanya, setan mulai curiga. 
Saat Anda membacany, ia gelisah. Saat Anda memahaminya, ia kejang-kekejangan. 
Saat Anda mengamalkn Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari, ia stroke. 
Teruskn mmbaca & mgamalknny agar setan terus stroke . 
Ketika anda ingin menyebarkn pesanan ini, setan pun mencegahny. 
Setan kata "jangan SEBARKAN, kerana ia tak penting penting langsung !" 



Saya tak pernah berjumpa dengan seseorang yang menderita kerana terlalu banyak bekerja. Lebih banyak orang menderita kerana terlalu banyak cita-cita tetapi tak cukup berusaha (Dr. James Mantague)

Mata manusia dibutakan oleh : (CINTA)
C. Cinta memang buta.
I. Indah tapi menyiksakan.
N. Nikmat namun sementara saja.
T. Takut kehilangan dia.....pedihnya.
A. Angau sentiasa menghantui ….alahai.
...Jadi ayuh berubah, buka mata hati, sematkan :
C: Cinta pada Ilahi Rabbi
I: Indah dan membahagiaakan
N: Nikmat hakiki jelas terasa
T: Tenteram dan tenang selamanya
A: Akhirat persingahan selamanya…semoga ke



Read More >>

Artikel Rekomendasi

Berita Online Okezone

Kumpulan Cerita Motivasi | Artikel Motivasi

ShoutMix chat


ShoutMix chat widget

Popular Pos 2